Kategori: Umum

  • Bupati IDP Dan Wabup Dahlan  Optimis Penuhi Target Vaksinasi

    Bupati IDP Dan Wabup Dahlan Optimis Penuhi Target Vaksinasi

    Kab bima-MP-Setelah sehari sebelumnya menggelar Rapat Koordinasi percepatan vaksinasi,Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Drs H Dahlan M Noer Selasa (2/11) melakukan peninjauan percepatan vaksin di Kecamatan Bolo, Madapangga, Donggo, dan Soromandi.

    Bupati yang didampingi para Staf Ahli, Asisten, Kasdim 1608/Bima, Kalak BPBD, Kadis Dikbudpora, Kadis Sosial, Anggota Polres Bima Mengawali kunjungan di SMPN 2 Bolo. Rombongan juga didampingi Camat Bolo dan Kepala Sekolah SMPN 2 Bolo.

    Gerai vaksinasi di Sekolah ini menyediakan 340 dosis vaksin Sinovac, dan memprioritaskan kepada siswa dan siswi. Tapi tetap membuka juga secara umum untuk masyarakat yang ingin divaksin. Selain di SMPN 2 Bolo,

    Bupati dan Wabup beserta para pejabat terkait juga mengunjungi garai vaksin lain di Desa Bontokape dan Tumpu – Bolo dengan target 150 dosis vaksin.

    Dari Kecamatan Bolo, kedua Pimpinan Daerah tersebut menuju garai vaksinasi di SMPN 2 Madapangga yang juga diprioritaskan untuk seluruh siswa-siswi dan masyarakat desa Woro, Madapangga. Dari SMPN 2 Madapangga, rombongan kemudian bertolak ke gerai vaksinasi di kantor Desa Dena-Madapangga, yang menyediakan 450 dosis vaksin.

    Dua kecamatan terakhir yang dikunjungi Bupati dan Wabup yaitu gerai vaksin di kantor Camat Donggo dengan 400 dosis. Sementara di Puskemas Soromandi, target 500 dosis vaksin yang disediakan.

    “Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan para siswa yang telah bersedia melakukan vaksinasi. vaksin ini dijamin aman, dan akan meningkatkan kekebalan dalam tubuh dalam menghadapi virus corona ini”. ujar Umi Dinda.

    Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk bersedia divaksin dan beroptimis dalam minggu ke depannya bisa mencapai target 50%. “Pada hari ini pencapaian di kabupaten Bima masih sekitar 30%, kita harus optimis mampu meraih angka 50% sampai dengan 7 hari kedepan.” harap Bupati Bima.

    Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bima H.Dahlan M. Noer menyampaikan terima kasih kepada Tenaga Kesehatan (NAKES), Babinsa dan Babinkamtibnas yang telah membantu semua proses kegiatan vaksinasi sampai saat ini. Untuk kedepanya bisa lebih kerja keras lagi untuk mencapai target yang diinginkan.

    Selain peninjauan vaksinasi, Bupati dan Wakil Bupati Bima juga membagikan ratusan minyak goreng, susu, dan ratusan kilogram gula kepada masyarakat yang telah divaksin di 4 kecamatan tersebut.(Prokim-MP)

  • 17 Bunda PAUD Kecamatan Dilantik,Ini Pesan Bupati Bima

    17 Bunda PAUD Kecamatan Dilantik,Ini Pesan Bupati Bima

    Kab bima-MP-Pelantikan dan pengukuhan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 17 Kecamatan dan 191 desa Se-Kabupaten Bima yang berlangsung Minggu (31/10) di Gelanggang Olah Raga (GOR) Panda Kecamatan Palibelo yang dipimpin oleh Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE,yang juga sebagai Bunda PAUD Kabupaten Bima berlangsung dalam suasana hikmad dan tertib.

    Pengukuhan Bunda PAUD juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bima MM.Putera Ferryandi S.IP, Forkompimda,Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima dan Kepala Perangkat Daerah.

