Kategori: Umum

  • Selamat Hari Ibu Ke 93 Tahun 2021 Tingkat Kabupaten Bima

    Selamat Hari Ibu Ke 93 Tahun 2021 Tingkat Kabupaten Bima

    Kab bima-MP-Pada tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari ibu, perayaan Hari Ibu dilaksakan tingkat kabupaten bima hari jumat pada tgl 24 di halaman kantor bupati bima,untuk mengingat jasa dan kebaikan seorang ibu kepada anak-anaknya.

    Bupati bima,Hj,Indah dhamayanti putri SE, mengucapkan selamat hari ibu.

    Hal tersebut disampaikan Bupati bima,peringatan hari ibu ke-93 yang jatuh pada hari selasa 22-2021 kita rayakan hari ini

    Melalui peringatan hari Ibu yakni Perempuan Berdaya, Indonesia Maju, Bupati bima, hj, indah dhamayanti putri, mengajak kepada seluruh ibu-ibu untuk bersama-sama membangun dan mendukung dalam membangun Kabupaten bima.
    menunjukkan begitu pentingnya kita menunjukkan eksistensi untuk kemajuan Indonesia.

    “Masih ada tergambar dalam pemikiran beberapa pihak bahwa perempuan belum mampu untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan,tetapi justru dengan kurangnya sumber daya yang dimiliki,perempuan harus mampu berbuat banyak”.Terang Bupati.

    Bupati,Hj indah dhamayanti putri menambahkan di tengah terpaan apapun, perempuan Indonesia khusus nya di kabupaten bima merupakan srikandi-srikandi kuat yang mampu melampaui berbagai tantangan yang dihadapi.

    “Hal itu juga ditambah lagi dengan adanya pandemi Covid-19, sehingga meningkatkan kerentanan ekonomi perempuan, ketidaksetaraan gender,serta mengancam upaya pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,”kata Bupati bima

    Dihadiri oleh Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko SIK, Ketua GOW Kabupaten Bima Ny.Hj Rostiati Dahlan S.Pd, Ketua Bhayangkari Kabupaten Bima Ny. Dessy Heru Sasongko dan pimpinan organisasi wanita.(Yuli)

  • Wabup Dahlan Pimpin Apel Gelar Pasukan “Operasi Lilin Rinjani 2021”

    Wabup Dahlan Pimpin Apel Gelar Pasukan “Operasi Lilin Rinjani 2021”

    Kab bima-MP-Menjelang Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Kepolisian Resort Bima menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Rinjani 2021, Kamis (23/12/2021) bertempat di Lapangan Apel Polres Bima dan bertindak sebagai pimpinan Apel Wakil Bupati Bima, Drs. Dahlan M. Noer.

    Hadir pada Apel Gelar pasukan ini,Kapolres Bima Kabupaten AKBP. Heru Sasongko,SIK, Kepala Staf Kodim 1608-bima,Mayor Inf.Yudha Bhakti Irawan, Wadanyon Sat Brimob Den A Bima, Unsur FORKOPIMDA dan Kepala Perangkat Daerah terkait Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

    Wakil Bupati yang membacakan Amanat Kapolri,Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo M.Si, mengatakan, “Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir persiapan pelaksanaan Operasi Lilin 2021 dalam rangka pengamanan Perayaan Natal tahun 2021 dan tahun Baru 2022, baik pada aspek personil maupun sarana prasarana serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, pemerintah daerah dan mitra Kamtibmas lainnya”.Kata Wabup merilis pernyataan Kapolri.

    Kepada para personel apel gelar Dahlan menyampaikan sejumlah pesan,Pertama,siapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME, Kedua, lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang,sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat.

    Ketiga,tingkatkan kepekaan,kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum Natal 2021 dan perayaan tahun baru 2022.

    Wabup juga mengingatkan agar personel yang bertugas melaksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, lengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai, serta lakukan penugasan anggota dengan buddy system.

    Disamping melaksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

    Pada bagian akhir,Wabup menginstruksikan agar memantapkan kerja sama, sinergi,dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi.Serta tetap menjadi teladan bagi keluarga,rekan, dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19,yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

    Selama sepuluh hari,Polri menyelenggarakan Operasi Lilin 2021 mulai dari tanggal 24 desember 2021, hingga 2 januari 2022, dengan melibatkan sebanyak 83.917 personel Polri, 15.842 personel TNI, serta 55.086 personel instansi terkait lainnya, yang disebar pada 1.607 pos pengamanan di seluruh Indonesia.

