Kategori: Pendidikan

  • Ini Kata Kadis Dikpora Kabupaten Bima dalam Penyusunan RKT, RKAS, Dan ARKS

    Ini Kata Kadis Dikpora Kabupaten Bima dalam Penyusunan RKT, RKAS, Dan ARKS

    Kab Bima-MP-Penyusunan dokumen perencanaan sekolah harus menjadi fondasi utama peningkatan mutu pendidikan, bukan sekadar kewajiban administrasi. Hal ini ditegaskan secara tegas oleh Kadis Dikpora, bapak Drs, Syahlul dalam pertemuan koordinasi dan pendampingan bagi kepala sekolah serta pengawas pendidikan dan operator se-kabupaten. di aula dinas dikpora pada hari Kamis tgl, 11-6-2026.

    Dalam arahannya,Kadis Dikpora,bapak,Drs,Syahrul menekankan bahwa Rencana Kerja Tahunan (RKT), Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), serta Analisis Rencana Kegiatan Sekolah (ARKS) adalah tiga dokumen yang saling berkaitan dan menentukan arah pengelolaan sekolah selama satu tahun ajaran.

    “Selama ini masih ada anggapan bahwa RKT, RKAS, dan ARKS cukup disusun sama seperti tahun sebelumnya atau hanya menyesuaikan angka saja. Ini harus diubah total,” ujar Kadis Dikpora.

    Ia menegaskan prinsip utama yang harus dipegang: “Setiap baris tulisan, setiap kegiatan, dan setiap rupiah anggaran yang tercantum dalam dokumen itu harus punya dasar yang jelas, yaitu data nyata di lapangan. Jangan merencanakan sesuatu hanya karena dianggap bagus,tapi karena memang dibutuhkan oleh sekolah dan siswa.”

    Menurutnya, data yang dimaksud meliputi kondisi sarana prasarana, kualifikasi guru, capaian hasil belajar, tingkat kehadiran siswa, hingga kondisi sosial ekonomi lingkungan sekitar. Dengan landasan ini, perencanaan menjadi objektif, terukur, dan mudah dipertanggungjawabkan.

    Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa dokumen ini menjadi dasar utama dalam penyaluran dan pengawasan penggunaan dana, termasuk dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). “Kalau perencanaannya rapi dan berbasis data, maka pengelolaan dana menjadi transparan, akuntabel, dan manfaatnya langsung terasa bagi peningkatan kualitas pembelajaran,” tambahnya.

    Selanjutnya,Kabid Dikdas,ibu husnul berpesan kepada seluruh pengelola sekolah

    “Buatlah RKT, RKAS, dan ARKS bukan untuk dinas atau pengawas saja, tapi untuk siswa. Kalau rencananya tepat berdasarkan data, maka dana akan tepat guna, pembelajaran meningkat, dan masa depan anak-anak Kabupaten Bima akan lebih baik”.

    Pendekatan berbasis data ini diharapkan menjadi budaya baru di seluruh satuan pendidikan dasar,sehingga perencanaan sekolah benar-benar menjadi kunci kemajuan pendidikan di Kabupaten Bima.(Yuli)

  • Bimtek Digitalisasi Pembelajaran Melalui Pemanfaatan Chromebook Jenjang SMP Resmi Dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga

    Bimtek Digitalisasi Pembelajaran Melalui Pemanfaatan Chromebook Jenjang SMP Resmi Dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga

    Kab Bima-MP–Pemerintah kabupaten Bima melalui Dinas Pendidikan,Pemuda,dan Olahraga (Dikpora) secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran Melalui Pemanfaatan Chromebook bagi guru dan tenaga kependidikan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-kabupaten bima.Kegiatan yang berlangsung di Aula Dikpora kabupaten bima ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Dikpora,pada hari rabu tgl 10-6-2026,dalam rangka mempercepat transformasi pendidikan menuju pembelajaran yang lebih modern,efektif,dan berdaya saing.