    Bupati yang juga bunda PAUD Kabupaten Bima menyampaikan sambutan setelah pemasangan selempang dan dan Bunda PAUD kepada 17 Bunda PAUD Kecamatan se Kabupaten Bima

    Dihadapan para Camat,Kepala UPT Dinas Dikbudpora,para pengawas pendidikan,Kepala Desa, pengelola PKBM,Himpunan dan Pengurus PAUD Non Informal Se- Kabupaten Bima.

    Bupati mengatakan Pelantikan tersebut menjadi tonggak penting yang menandai dimulainya kiprah ibu-ibu dalam upaya bersama menumbuh kembangkan karakter anak sejak usia dini.

    “Pelantikan dan pengukuhan pada hari ini dilakukan pada jenjang kecamatan dan desa, dimaksudkan agar upaya untuk mendorong dan meningkatkan edukasi sejak dini agar cakupan pendidikan yang diberikan dapat lebih luas lagi,terfokus.

    Disamping pengawasannya lebih ditingkatkan bagi upaya pemenuhan hak-hak anak dalam mendapatkan kasih sayang dan pendidikan yang memadai”.

    Dikatakan Bupati pelantikan dan pengukuhan ini juga sejalan dengan ikhtiar pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten Bima sebagai Kabupaten Layak Anak yang baru-baru ini juga mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat.

    Agar kinerja PAUD dapat ditingkatkan,dukungan penuh instansi terkait,baik Dinas Dikbudpora,TP.PKK dan GOW kabupaten Bima dalam mencari formulasi yang tepat untuk mendukung keberadaan PAUD amat diperlukan.

    Demikian halnya kepada Camat dan pemerintah desa kiranya juga dapat memfasilitasi keberadaan PAUD ini,agar dapat tumbuh kembang sejalan dengan kebutuhan kita sebagai orangtua akan pentingnya lembaga pendidikan anak usia dini yang berkualitas.Imbuh Bupati.

    Sebelumnya,Kepala Dinas Dikbudpora Zunaidin HI S.Sos MM dalam laporannya mengatakan, jumlah PAUD di Kabupaten Bima yang telah memenuhi syarat dsn mendapatkan legalitas 730 layanan,terdiri dari 334 layanan TK,389 RKB,20 PAUD sejenis dan 9 taman bermain/penitipan anak.250 lembaga diantaranya sudah terakreditasi.

    “Pelantikan PAUD ini merupakan upaya strategis untuk menjamin tumbuh kembangnya PAUD di seluruh pelosok kabupaten Bima yang tersebar pada 191 desa.

    Bagaimanapun,investasi yang paling berharga ada pada anak-anak usia dini.Oleh karena itu, kelangsungan hidup suatu negara tergantung dari ruang yang diberikan kepada anak-anak usia dini usia 0 sampai 6 tahun”.Imbuh Zunaidin.

    Pelantikan dan pengukuhan ditandai dengan penyematan pin dan pemasangan selempang Bunda PAUD oleh Bupati Bima kepada para Bunda PAUD Kecamatan,dan hal yang sama dilakukan oleh Bunda PAUD Kecamatan kepada Bunda PAUD desa.

    (Prokim-MP)

  • Kunker, Gubernur NTB Resmikan Sumur Bor di Labangka

    Kunker, Gubernur NTB Resmikan Sumur Bor di Labangka

    Sumbawa-MP-Melanjutkan kunjungan kerjanya,Gubernur NTB Dr H.Zulkieflimansyah meresmikan sumur bor di Desa Suka Damai, Kecamatan Labangka, Kabupaten Sumbawa.

    Persoalan akses air bersih yang selama ini akrab dan selalu menjadi masalah di akhirnya bisa terselesaikan. Ini menjadi kado indah dari Gubernur NTB Bang Zul pada momentum Maulid Nabi besar Muhammad SAW.

    “Bismillah, semoga bantuan ini bermanfaat, mari kita jaga bersama,” ungkap Gubernur NTB didampingi Bupati Sumbawa Besar pada Sabtu, 30 Oktober 2021.