    Apel gelar pasukan Operasi Lilin Rinjani 2021 ini,di ikuti oleh Satu peleton personil Kodim 1608/Bima, Satu Peleton Personil Brimob Den A Bima, Satu Peleton Dalmas, satu peleton Patmor, Satu peleton Sat Lantas, Satu peleton gabungan staf, Satu peleton Gabungan Sat Intel,Sat Reskrim dan Sat Narkoba,satu peleton Sat Pol PP, BPBD, dan Basarnas.
    (Prokim-MP)

  • Partai Gerindra Kabupaten Bima Melaksakan Pendidikan politik Pengurus Dan simpatisan,Penguatan kader menuju tahun 2024

    Partai Gerindra Kabupaten Bima Melaksakan Pendidikan politik Pengurus Dan simpatisan,Penguatan kader menuju tahun 2024

    Kab bima-MP-Sebagai bagian dari menciptakan kader-kader yang militan, DPC Partai Gerindra kabupaten bima menggelar pendidikan politik,Rabu 22 Desember 2021.Dan kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor gerindra desa rabakodo

    Ketua DPC Partai Gerindra kab bima, Dts, H, Dahlan mengatakan bahwa pendidikan politik tersebut diikuti oleh para kader dan pengurus partai dari setiap kec matan, yang di awali dengan kecamatan woha.

    Termasuk, Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten bima, yasin, spd

    Ia menyebutkan bahwa pendidikan politik ini sendiri digelar sebagai bagian dari mencetak kader-kader yang militan yang siap membesarkan partai di kabupaten bima.

    “Ini untuk mendidik kader-kader partai kita biar tahu dan paham tata cara berorganisasi. Karena sifat partai politik itu sosial, tidak mencari untung,” ujarnya.

    Tidak hanya itu, politikus yang juga Wakil ketua Anggota DPRD kab bima ini menyebut bahwa melalui pendidikan politik ini juga diharapkan mampu membuat para kader Gerindra kab bima paham akan ideologi politik partai yakni Pancasila dan UUD 45.

    Sehingga, nantinya tidak mementingkan ego pribadi, melainkan kepentingan bersama dan masyarakat luas.

    “Agar mereka paham, frame-nya dia didasari oleh, saat masuk partai itu harus ideologi. Yakni Pancasila dan UUD 45. Sebab kalau dia tidak punya pemahaman ideologi nanti sembarangan dia bicara,”Ungkapnya.

    Ke depan, para kader diseluruh tingkatan bisa menjabarkan dan mengimplementasikan program-program dan tujuan dari Partai Gerindra.

    “Dengan dia tahu pendidikan politik,sehingga apa yang menjadi arah dan tujuan partai, dia bisa jabarkan secara konkrit kepada masyarakat,” tuturnya.

    Pak yasin sapaan akrabnya juga menyebutkan bahwa pendidikan politik ini juga dilakukan sebagai bagian dari proses awal dari penjaringan para bakal calon yang layak untuk diusung pada Pemilu 2024 mendatang.

    Apalagi target yang ditetapkan pada Pemilu 2024 mendatang setiap dapil akan berusaha untuk mendapakan kursi di DPRD kab bima.

    “Iya, nanti yang kita calon kan itu paham. Walaupun politik itu identik dengan kepentingan, tetapi kepentingan itu untuk masyarakat luas lebih utama,” tandasnya.

    Selain diikuti oleh para kader Gerindra kab bima acara pendidikan politik itu juga dihadiri oleh Ketua DPD Partai Gerindra kab bima yang didampingi Sekretaris DPD Partai Gerindra dan anggota DPRD partai Gerindra kab bima.

    Pada acara tersebut juga mendatangkan pemateri dari KPU dan kesbang pol Kabupaten bima.
    Penulis:Yuli
    Editor :Yuli

  • Kunjungi Ambalawi, Bupati Serahkan Bantuan Masjid

    Kunjungi Ambalawi, Bupati Serahkan Bantuan Masjid

    Ambalawi-MP-Selain menghadiri Senam bersama dan donor darah menyambut hari Ibu Ke-93 Tingkat Kabupaten Bima yang dipusatkan di Taman Panda Palibelo, Sabtu (18/12) Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE juga melakukan kunjungan ke Kecamatan Ambalawi.

    Pada kunjungan tersebut,Bupati Bima secara khusus melakukan penyerahan bantuan pribadi masing-masing senilai Rp.30 juta bagi pembangunan Masjid At Taqwa dan Masjid Uswatun Hasanah Desa Nipa di Jalan lintas Bima-Wera di Dusun Nanga Raba Desa Nipa Kecamatan Ambalawi.

    Dalam kunjungan yang juga turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi S.IP,Camat Ambalawi Abdul Muis, S.Sos,para pejabat terkait lingkup Kecamatan Ambalawi dan para pengurus Masjid setempat, Bupati kembali menekankan komitmen untuk memprioritaskan pembangunan bidang keagamaan.

    Selaras dengan visi membangun Kabupaten Bima RAMAH secara berkelanjutan,pencapaian visi dilakukan dengan upaya mewujudkan masyarakat yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan serta nilai-nilai Luhur kebudayaan Bima,
    Karena itu,prioritas pembangunan bidang keagamaan dalam kepemimpinan Dinda – Dahlan periode dua ini diarahkan melalui ikhtiar membentuk masyarakat yang beriman, berilmu dan berakhlak mulia.