    Kepala Dinas Dikpora,Drs,Syahrul menyampaikan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk mempersiapkan generasi muda di kabupaten bima menghadapi tantangan abad ke-21.

    “Saat ini,dunia bergerak sangat cepat. Siswa SMP berada di masa transisi yang krusial,di mana mereka mulai membentuk cara berpikir dan belajar. Melalui pemanfaatan teknologi yang tepat seperti Chromebook, kami ingin memastikan bahwa setiap guru memiliki bekal keterampilan untuk menyajikan pembelajaran yang tidak hanya berbasis buku,tetapi juga kaya akan wawasan dan keterampilan digital,”ujarnya.

    Kadis,bpk Syahrul juga menjelaskan bahwa Chromebook dipilih sebagai perangkat pendukung utama karena memiliki keunggulan yang sesuai dengan kebutuhan sekolah: ringan,mudah dioperasikan,aman dari ancaman siber,hemat daya,dan terintegrasi secara gratis dengan layanan pendidikan Google. Hal ini dinilai sangat mendukung efisiensi anggaran serta keamanan penggunaan di lingkungan sekolah.

    “Kami ingin memastikan guru memahami cara memanfaatkannya secara maksimal. Bimtek ini menjadi jembatan agar teknologi benar-benar menjadi alat bantu yang meningkatkan kualitas pembelajaran,bukan sekadar pajangan,”tambahnya.

    Di akhir sambutan, beliau secara resmi menyatakan kegiatan Bimtek dibuka dan berharap hasilnya dapat diimplementasikan secara nyata di masing-masing sekolah.

    Bimtek ini diikuti oleh guru dan kepala sekolah Kegiatan ini diselenggarakan,Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan materi secara teori dan praktik yang disampaikan oleh narasumber berkompeten dari bapak Maman,S.Pd.MPd kasih di bidang dikdas di dinas dikpora.

    Ketua Panitia Pelaksana kabid dikdas,ibu husnul menyampaikan bahwa setelah mengikuti kegiatan ini, diharapkan setiap peserta dapat menjadi penggerak perubahan di sekolah masing-masing. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat ditularkan kepada rekan guru lainnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

    Dengan dibukanya secara resmi oleh Kepala Dinas Dikpora, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas. Melalui penguasaan teknologi seperti Chromebook, diharapkan siswa SMP di kabupaten bima tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga memiliki keterampilan hidup yang dibutuhkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan menghadapi masa depan.”Tuturnya.(Yuli)

  • Sidak Di SDN Penapali,Wabup Minta Sekolah Di pilihara.

    Sidak Di SDN Penapali,Wabup Minta Sekolah Di pilihara.

    Penapali.MP.Wakil Bupati Bima, HM Dahlan HM Noer, M.Pd, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) dan monitoring Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDN Pali, Desa Kalodu Kecamatan Langgudu, Rabu, 29 Januari 2020, siang.
    Wabup tiba dilokasi menjelang sore hari, di dampingi Camat Langgudu, Kepala UPT Dikbudpora Kecamatan Langgudu, Kasek SDN Pali serta dewan guru di sekolah setempat.
    Kabag Protokol dan komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma Ap, mengatakan, monitoring di sekolah-sekolah akan terus dilakukan. Pemerintah ingin memastikan, bahwa tidak ada lagi yang bisa menganggap remeh dengan mendidik dan pendidikan anak.
    Pada dewan guru di SDN Pali, Wabup Babe meminta, mereka tetap semangat untuk belajar dan mengajar kendati fasilitas, sarana dan prasarana masih sangat terbatas.
    Pemerintah Daerah tetap memperhatikan, walaupun masih bertahap.
    ‘’Kita masih terbatas dalam sarana dan prasarana, tapi tetap belajar yang giat. Tingkatkan kualitas belajar,’’ujar Wabup, dikutip kabag Chandra, di ruang kerjannya, Rabu, 29 Januari 2020.
    Saat itu, Wabup sempat memantau kondisi fisik sekolah. Ia meminta Kasek dan dewan guru dapat memelihara agar tetap layak digunakan untuk murid-murid menerima pelajaran. (PKSB).