    Gubernur yang juga merupakan Doktor Ekonomi Industri tersebut berharap, ketersediaan fasilitas ini dapat membantu terwujudnya peningkatan derajat kesehatan dalam pemenuhan kebutuhan air bagi masyarakat pedesaan.

    Sebelumnya, Bang Zul, turut menghadiri maulid Nabi Muhammad SAW di Yayasan Mushanniful Ulum Labangka (Yamaula).
    Dihadapan Bupati Sumbawa Besar, Gubernur NTB berharap yayasan Yamaula dapat mewujudkan generasi-generasi Qur’ani. Bang Zul optimis, dari bangunan yang sederhana, letaknya di pelosok desa, akan muncul para hafidz/hafidzoh di Desa Labangka. (Kominfotikntb-MP)

  • Bangkitkan Ekonomi, Gubernur ajak Peserta Rakernas HIKMAHBUDHI Nikmati NTB

    Bangkitkan Ekonomi, Gubernur ajak Peserta Rakernas HIKMAHBUDHI Nikmati NTB

    Mataram-MP-Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengajak peserta Rapat Kerja Nasional XII (Rakernas) Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) agar memaksimalkan waktu di pulau seribu masjid dengan menikmati keindahan di NTB.

    “Rapat kerja tidak harus diruangan, namun bisa dilakukan di pinggir pantai atau dihamparan rumput pegunungan,sehingga pikiran kita segar untuk hasilkan ide dan gagasan yang brilian,”kata Doktor Zul, Sabtu (30/10/ 2021) di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur.

    Termasuk menyambangi KEK Mandalika, tempat sirkuit balap dunia, yang sebentar lagi pertengahan November 2021 akan digelar WSBK dan awal 2022 perhelatan MotoGP.

    ” Ayo kunjungi dan nikmati destinasi wisata di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, mumpung Kongresnya di NTB,”ajak mantan anggota DPR RI ini.

    Ditambahkan Kapolda Irjen Pol Muh Ikbal, bahwa NTB sudah siap menggelar event dunia tersebut.

    “Apalagi vaksinasi terus digesa menuju herd immunity terus dioptimalkan sampai seluruh sasaran terpenuhi, insya Allah NTB aman untuk dikunjungi,”kata Kapolda.

    Kongres tersebut, dihadiri secara virtual oleh Menpora RI Dr. H. Zainudin Amali dan mahadiswa Budhis se Indonesia, Sekretaris Ditjen Bimas Buddha RI, Ketua Umum HIKMAHBUDHI dan para toko agama, pemuda, dan tokoh masyarakat. (Diskominfotik-MP)

  • Ntb Punya Tiga Strategi Pulihkan Ekonomi Pasca Pendemi

    Ntb Punya Tiga Strategi Pulihkan Ekonomi Pasca Pendemi

    Mataram-MP-Program unggulan Industrialisasi, Desa Wisata dan Digitalisasi adalah tiga strategi pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat dalam memulihkan ekonomi pasca pandemi Covid 19 dan gempa 2018.

    “Sejak 2019,Pemprov NTB sudah menyiapkan program unggulan 99 Desa Wisata untuk menggali potensi desa desa kita pasca gempa dan tidak pernah menyangka datangnya pandemi Covid 19”,ujar Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik,Dr Najamudin Amy di Hotel Sheraton Senggigi,Jumat (29/10).

    Dijelaskannya, informasi tentang desa desa wisata di media sosial ikut membangun optimisme menggeliatnya ekonomi masyarakat dengan menyasar potensi wisatawan domestik.

    Itulah sebabnya,lanjut Najam, strategi digitalisasi di era konvergensi media juga mendukung program Desa Wisata dan Industrialisasi dalam menciptakan branding, pemanfaatan teknologi sekaligus pasar untuk promosi potensi desa berikut produk produk UMKM lokal masyarakat yang dihasilkan dari industri berbasis masyarakat.

    Senada dengan hal itu,Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Angela Tanoesoedibyo mengatakan, Kementerian Parekraf pasca pandemi menyasar pasar domestik pariwisata akibat trend pasar yang berubah.

    “Kontribusi pasar domestik di 2019 sebesar 307 triliun dengan pergerakan 280 juta wisatawan dan terus membesar”, ujar Angel.