    “Upaya mewujudkan penguatan karakter masyarakat Bima melalui peningkatan kegiatan keagamaan dimana masjid menjadi sentral peningkatan syiar Islam akan dilakukan secara berkelanjutan”.Pungkas Bupati.(Prokopim-MP)

  • Masihkah Alam Bersahabat Dengan Kita

    Masihkah Alam Bersahabat Dengan Kita

    Kab bima-MP-Alam merupakan lingkungan yang telah ada ciptaan Tuhan tanpa adanya campur tangan ulah manusia atau terbentuk sudah ada secara alami,seperti danau yang terbuat akibat letusan gunung berapi.Kita manusia dan alam mempunyai hubungan yang bukan sekedar erat tapi sangat vital,karna kehidupan kita sangat bergantung pada alam.

    Seluruh kebutuhan primer hidup kita mulai dari air,oksigen,makanan,Papan dan
    sumber daya alam lainnya yang menghasilkan papan sampai kebutuhan sekunder,disediakan oleh alam.

    Disamping kebutuhan jasmani tersebut,kita juga dapat merasakan dan menikmati kebutuhan tersier yang memanjakan jiwa rohani dari panorama keunikan dan keindahan alam seperti pantai,danau, pegunungan dan hutan dengan aneka hayatinya baik flora maupun fauna.

    Kebutuhan-kebutuhan tersebut kita peroleh dari atmosfer, tumbuhan dan hewan baik di darat maupun berada di bawah bumi.Sementara alam (hampir) tidak mempunyai kebergantungan kepada kita.Kecuali karbon dioksida yang kita hasilkan saat bernapas pada siang hari dan jasad kita yang dibutuhkan tumbuhan sebagai sumber hara dan bahan makanan.

    Itupun juga jika posisi kita terjangkau dan apalagi kuburan manusia sudah sekarang beton,mana mungkin tumbuhan dapat mengakses manfaatnya.
    Kita semua menyadari bahwa sangat besar manfaat alam bagi kehidupan.Sebagian diantara kita sangat mensyukuri,kemudian menjaga dan memelihara serta melestarikan keberlansungan alam beserta segala sumber kekayaannya.

    Namun mayoritas dari kita,baik disengaja (karena ego dan keserakahan) maupun tidak sengaja (karena kebodohan), melakukan perbuatan-perbuatan sembrono yang merusak alam, seperti penebangan liar yang dapat mengakibatkan banjir dan tanah lonsor.

    Dampak dari perbuatan-perbuatan sembrono yang dilakukan manusia,menyebabkan timbulnya bahaya alam dan masalah lingkungan hidup.Khususnya wilayah Nusa Tengara Barat mengahadapi masalah lingkungan hidup,diantaranya penebangan hutan secara liar,pembakaran hutan,pembuangan sampah secara sembarangan.Masalah-masalah lingkunagan hidup tersebut menimbulkan bencana yang sangat merugikan bagi kita.

    Diantaranya yaitu timbulnya wabah peyakit (yang diderita baik manusia hewan dan tumbuhan) dan hama tanaman pertanian,iklim yang tidak menentu dak ekstrim menyebabkan banjir,kekeringan,krisis air dan angin puting beliung dan rusaknya struktur/tekstur yang menyebabkan menurunnya kesuburan lahan pertanian dan rendahnya produksi yang dihasilkan.

    Lingkungan yang seharusnya menjadi tempat tinggal semua mahluk hidup yang ada di muka bumi,termasuk manusia,hewan, dan tumbuhan harus kita jaga kelestariannya.

    Lingkungan sangat penting bagi kelangsungan hidup bagi mahluk hidup,apabila lingkungan tidak ada maka manusia,hewan dan tumbuhan tidak dapat bertahan hidup.

    Namun,sekarang lingkungan mengalami kerusakan.Itu semaua akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.Contohnya saja seperti menebang pohon secara liar yang tidak diselingi dengan penanaman pohon kembali sehingga hutan menjadi gundul dan tanah tidak dapat menyerap air bahkan pohon tidak dapat menghirup karbondioksida diudara, membuang sampah sembarangan yang berdampak buruk pada kehidupan mahluk hidup.Ulah manusia tersebut dapat berakibat fatal,mereka berani mengatas namakan bisnis dan mengesampingkan lingkungan tanpa memikirkan anak cucu mereka kelak.

    Mugnkin berbuat itu sangat mudah tapi kalau mengembalikannya seperti semula sangat sulit.Oleh sebab itu,agar bencana alam tidak terulang terus menerus,kita sebagai manusia yang hidup dimuka bumi yang telah diberikan kekayaan alam yang melimpah,seharusnya kita berterimakasih kepada Tuhan dengan cara menjaga dan melestarikan lingkungan ini,mulai dari sekarang marilah kita membenahi lingkungan kita.