  • Era Disrupsi Guru Di Tuntut Mampu Respon Perubahan Dengan Cepat

    Era Disrupsi Guru Di Tuntut Mampu Respon Perubahan Dengan Cepat

    Tangerang.MP.Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tangerang menyelenggarakan Konferensi PGRI Kota Tangerang (Konferkot) Ke-V di Aula Al-Amanah Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, pada Rabu (29/1/2020).

    Bertemakan “Mewujudkan PGRI Sebagai Organisasi Profesi dan Perannya Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Abad Ke-21”, PGRI bertekad untuk melakukan transformasi menjadi guru yang lebih berkualitas pada era industri 4.0 dewasa ini.

    Senada dengan tekad para guru, Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah, dalam sambutannya menyebutkan agar para guru bisa lebih responsif menghadapi era disrupsi dimana perubahan yang terjadi bisa sangat cepat dan masif.

    “Perubahannya sangat cepat, sangat dinamis dan terkadang tak dapat kita duga-duga. Dimana banyak sekali perubahan yang sangat masif baik dari segi perekonomian hingga sosial budayanya,” sebut Arief.

    Selain perubahan yang cepat, penanaman karakter dan pengembangan pola didik pada anak juga menjadi tuntutan bagi para pendidik di Indonesia khususnya di Kota Tangerang.

    “Pendidikan karakter pun menjadi satu hal yang tak kalah penting, pengembangan pola didik siswa sebagai bahan modifikasi untuk mencetak generasi penerus yang memiliki bagian penting untuk membangun Kota Tangerang kita tercinta,” imbuh Arief.

    “Jangan sampai anak kita kelak hanya menjadi penonton di kampungnya sendiri,” tambah Arief. Untuk itu Arief berharap para guru bisa memberikan dedikasi terbaiknya bagi pendidikan di Kota Tangerang.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua PGRI Provinsi Banten H. Muhtadi, mengajak agar seluruh guru dapat merapatkan barisannya untuk bersama bahu membahu menyongsong berbagai perubahan yang akan terjadi.

    “Kita rapatkan barisan, sebagai tenaga pendidik sudah menjadi tanggung jawab kita untuk ikut ambil alih pada perkembangan karakter anak di sekolah. Dengan derasnya perubahan yang terjadi kita harus terus sama-sama bekerja dan saling bahu membahu demi tercapainya cita-cita luhur bangsa,” tukas(D.01).