    Ditambahkannya,digitalisasi juga mengakselerasi kebangkitan pariwisata dengan promosi dan pengembangan produk produk UMKM.

    Sementara itu, Yulia Supadmo, Pemimpin Redaksi RTV yang juga menjadi narasumber talkshow bertajuk Positif Jurnalisme dalam membangkitkan Pariwisata Pasca Pandemi dalam rangka Kongres Ikatan Jurnalis Televisi ke VI menyebut kebangkitan gerakan jurnalisme positif harus terus didorong agar konsumsi informasi masyarakat dapat membangkitkan gairah baru ditengah badai infornasi media digital. (Diskominfotik-MP)

  • Didampingi Gubernur dan Wagub NTB, Menteri Kominfo Tekankan Independen Media Televisi

    Didampingi Gubernur dan Wagub NTB, Menteri Kominfo Tekankan Independen Media Televisi

    Lombok barat-MP-Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G.Plate menekankan bahwa segala bentuk kegiatan jurnalistik harus dilakukan secara independen tanpa campur tangan,tanpa paksaan dan intervensi pihak manapun.

    Hal itu ditegaskan menteri didampingi Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah pada Kongres VI Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) seluruh Indonesia di Senggigi Lombok Barat-NTB,Jumat (29/10).

    “Kami terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga independensi media televisi secara khusus serta mengadopsi perkembangan teknologi yang dapat menjaga relevansi televisi di era digital yang berkembang saat ini,” harapnya.

    Untuk itu, Menteri Johnny mengaja untuk terus memperkuat koloborasi dan saling percaya demi tayangan atau informasi yang faktual, kredibel dan yang terpercaya “Saya berharap dengan kongres IJTI ini diharapkan melahirkan ide dan gagasan cemerlang dalam membangun bangsa yang lebih baik,” ungkapnya.

    Dalam kesempatan itu juga, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan bahwa tantangan jurnalis televisi di era transformasi digital begitu komplek, dibutuhkan ide dan terobosan yang mampu bersaing yang selaras dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat.

    “Sehingga teman-teman jurnalis televisi dapat memahami kebutuhan zaman yang sesuai dengan perkembangan teknologi digital,” ungkap Bang Zul dihadapan peserta kongres yang hadir.

    Dalam kongres VI IJTI yang digelar di Lombok tersebut, dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo secara virtual dengan mengusung tema”Semangat Sumpah Pemuda,Jurnalis Televisi Bangkitkan Negara Pasca Pandemi” turut dihadiri Kapolda NTB Irjen Pol. Muh. Ikbal dan Danrem 162 Brigren Ahmad Rizal Ramdhani.
    Ketua Dewan Pers, Imam Wahyudi, Ketua Umum IJTI Pusat, Yadi Hendriatna, Wamenparekraf, Angela Tanoesoedibjo serta Kadis Kominfotik NTB, Karo Adpim dan sejumlah pengurus IJTI Pusat dan daerah seluruh Indonesia.(Diskominfotik-MP)

  • Gubernur NTB Bang Zul : Jurnalis Harus Mampu Membaca Masa Depan

    Gubernur NTB Bang Zul : Jurnalis Harus Mampu Membaca Masa Depan

    Lombok barat-MP-Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah, mengingatkan bahwa seorang jurnalis dituntut harus mampu membaca masa depan. Karena tantangan jurnalis televisi maupun insan pers kedepan semakin komplek.

    “Untuk itu, dibutuhkan orang-orang atau jurnalis yang telah mengunjungi masa depan,”pesan Bang Zul sapaan Gubernur NTB, pada saat memberikan sambutan di Kongres VI Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Jum’at (29/10/2021) di Senggigi Lombok Barat NTB.

    Didepan Presiden Joko Widodo yang juga hadir membuka Kongres VI IJTI secara virtual, Gubernur melanjutkan, bahwa jurnalis harus dapat memahami dan dapat membaca perubahan dimasa yang akan datang dengan cepat. Karena kadangkala, pada umumnya saat orang lain telah berputar dengan teknologi dan perubahan.