    Bersahabatlah dengan alam maka alam pun akan bersahabat dengan kita.Seperti kita merawat diri. Ada kepedulian dan rasa tanggung jawab moral yang tinggi untuk menjaganya agar selalu tanpak bersih dan indah.Misalnya menjaga sahabat kita untuk berinteraksi,mengenali,dan menikamati keindahan dan kekayaan alam disekitarnya, seperti mengunjungi pantai, taman,sungai,dan gunung.

    Disamping itu,kita juga perlu disiplin menertibkan diri sendiri,keluarga dan sahabat-sahabat untuk membuang sampah pada tempatnya,menananm pohon dan melakukan penghijauan, menggunakan air secara bijak tidak merusak/ membakar hutan, makan sesuai kebutuhan dan mengunakan pestisida berdasarkan rekemondasi yang benar dan tepat.

    Kita juga harus berkomitmen untuk menggunakan energi listrik dan BBM sehemat mungkin.Dengan demikian telah berkontribusi sangat positif untuk menekan atau mengurangi timbulnya masalah lingkungan hidup dialam kita ini.

    (OPINI)
    penulis:Nuraeni,spd.
    Editor :Yuli

  • UPACARA MEMPERINGATI HUT KE-63 PROVINSI Nusa Tenggara barat Tingkat Kabupaten Bima

    UPACARA MEMPERINGATI HUT KE-63 PROVINSI Nusa Tenggara barat Tingkat Kabupaten Bima

    Kab bima-MP-Pemerintah Kabupaten bima melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 63 Provinsi Nusa Tenggara barat di Lapangan Kantor Bupati bima jum’at(17/12/2021).

    upacara di pimpin langsung oleh Bupati bima,Hj, indah dhamayanti putri,SE

    Hadir juga pada kesempatan tersebut kapolres bima,Ketua DPRD kabupaten bima, Sekretaris Daerah Kabupaten bimaForkompimda, para Asisten dan Staff Ahli Bupati bima Ketua TP PKK Kabupaten bima, Ketua GOW Kabupaten bima Ketua DWP Kabupaten bima Ketua Persit dan Ketua Bhayangkari, Perwakilan dari SKPD, TNI dan Polri.

    Dalam upacara tersebut Bupati bima,Hj,indah dhamayanti putri membacakan sambutan tertulis Gubernur ntb yang dimana HUT ke-63 Pemprov Nusa Tenggara barat tahun 2021 ini, kita peringati dalam nuansa dan suasana yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dimana pada saat ini kita sedang dilanda berbagai ujian seperti pandemi Covid-19 yang masih belum mereda serta ditambah pula dengan bencana alam yang terjadi di beberapa daerah di Provinsi Ntb.

    “Namun demikian, suasana yang berbeda tersebut tentunya tidak menyurutkan rasa syukur kita kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas semua rahmat dan karunianya yang telah diberikan kepada segenap lapisan masyarakat di Provinsi Ntb.

    Oleh karenanya melalui peringatan HUT provinsi Ntb ini, mari kita jadikan kembali sebagai momentum bersama untuk merefleksi serta introspeksi terhadap kontribusi dan karya nyata kita dalam pelaksanaan pembangunan demi tercapainya visi Pemerintah Provinsi Ntb yaitu

    “Terwujudnya Program industrialisasi menjadi salah satu program prioritas dalam mendorong kemajuan pembangunan suatu daerah. Hadirnya STIPARK Banyumulek dan Sumbawa Technopark serta tumbuhnya sektor IKM dan UMKM adalah wujud nyata dari keinginan masyarakat untuk mengembangkan ekosistem industrialisasi di NTB”.

    Demikian salah satu poin penting sambutan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah yang dibacakan Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE selaku inspektur upacara pada Peringatan HUT ke-63 provinsi Nusa Tenggara Barat yang berlangsung tanggal 17 Desember 2021 tingkat kabupaten Bima.(Yuli)

  • Wujudkan NTB Hijau di Sepanjang Jalan, Gubernur dan Wagub NTB Ikut Menanam Pohon

    Wujudkan NTB Hijau di Sepanjang Jalan, Gubernur dan Wagub NTB Ikut Menanam Pohon

    Mataram-MP-Sebanyak 56 ribu batang pohon mulai ditanam di sepanjang jalan nasional dan jalan provinsi di seluruh wilayah NTB. Penanaman pohon ini merupakan rangkai dari HUT NTB ke-63 yang melibatkan seluruh stakeholder mulai dari BUMN, siswa hingga masyarakat disekitar jalan-jalan tersebut.

    Sedangkan jenis-jenis pohon yang ditanam seperti pohon ketapang kencana, kayu putih dan berbagai jenis pohon lainnya. Penanaman serentak dilakukan mulai dari jalan nasional dan provinsi dari Mataram ke KLU, Mataram hingga KEK Mandalika. Kemudian jalan nasional Sumbawa Lunyuk, Sepanjang jalan di kawasan Tambora hingga jalan nasional menuju kecamatan Sape.

    Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah mengatakan, penanaman pohon di sepanjang jalan nasional dan provinsi merupakan ikhtiar mewujudkan NTB asri dan lestari. Selain itu, penanaman pohon juga akan dimasifkan di hutan-hutan yang ada di pulau Sumbawa. Khusus untuk jalan bypass dari Mataram menuju Bandara dan KEK Mandalika juga dilakukan penanaman pohon juga akan dibuatkan taman-tamannya.

    “Karena sepanjang jalan bypass sampai ke bandara adalah jalan yang sering dilalui tamu-tamu. Jika pohon sudah ditanam agar dirawat sebaik mungkin. Percuma kita banyak menanam tapi tidak ada yang merawat,” ungkapnya saat ikut menanam pohon bersama Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah di bundara bypass Labulia Kecataman Jonggat Lombok Tengah, Kamis (16/12).

    Bang Zul sapaan akrabnya menjelaskan, penanaman pohon dan pembuatan taman di sepanjang jalan bypass menuju sirkuit agar dipercepat paling lambat di awal Januari. Karena pada 19 February Sirkuit Mandalika akan dilakukan uji coba oleh pembalap-pembalap MotoGP.

    “Untuk itu, saya minta dinas LHK berkoordinasi dengan LHK Kabupaten Lombon Barat dan Lombok Tengah bersama stakeholder terkait untuk terus merawat pohon-pohonnya dan mengirim orang-orang yang paham tentang pertamanan,” harap Bang Zul.

    Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menegaskan, menjelang satu bulan sebelumnya diselenggarakannya event MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 20 Maret tahun 2022. Kegiatan penanaman pohon dan pembuatan taman di sepanjang jalan bypass dari Mataram hingga sirkuit harus benar-benar diwujudkan dengan baik.

    “Untuk itu, semua stakeholder dan masyarakat sekitar untuk terus bekerja sama untuk mewujudkan jalan kita yang indah dan asri. Terutama jangan lagi ada sampah di sepanjang jalan bypass,” Harap Ummi Rohmi.

    Dalam kegiatan penanaman pohon ini, turut dihadiri Sekda Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, Kepala Dinas LHK NTB, Madani Mukarom, Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, Kepala Desa setempat, gabungan TNI Polri serta siswa SMK, SMA dan SD yang berada di sekitar lokasi penanaman pohon. (ikpkominfo-MP)

  • Wagub Ummi Rohmi Ajak Menanam Pohon, Hijaukan dan Lestarikan Hutan NTB

    Wagub Ummi Rohmi Ajak Menanam Pohon, Hijaukan dan Lestarikan Hutan NTB

    Lombok Timur-MP-Wakil Gubernur (Wagub) NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, mengajak masyarakat untuk menghijaukan dan melestarikan serta mengembalikan fungsi hutan. Salahsatu cara adalah dengan melakukan penanaman kembali pohon di kawasan hutan yang terdegradasi.

    “Ayo, terus menanam, merestorasi hutan-hutan kita,”ajak Ummi Rohmi sapaan Wagub, saat mengikuti pelaksanaan reboisasi di kawasan hutan Sekaroh, dalam rangkian kegiatan HUT ke-63 Provinsi NTB, Rabu (15/12/2021) di Kecamatan Jerowaru Lombok Timur.

    Menurut Wagub, bahwa Kawasan hutan yang terdegradasi ini harus dipulihkan guna mengembalikan ekosistem seperti semula dan menjaga keberlangsungan keanekaragaman hayati di dalamnya.

    “Menjaga dan lestarikan hutan sangat penting untuk masa depan kita, jangan sampai ada perambahan liar maupun eksploitasi hutan,” tambah mantan anggota DPRD Lotim ini.

    Untuk itu, langkah seperti pengadaan bibit dan pemeliharaan persemaian, penanaman pohon dikawasan penghijauan hingga tumbuh besar, harus menjadi perhatian seluruh steak holder dan komponen masyarakat.

    Selain itu, penghijauan di kawasan hutan Sekaroh, harus terus didorong sebagai salah satu langkah penegakan hukum dan mendukung percepatan investasi hijau di kawasan hutan

    “Kami bersama Pemda Lombok Timur, Dinas LHK Provinsi NTB dan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi NTB, mengawal dan terus mensuport penghijauan dikawasan hutan,” tegas alumni Doktor Universitas Negeri Jakarta.

    Sementara itu Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, Ir. H. Madani Mukarom, mengatakan bahwa, upaya melakukan reboisasi adalah ikhtiar mewujudkan NTB Hijau.

    Dikatakannya, bahwa hutan lindung kawasan Sekaroh seluah 2.834 Hektar tersebut, memiliki fungsi ekologis dan klimatologis yang sangat penting untuk NTB.

    Menurutnya, hutan sangat berperan sebagai penyimpan air tanah, mengatur tata air tanah, mencegah intrusi air laut, serta menjaga keseimbangan air di musim hujan dan musim kemarau.