  • Wabup Tegaskan,Pengawas Diangkat Harus Penuhi Standar

    Wabup Tegaskan,Pengawas Diangkat Harus Penuhi Standar

    Kab bima.MP.Wakil Bupati Bima H Dahlan HM Noer, menyatakan Pengawas yang diangkat harus memenuhi syarat dan standar. Kemudian diberikan pelatihan khusus, bagi yang belum mengikuti pelatihan.
    Hal itu ditegaskan Wabup, dihadapan sejumlah Pengawas dan PLT Kepala Sekolah se Kab Bima, saat Rapat Khusus dengan PLT Kasek dan Kenaikan Pangkat Jabatan Guru, di Aula Rapat Utama Kantor Bupati Bima, Senin (20/01/2020).
    Pengangkatan Pengawas tetap memperhatikan batas waktu dan lama mereka mengabdi.
    ‘’Semoga dapat melaksanakan tugas dengan baik. Sehingga hal–hal yang berkaitan dengan tugas dapat dituntaskan dengan baik pula,’’ujar Wabup, melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, M Chandra Kusuma, Ap, di Kantor Bupati, Senin (20/01/2020).
    Wabup berharap, agar hal-hal yang tidak mesti terjadi seperti yang ramai dibicarakan akhir-akhir ini tidak terulang lagi. Hal itu katanya, akan merugikan dunia Pendidikan dan Pemerintah Kabupaten Bima.
    Kepada tenaga Pendidik tetap melaksanakan tugas dan kewajiban sebagaimana mestinya.
    ‘’Jangan lagi terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti yang lagi ramai dibicarakan,’’ungkap Dahlan.
    Sementara, Kadis Dikbudpora Kab Bima, Drs. Zainuddin, menegaskan dalam melaksanakan tugas, Kepala sekolah, Guru dan Pengawas tetap menunjukan bukti kongkrit sebagai abdi Negara. Profesionalitas sebagai aparatur harus ditunjukan di tempat kita mengabdi.
    Ia mengatakan, Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas adalah insan pilihan. Oleh karena itu, lanjutnya, rantai kendali kinerja kita adalah evaluasi sangat penting dilakukan. Supaya out-put dan sasarannya, menjadi bahan penilaian ketika Pemerintah hendak memberhentikanya.
    Pengawas tetap melakukan supervisi, ini penting demi kemajuan Pendidikan di daerah tercinta.
    Hadir pada rapat itu selain sejumlah Pengawas, PLT Kasek juga hadir Kepala BKD Kabupaten Bima Drs. Agussalim. (PKSB).

  • Wabup Lepas Mahasiswa KKN STKIP Bima

    Wabup Lepas Mahasiswa KKN STKIP Bima

    Kab bima.MP.Wakil Bupati Bima, H Dahlan HM Noer melepas sedikitnya 56 orang mahasiswa/Mahasiswi KKN-MT STKIP Bima angkatan XXXI, di Halaman Kantor Bupati Bima, Senin (20/01/2020) pagi.
    56 Mahasiswa itu, akan melaksanakan tugas akhirnya di Tiga Desa (Bree, Tonggorisa, Nata) Kec. Palibelo. Dan sebanyak 20 orang pada satu Desa. Mereka akan mengabdikan ilmu mereka pada masyarakat selama dua bulan.
    Wakil Bupati Bima, menyatakan KKN adalah waktu yang sangat bermakna bagi mahasiswa.
    Karena ilmu kalau tidak disertai pengalaman maka kurang sempurna.
    ‘’Saya berharap sesuai dengan ilmu yang dimiliki, silahkan diterapkan dan amalkan di masyarakat. Bangun kerjasama, interaksi sosial dengan masyarakat yang ada di tingkat Desa maupun Kecamatan,’’ujar Wabup, melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap, di Kantor Bupati Bima, Senin (20/01/2020).
    Babe, sapaan akrab Wabub Dahlan, menyampaikan agar mahasiswa bisa berkiprah dan beradaptasi dengan masyarakat.
    Karena mahasiswa, adalah tulang punggu bangsa dan merupakan cita-cita, masa depan.
    Selama berada di tengah masyarakat, mahasiswa harus mampu membangun dan menciptakan prilaku dengan baik. Mengajak masyarakat untuk bergotong royong, dan tetap menjaga etos kerja.
    Kata Wabup, kita ikhlas dengan satu kata dan selalu menciptakan suasana lingkungan aman dan kondusif serta menjadi garda terdepan.
    Kepada Mahasiswa, Babe meminta agar dapat mengajak masyarakat galakkan pesantren sehari dan sholat subuh berjamaah.
    ‘’Selamat bertugas dan mengabdi untuk rakyat. Jaga nama baik STKIP yang sudah mengukir prestasi sejak lama dan memiliki alumni yang berkiprah hampir di seluruh Indonesia,’’imbuhnya.
    Sementara, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan, M Tahir S,Ag, M.Pd, mengatakan, setelah menyerahkan mahasiswa KKN, Pemkab Bima dapat melepasnya. Dan mereka akan menuju desa dan kecamatan tempat mereka mengabdi.
    ‘’Kami menyerahkan seluruh mahasiswa STKIP Bima kepada Pemkab Bima, untuk dilepas menuju desa dan kecamatahn penerima mahasiswa KKN,’’katanya.
    Ia berharap, kehadiran mahasiswa KKN itu bisa berkontribusi, membawa kekaguman orang kepada STKIP Bima dan Pemerintah Kabupaten Bima, di tengah-tengah masyarakat. (PDKS).