    “Kita masih berdebat dengan konsep dan aturan,ini yang harus diubah,”tegas Doktor Ekonomi Industri ini didepan Menteri Kominfo RI Jhony G. Plate,Wagub Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah,Kapolda NTB Irjen Pol. Muh. Ikbal dan Danrem 162 Brigren Ahmad Rizal Ramdhani.

    Mengusung tema “Semangat Sumpah Pemuda, Jurnalis Televisi Bangkitkan Negara Pasca Pandemi” Gubernur Doktor Zul juga berpesan, bahwa zaman sudah banyak yang berubah.Maka IJTI harus menyelaraskan dengan arah dan kemajuan kedepan.

    Sehingga,harapannya dari rangkian kongres IJTI VI melalui Hybrid secara offline dan online, menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai dan dapat memberikan kemajuan bagi jurnalis televisi maupun perusahaan pertelevisian menghadapi transformasi TV Digital dan tantangan lain kedepan.

    Turut hadir pada kegiatan tersebut, secara online maupun offline, M. Nuh (Ketua Dewan Pers), Imam Wahyudi (Ketua DP IJTI), Angela Tanoesoedibjo (Wamenparekraf),Wakil DPRD Prov.NTB,Kadis Kominfotik NTB, Karo Adpim dan sejumlah pengurus IJTI Pusat dan daerah seluruh Indonesia. (Diskominfotik-MP)

  • Prestasi Gemilang, NTB Raih Penghargaan sebagai Daerah Peduli Konsumen Tahun 2020

    Prestasi Gemilang, NTB Raih Penghargaan sebagai Daerah Peduli Konsumen Tahun 2020

    Jakarta-MP-Provinsi NTB kembali meraih prestasi di tingkat nasional.Kali ini Provinsi NTB raih penghargaan sebagai Daerah Peduli Perlindungan Konsumen Tahun 2020 oleh Kementerian Perdagangan RI.

    Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menerima langsung penghargaan tersebut dari Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, pada Puncak Peringatan Hari Konsumen Nasional (HARKONAS) 2021 dengan tema “Perlindungan Konsumen Menuju Indonesia Maju – Konsumen Berdaya Pulihkan Ekonomi Bangsa”.

    “Pemprov NTB kembali meraih penghargaan, yakni sebagai Pemerintah Provinsi Peduli Perlindungan Konsumen dari Kementrian Perdagangan Republik Indonesia. Sebelumnya, Pemprov juga diberikan penghargaan sebagai provinsi informatif dari Komisi Informasi (KI) Pusat. Alhamdulillah, penghargaan ini berkat ikhtiar kita bersama. InsyaAlloh, apa yang kita raih saat ini, menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus berbenah dalam mewujudkan NTB GEMILANG.” ungkap Ummi Rohmi sapaan akrabnya di Theater XXI, Jakarta, Kamis (28/10).

    Selain Provinsi NTB, penghargaan Daerah Peduli Perlindungan Konsumen Tahun 2020 diberikan kepada 5 Pemerintah Daerah lainnya yaitu Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Papua Barat, Maluku, dan Jambi.

    Penganugerahan ini sendiri merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah yang menjadi penggerak dalam penyelenggaraan perlindungan konsumen di daerahnya. Penilaiannya dilakukan di tahun 2020 oleh Kementerian Perdagangan.

    Turut mendampingi Ibu Wakil Gubernur dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB Drs. H. Fathurrahman, M.Si. (ppid Disdag-MP)

  • Kabupaten Bima,DPMD-KOMPAK Adakan Lokakarya Juknis Dana Insentif Desa

    Kabupaten Bima,DPMD-KOMPAK Adakan Lokakarya Juknis Dana Insentif Desa

    Kab bima-MP-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bima bekerjasama dengan Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) NTB Kamis (28/10) menggelar Lokakarya Pembahasan Petunjuk Teknis (Juknis) Penilaian Kinerja Desa Dana Insentif Desa (DINDA) tahun 2021 di Gedung PKK Kabupaten Bima.