    Selain itu, keanekaragaman hayati yang ada dalam hutan, merupakan penyangga kesimbangan, perlindungan kehidupan, memelihara kesuburan tanah, proteksi daerah aliran sungai, pengendali erosi, penyimpang cadangan, penyerap Co2, dan pengendali oksigen (O2).

    “Betapa pentingnya hutan ini, maka harus kita jaga dan rawat betul,” tutupnya.

    Turut mendampingi Wagub, Asisten 1 Setda dan Kadis PMPTSP Provinsi NTB. Hadir pula pada kegiatan tersebut jajaran Pemkab Lotim, TNI/Polri dan sejumlah komunitas pecinta lingkungan. (Diskominfotik-MP)

  • Tampil di Forum Inspirasi NTB,   Bupati Bima Paparkan DINDA

    Tampil di Forum Inspirasi NTB, Bupati Bima Paparkan DINDA

    Kab bima -MP-Forum Inspirasi NTB yang merupakan kerjasama Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan (KOMPAK), Pemerintah Provinsi NTB, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal dan Pemerintah Australia berlangsung Rabu (15/12) di Ballroom Prime Hotel Mataram.

    Event ini mengusung tema “Sinergi Multipihak dalam Penurunan Kemiskinan Mewujudkan NTB Gemilang”,dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur NTB Dr.Ir.Hj.Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd.Narasumber lain yang tampil pada sesi Talkshow yaitu Bupati KLU H.Djohan Syamsu SH, Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviany S.Pd, M.Pd dan Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas Drs. Pungky Sumadi,MCP,Ph.D.

    Forum tersebut menampilkan beberapa sesi antara lain Sesi Belanja Program berupa presentasi secara singkat tentang inovasi yang telah dihasilkan. Sesi ini menampilkan empat narasumber yaitu Dana Insentif Desa dari Kabupaten Bima,Sistem Informasi Desa dari Desa Rarang Selatan-Lombok Timur,Layanan Adminduk Berbasis Kewenangan Desa dari Desa Muer Sumbawa,Desa Wisata dan Keperantaraan Pasar Desa Bayan-Lombok Utara.

    Kemudian dilanjutkan dengan sesi Talkshow untuk menggali informasi terkait kebijakan yang telah dibuat oleh Kepala Daerah untuk mendukung pelaksanaan model dan visi keberlanjutan serta replikasi.

    Kepada Bupati Bima,moderator menggali informasi yang mendasari penetapan kebijakan pemberian dana insentif kepada desa,efektivitas dan dampak serta isu kinerja desa yang sudah diadopsi dan di replikasi ke berbagai wilayah bahkan menjadi instrumen kebijakan nasional.

    “Ke depan apa yang akan dilakukan Kabupaten Bima agar tetap terbangun sinergi yang kuat antara kabupaten dan desa. Tanya Putri yang menjadi moderator talkshow tersebut.

    “Program Dinda ini sebagian kecil dari upaya kami untuk memberikan semangat kepada pemerintah desa. Disamping itu keterbukaan informasi publik sangat diperlukan oleh pemerintah desa mengingat masih adanya kendala yang dihadapi yaitu masih adanya keengganan untuk menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat apa yang direncanakan, dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan bersama”.Terang Bupati.

    Tentunya ini semua dalam rangka mengedukasi pemerintah desa bahwa mereka tidak berdiri sendiri tanpa adanya koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten.”Itulah sebabnya dalam pemberian reward dana insentif desa ini,pemerintah kecamatan dilibatkan untuk menilai dan mengevaluasi penilaian inovasi Dinda.

    Oleh karena itu kami terus menggelorakan Dinda ini agar tidak melihat jauh dekatnya desa yang ada tetapi melihat kesempatan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan desa. Alhamdulillah selain peran dari OPD,yang terutama dalam pendampingan yang dilakukan oleh KOMPAK.Dengan kebersamaan apapun masalah akan bisa ditangani bersama”.Tutup Bupati.(Prokim-MP)

  • Kado Untuk NTB, Wagub Apresiasi Lombok Barat Deklarasi ODF dan CTPS

    Kado Untuk NTB, Wagub Apresiasi Lombok Barat Deklarasi ODF dan CTPS

    Lombok barat-MP-Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengapresiasi capian Kabupaten Lombok Barat yang telah mendeklarasikan ODF (Open Defecation Free) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan dan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun). Hal ini dapat tercapai tentunya jika ada komitmen kuat antara pemerintah daerah dan masyarakatnya.

    “Saya mewakili Pemerintah Daerah Provinsi NTB, bangga atas kinerja Kabupaten Lombok Barat yang benar-benar sigap dalam memanfaatkan momen pandemi covid-19 dengan mendeklarasikan ODF dan CPTS” terang Wagub NTB saat membuka Acara Deklarasi Kabupaten Lombok Barat ODF (Open Defecation Free) Stop Buang Air Besar Sembarangan dan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun), Rabu (15/12/2021) di Aula Bupati Lombok Barat.