    Bupati Bima yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra H.Putarman SE,yang sekaligus menjadi narasumber mengatakan,dalam beberapa tahun terakhir,angka kemiskinan Kabupaten Bima berada pada kisaran 14 persen.Mudah-mudahan insentif dana DINDA ini bisa menjadi salah satu solusi bagi pengurangan angka kemiskinan.

    Namun demikian lanjut mantan Kepala DPMDes Kabupaten Bima ini,sinergi harus dibangun mulai dari tingkat desa, kabupaten hingga provinsi dengan mengacu kepada rencana strategis dan dokumen perencanaan lainnya.

    “Lokakarya ini penting untuk membahas bagaimana indokator dibahas secara seksama karena tidak mungkin membiayai dana DINDA pada 191 Desa itu.Karena itu penting menentukan kriteria dan indikator yang bisa memastikan desa mana saja yang memenuhi syarat”.Tandasnya.

    Sebelumnya,Koordinator KOMPAK Provinsi NTB Lalu Anja Kusuma mengatakan,implementasi dana insentif desa merupakan inovasi kebijakan fiskal yang digagas oleh Pemkab Bima dan didukung penuh oleh KOMPAK sudah berjalan sekitar tiga tahun lebih dan hasilnya sangat membanggakan.

    “Telah terjadi perbaikan tata kelola perencanaan dan penganggaran di desa persentasi desa yang menyelesaikan APBDes tepat waktu semakin banyak. Capaian ini tidak lepas dari peran Tim Pembina Teknis Pemerintah Desa (PTPD) yang memberikan bimbingan teknis kepala desa agar mampu menyusun APBD sesuai aturan dan tepat waktu”.

    Lokakarya hari ini menjadi sangat penting untuk melihat kembali apakah petunjuk teknis masih relevan atau tidak dan melakukan revisi poin-poin yang tidak perlu.Terang Anja.

    Terkait pelaksanaan kegiatan, District Coordinator KOMPAK Bima Asrullah Lukman memaparkan,beberapa indikator penilaian mencakup tata kelola perencanaan dan keuangan desa serta tata kelola pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat desa.

    Lokakarya sehari ini dilakukan secara tatapmaya (virtual) untuk narasumber Kementerian Keuangan,KOMPAK Pusat dan Provinsi.Sedangkan tatapmuka (offline) dengan mengundang lima orang Kepala Perangkat Daerah dan Kabid dan Kepala Seksi terkait,Camat dan Pembina Teknis Pemerintah Desa (PTPD) Bolo,Lambu,Woha,PTPD Palibelo, Wera dan lima orang Kades perwakilan lima kecamatan tersebut.

    Usai sesi pembukaan dilanjutkan dengan diskusi panel yang dipandu oleh Kabid Perencanaan Sosial Budaya Bappeda Raani Wahyuni ST MT M.Sc.

    Panelis Kementerian Keuangan mengulas arah kebijakan dana desa dan penilaian kinerja desa sebagai syarat penentuan alokasi kinerja desa.

    Selanjutnya Kepala DPMD Kabupaten Bima Tajudin SH, M.Si memaparkan kebijakan, prioritas dan arah pembangunan di desa dalam mendukung kinerja RPJMD serta narasumber lainnya yang juga Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa El Faisal SE, MM membahas pedoman teknis penilaian kinerja desa.(Prokim-MP)

  • Dikes Kabupaten bima Lakukan Pemeriksaan Kebugaran Jasmani Pegawai Pemda

    Dikes Kabupaten bima Lakukan Pemeriksaan Kebugaran Jasmani Pegawai Pemda

    Dadibou-MP-Dinas kesehatan kabupaten bima melakukan Pemeriksaan Kebugaran Jasmani kepada para pegawai pemda di depan halaman kantor dikes pada hari kamis tgl-28-10-2021.

    Sebelum dilakukan pemeriksaan, pegawai yang akan diperiksa terlebih dahulu harus melakukan pemanasan,seperti lari atau jalan santai.Pemeriksaan ini dilakukan oleh tenaga medis yaitu,dokter dan perawat.

    Tes Kebugaran dimulai pada jam 07.30 WIB s/d selesai di halaman dinas kesehatan kab bima. Tes Kebugaran diawali dengan pengisian form Par’Q Test data diri yang meliputi pengukuran Nadi,Tekanan darah, Berat badan,Tinggi badan dll.

    Tes Kebugaran yang dilaksanakan oleh dinas kesehatan kabupaten bima ialah tes lari keliling. Peserta berlari mengelilingi jalan sebanyak 1 kali putaran. Dalam pelaksanaan tes tersebut, beberapa peserta melakukannya dengan jalan cepat dan beberapa peserta lain melakukannya dengan lari secara perlahan .

    Sampai di garis finish,1 orang yang sebelumnya sudah ditunjuk sebagai tim pencatat dan timer langsung mencatat capaian waktu dari setiap peserta,yang kemudian hasilnya akan di hitung untuk mengetahui kebugaran masing-masing peserta sesuai jenis kelamin.

    Tujuan dari tes kebugaran ini ialah untuk mengetahui kondisi fisik,untuk mengetahui tingkat kebugaran,serta untuk mengetahui kesehatan jantung dari setiap peserta.

    Sedangkan maanfaat dari tes kebugaran yaitu hasilnya bisa digunakan sebagai acuan seseorang untuk meningkatkan kebugaran jasmani nya, berguna untuk menilai kemampuan fisik seseorang,untuk mengukur kemampuan seseorang dalam jasmani nya serta untuk mengetahui sejauh mana kondisi atau perkembangan kebugaran jasmani seseorang tersebut.

    Kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan minimal 2 kali dalam 1 tahun untuk melihat kesehatan dan kebugaran jasmani para pegawai dalam satu tahun.kata salah satu pegawai yang ikut dalam kegiatan ini.
    Penulis:Yuli
    Editor:Yuli

  • Dukung Program Desa Wisata di NTB, Mendes PDTT berikan Bantuan Sarpras Untuk 19 Desa

    Dukung Program Desa Wisata di NTB, Mendes PDTT berikan Bantuan Sarpras Untuk 19 Desa

    Sembalun-MP-Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (MENDES PDTT), Dr.Drs.H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd,mendukung penuh program unggulan Desa Wisata di Provinsi NTB dengan memberikan berbagai bantuan berupa sarana dan prasarana (Sarpras) Pengembangan objek wisata Desa NTB.

    Didampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah,Mendes memberikan bantuan sarpras kepada 19 desa.Dari jumlah tersebut,9 desa telah selesai 100% pembangunannya diantaranya Desa Senaru,Sembalun,Tete Batu, Pringgasela,Kembang Kuning, Desa Seruni Mumbul,Desa Malaka, Desa Sekotong dan Desa Sesaot.

    Alokasi bantuan pada desa-desa tersebut direncanakan digunakan untuk pembangunan home stay, balai kesenian,jalan menuju destinasi wisata,pengembangan ekonomi,hingga stand kuliner yang salah satunya telah dibangun yaitu pendopo di Sembalun Bumbung.

    “Terima kasih dan semoga makin banyak bantuan untuk NTB di masa yang akan datang”, ujar Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Rabu 27 Oktober 2021.

    Sementara itu Menteri Iskandar meminta agar kedepannya, perencanaan pembangunan desa tidak keluar dari akar budaya desa setempat.“Dengan demikian budaya pembagunan berbasis data desa,akan berbasis masalah, bukan berbasis keinginan,” ujar Menteri Iskandar.

    Sebelumnya, Bupati Lombok Timur,Sukiman Azmy yang turut hadir pada kesempatan tersebut mengungkapkan penghargaan dan penghormatan setulus nya atas bantuan sarana prasarana bagi desa wisata di wilayahnya.

    Adapun pengembangan program unggulan desa wisata dilakukan di sepuluh kab-kota se NTB, yakni Kabupaten Bima,Kabupaten Dompu,dan Kabupaten Sumbawa Barat.