    Ummi Rohmi panggilan akrabnya berharap Kabupaten Lombok Barat dapat melaksanakan tiga pilar dari lima pilar STBM yang ada. STBM adalah pendekatan untuk mengubah perilaku higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan.

    “Jadi saya berharap Lombok Barat dapat melaksanakan tiga pilar STBM lainnya yang pertama pengelolaan air minum/makanan rumah tangga, kedua pengelolaan sampah rumah tangga dan terakhir pengelolaan limbah cair rumah tangga agar nantinya Lombok Barat dapat menjadi contoh bagi Kabupaten/Kota lainnya di NTB” harap mantan Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur periode 2009-2013.

    Deklrasi ODF dan CTPS ini sebelumnya telah dideklrasikan oleh Kabupaten Sumbawa Barat dan Lombok Barat menjadi kabupaten/kota yang kedua. Kolaborasi antara Provinsi dengan Kabuapten/Kota diperlukan untuk kemajuan daerah dalam mewujudkan NTB Gemilang.

    Sementara itu, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid mengatakan bahwah Deklarasi ODF (Open Defecation Free) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan dan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) merupakan kado Lombok Barat untuk Provinsi NTB yang akan berulang tahun pada 17 Desember nanti.

    “Kegiatan deklarasi ini adalah kado kami untuk Provinsi NTB yang akan berulang tahun yang ke 63 semoga kegiatan atau program yang digagas oleh Kabupaten Lombok Barat dapat bermanfaat bagi Provinsi NTB” harap mantan Ketua KPU Provinsi NTB ini.

    Kegiatan ini dihadiri juga oleh Asisiten 1 Provinsi NTB, Kadis Kesehatan Provinsi NTB, Kadis LHK Provinsi NTB, beberapa kepala perangkat daerah Lombok Barat,Camat Lombok Barat dan Kepala Desa Lombok Barat. (Diskominfotik-MP)

  • Puncak Peringati HKSN, Wagub NTB : Pekerja Sosial Garda Terdepan Atasi Persoalan Sosial

    Puncak Peringati HKSN, Wagub NTB : Pekerja Sosial Garda Terdepan Atasi Persoalan Sosial

    Mataram-MP-Pada momentum puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial (HKSN) tahun 2021 tingkat Provinsi NTB, Wakil Gubernur (Wagub) NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, mengapresiasi peran pekerja sosial dalam mengatasi dan merespon cepat setiap permasalahan sosial dan bencana, ditengah kehidupan masyarakat.

    “Para pekerja sosial luar biasa, selalu menjadi garda terdepan mengatasi persoala sosial hingga ke dusun-dusun,”kata Ummi Rohmi sapaan Wagub, pada rangkian acara HKSN, Bulan Bhakti Kesetiakawanan Sosial (BBKS) , HUT ke-22 Dharma Wanita Persatuan Provinsi NTB dan Bhakti Sosial Dalam Rangka HUT ke-63 NTB, Selasa (14/12/2021) di Panti Sosial Bina Karya “Madani” Lenek Ramban Biak ,Lombok Timur.

    Wagub Ummi Rohmi mengaku sangat bangga dan menyampaikam apresiasi kepada pekerja sosial, seperti Sakti Peksos, Satgas PPA, Pendamping PKH, TKSK, Tagana, Pelopor Perdamian, Karang Taruna dan lainnya diseluruh NTB. Bekerja dengan tulus dan ikhlas dan mengedepakan kepedulian dan kesetiakawanan yang tinggi.

    Dikatakan cucu pahlawan Nasional asal NTB tersebut, berbagai bencana dan musibah menerpa daerah sejak tahun 2018 dilanda musibah gempa bumi, disusul pandemi Covid-19 2020.

    Namun dengan kegotong royongan, kepedulian, saling simpati, toleransi, kebersamaan dan mengedepankan rasa kesetiakawanan sosial masyarakat, semua itu dapat dilalui dengan baik hingga sekarang.

    Pada setiap bencana tersebut, pekerja sosial selalu tampil dan terjun langsung ke lokasi. Menginformasikan keadaan dan suasana dilapangan. Baik itu masyarakat yang membutuhkan, korban bencana banjir dan persoalan sosial lain, pekerja sosial paling cepat, terdepan dan terupdate memberikan informasi.

    “Sehingga dapat dilakukan penanganan lebih awal dengan pemberian bantuan dan penanganan secara medis dengan tindak lanjutnya,”ujar wanita kelahiran Pancor Lotim ini.

    Keberadaan pekerja sosial yang ada disetiap dusun, desa maupun kecamatan juga menjadi sumber daya yang kuat. Untuk memahami dan melihat langsung kondisi dan keadaan masyarakat dilingkungannya.

    “Kedepan peran pekerja sosial harus lebih diberdayakan lagi, untuk memotret setiap kejadian dan persoalan sosial kemasyarakatan dilungkungan tempat tinggalnya,”tutup Wagub.