    Selanjutnya Kota Bima, Kabupaten Sumbawa,Kabupaten Lombok Barat,Kabupaten Lombok Tengah,Kabupaten Lombok Timur, Kota Mataram,dan Kabupaten Lombok Utara.(Diskominfotik-MP)

  • Deklarasi ODF Kota Mataram, Wagub NTB : Komitmen Kunci Sukseskan 5 Pilar STBM

    Deklarasi ODF Kota Mataram, Wagub NTB : Komitmen Kunci Sukseskan 5 Pilar STBM

    Mataram-MP-Wakil Gubernur NTB Dr.Ir.Hj.Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd.,menegaskan bahwa kunci untuk menuntaskan 5 pilar pada Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) adalah komitmen,kerja keras dan keseriusan pemerintah dan masyarakat.

    “Pada dasarnya kunci untuk merealisasikan 5 pilar STBM adalah komitmen,”pesan Ummi Rohmi sapaan Wagub,pada acara deklarasi Open Defecation Free (ODF) Stop Buang Air Besar Sembarangan,Pilar I Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM),Rabu (27/10/2021), di Pendopo Walikota Mataram.

    Semua program,bila direncanakan dengan sistem yang bagus serta kemauan dan komitmen bersama semua pihak,didukung oleh sumber daya dan kesadaran semua masyarakat,maka 5 STBM akan terealisasi dengan baik.

    Kalau dilihat satu masalah dari 5 Pilar STBM,maka pada pilar pertama,stop buang air besar sembarangan sudah selesai.

    Seharusnya juga pilar kedua, mencuci tangan dengan sabun, juga kalau diseriusi maka akan mencapai 100 persen.

    “Apalagi selama pandemi Covid-19,mencuci tangan juga sudah menjadi kebiasaan bahkan sudah 100 persen,”ujar cucu Pahlawan Nasional asal Lombok Timur ini.

    Begitupun pilar ke tiga, Pengelolaan Air Minum Makanan Rumah Tangga (PAMMRT). Mengelola dan memasak air minum sebelum dikonsumsi.

    Selanjutnya pilar ke Empat Pengamanan Sampah Rumah Tangga dan pilar ke Lima Pengamanan Limbah Cair Rumah dapat selesai juga bila sampah dikelolah dan dipilah dengan baik.

    “Sampah organik dibuatkan biopori dan dijadikan pupuk dihalaman rumah dan sampah non organik dijadikan bahan daur ulang, maka tuntas semua pilar tersebut,”pinta Ummi Rohmi.

    Diakhir sambutannya,ia menegaskan bahwa terlepas dari itu semua,konsen dan komitmen adalah kunci untuk menuntaskan berbagai persoalan tersebut.

    Walikota Mataram H. Mohan Roliskana, S. Sos., MH., mengatakan bahwa ikhtiar Pemkot Mataram untuk menuntaskan 5 pilar STBM ini sangat tinggi.

    “Karena ini menyangkut untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Mataram,”kata Walikota Mataram.

    Setelah di verifikasi tim Pokja PPAS Provinsi NTB, Kota Mataram di anggap layak menjadi kota yang bebas ODF.Bahkan mewakili Provinsi NTB ditingkat nasional.

    Selain itu Walikota juga memuji Dia Henny Suyasih,Camat perempuan pertama dalam sejarah Kota Mataram. Yang mampu memberikan warna lain dan bahkan prestasi yang membanggakan.

    “Semoga dapat direplika oleh daerah lain, dan menjadi contoh prestasinya bagi camat yang lain,”ajak Mohan.

    Sementara itu, Plan Internasional Indonesia, Didi Widiaastuti melalui via online Zoom, menyampaikan selamat dan apresiasi untuk NTB dan khusus Kota Mataram.

    “Ini berkat kerja keras pemerintah dan yang lebih utama adalah peran dan kepedulian masyarakat,”terangnya.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut,Perwakilan Kementerian Kesehatan RI,Kapolres,Dandim, Kajari,Kepala Pengadilan Kota Mataram,Sekda,Camat dan lurah se-Kota Mataram. (Diskominfotik-MP)