    Selain itu Ummi Rohmi berpesan agar memperhatikan kaum disabilitas. Karena banyak yang memiliki potensi dan bakat dengan hak dan kewajiban yang sama ditengah kehidupan masyarakat. Begitupun lansia, fakir miskin dan anak terlantar serta Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial lainnya.

    Alumni ITS Surabaya ini juga menyampaikan agar momentum Hari Kesetiakawanan Sosial mengingatkan kembali pentingnya untuk peduli, berbagi dan toleransi antar sesama. Semngat ini perlu ditanamkan disetiap unsur/elemen masyarakat sehingga permasalahan sosial yang ada di masyarakat dapat menjadi tanggung jawab bersama dan dapat diselesaikan secara bersama-sama.

    Sementara itu, Kepala Dinas Sosial H. Ahsanul Khalik, S. Sos., M. H mengingatkan bahwa bertepatan dengan HKSN, harus dipahami bahwa setiap ASN yang ditempatkan pada dinas sosial adalah pekerja sosial. Begitupun ada yang non ASN tersebar se NTB.

    “Untuk itu memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan,”jelas Kadis Ahsanul Khalik.

    Dijelaskannya bahwa pekerja sosial di NTB, ada pendamping PKH 2.200 orang , Tagana 876 orang, TKSK ada 116 orang dan pekerja sosial lainnya, ada sekitar 10.000 lebih tersebar di Kabupaten/Kota se-NTB.

    HKSN tahun 2021 yang mengusung tema “Memperkokoh Solidaritas, Indonesia Sejahtera”, dirangkai juga dengan acara, jalan sehat dan pembagian doorprize, pemberian paket Sembako bagi masyarakat miskin, lansia, Anak Yatim. Pemberian kursi roda bagi disabilitas, pembagian buku seni berpikir ala Bang Zul, pemberian selimut, matras gulung, alat kebersihan dan sandal, pemberian Award bagi anggota Dharma Wanita berprestasi

    Turut mendampingi Gubernur, Asisten 1 Setda Pemprov. NTB, Sekdis Sosial Prov NTB, Kepala Dinas Sosial Lotim, Kepala Balai, Kades Lenek dan elemen masyarakat lainnya. (Diskominfotik-MP)

  • Bupati Bima Apresiasi Dukungan Tata kelola Informasi KOMPAK

    Bupati Bima Apresiasi Dukungan Tata kelola Informasi KOMPAK

    Kab bima-MP-Bupati Bima menyampaikan apresiasi atas fasilitasi dan dukungan Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan (KOMPAK) NTB yang telah memfasilitasi peningkatan kapasitas para operator Sistem Informasi Desa (SID) yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Bima Satu Data (SIBISA).

    “Terima kasih atas pendampingan KOMPAK yang luar biasa”.Kata Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE saat memberikan sambutan dihadapkan 50 peserta tatap muka (offline) yang merupakan Kepala Perangkat Daerah,BPS, Tim Inovasi Kabupaten Bima dan 200 peserta Tatapmaya (virtual) yaitu para Camat,Kades dan Operator SID Se-Kabupaten Bima pada Launching Integrasi SID dengan SIBISA yang merupakan kerjasama Pemerintah Kabupaten Bima dengan Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan (KOMPAK) NTB Senin (13/12) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

    Berkaitan dengan dukungan mitra tersebut Bupati mengatakan bahwa fase beroperasinya program KOMPAK di Kabupaten Bima akan segera berakhir, tapi pemerintah daerah berharap akan ada pendampingan lain yang bisa berkolaborasi untuk terus mendukung optimalisasi tatakelola informasi di tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten”. Harap Bupati Bima.

    Hadirnya dukungan KOMPAK setidaknya telah mendorong semangat menciptakan inovasi di jajaran Pemerintah Kabupaten Bima. “Beberapa inovasi telah diraih, antara lain Inovasi Dana Insentif Desa (DINDA) yang tidak lahir dengan sendirinya, tetapi perlu ada keberanian seluruh stakeholder yang ada termasuk OPD.

    Hal ini penting untuk mendorong pemerintah pusat memperhatikan berbagai inovasi yang dicanangkan agar diperhatikan. Juga menegaskan bahwa walaupun daerah kita memiliki indeks pembangunan manusia (IPM) yang masih rendah, tetapi memiliki inovasi cerdas dalam memberikan pelayanan. Terang Bupati yang didampingi Pelaksana Tugas Kadis Kominfo dan Statistik Kabupaten Bima Kamaludin S.Sos, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bima Muhadi dan District Coordinator KOMPAK Bima Asrullah Lukman.

    Masih menyangkut inovasi, kata Bupati “beberapa tahun ke depan di masing-masing unit kerja harus memiliki keberanian menciptakan inovasi yang memang disiapkan untuk menjawab tantangan dan kebutuhan birokrasi pemerintahan daerah di era digital. Kita berharap SIBISA bisa menjadi inovasi yang membanggakan”. Pungkas Bupati.(Prokim-MP)