  • Hadir Di Kegiatan Rekon Dana Bos.Wabup Minta Kasek Fokus Belajar

    Hadir Di Kegiatan Rekon Dana Bos.Wabup Minta Kasek Fokus Belajar

    Kab bima.MP.Wakil Bupati Bima, H Dahlan HM. Noer, meminta pada seluruh Kepala Sekolah dan guru, tetap fokus melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing. Dan bijak menyikapi permasalahan yang saat ini sedang viral di media sosial.
    ‘’Secara tidak langsung telah mencoreng dunia Pendidikan, khususnya di Kabupaten Bima,’’ujar Wabup Dahlan, saat memberikan arahan di hadapan Kasek SD/SMP se Kab. Bima, pada kegiatan Rekon Dana BOS, Pelaporan DAK Fisik dan Persiapan USBN/UNBK Tingkat SD/SMP, di Gedung Seni dan Budaya Kobi, Kamis (16/01/2020).
    Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap, menjelaskan, pernyataan tegas Wabup tersebut menyikapi viralnya perbuatan asusila diduga dilakukan Pendidik Suami-Istri asal Kecamatan Langgudu Kab Bima, terhadap gadis yang belakangan diketahui sebagai keluarganya sendiri.
    Selain itu, Wakil Bupati juga mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan jajaran Dinas Dikbudpora, melalui Bidang Pendidikan Dasar.
    Kata Wabup, kegiatan itu menjadi momentum menyatukan persepsi seluruh Kasek, untuk mewujudkan visi misi Pemerintah, yaitu Bima Ramah, terutama dalam dunia pendidikan.
    Ia meminta agar kepala sekolah bijak mengelola dana BOS. Tidak digunakan untuk kepentingan pribadi. Memaksimalkan bantuan pusat digunakan sepenuhnya untuk kepentingan sekolah.
    Kegiatan Rekon Dana Bos 2020 itu dihadiri 414 Kepala SD Negeri/Swasta, dan 134 Kasek SMP se Kabupaten Bima.
    Wakil Bupati hadir didampingi Staf Ahli Bidang Hukum Setda Bima H. Arifudin S.Sos, Inspektur Kab Bima dan Kepala Dinas Dikpora Kab. Bima. (PK01).

  • MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN E.LEARNING DI KAB TANGERANG

    Curug.MP.Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar serius meningkatkan pendidikan di Kabupaten Tangerang dengan menerapkan sistem Home Schooling dan E-Learning di setiap sekolah. Keseriusan ini dibuktikan dengan mengundang mahasiswa dan praktisi pendidikan di Kabupaten Tangerang dalam acara Focus Group Discusion (FGD) di Hotel Yasmin Kecamatan Curug, Rabu (15/01/20).

    Bupati Tangerang A Zaki Iskandar mengatakan, Tujuan diadakannya diskusi terbuka ini merupakan ajang bertukar pendapat, saran dan informasi untuk mencari informasi dan mengembangkan sistem Home Schooling dan E-Learning di Kabupaten Tangerang. Beberapa perwakilan universitas, organisasi mahasiswa dan praktisi pendidikan di Kabupaten Tangerang-pun Saya undang agar bersama-sama memajukan pendidikan di Kabupaten Tangerang.

    “Semoga dengan diselenggarakannya acara ini dapat membangun pendidikan di Kabupaten Tangerang menjadi lebih maju dan lebih modern lagi” ucap Zaki.

    Juanda, Kabid Kesiswaan Pendidikan Dasar Menengah pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mewakili Kementerian Pendidikan Republik Indonesia mengatakan, banyak yang saya dapat pelajari dari acara Focus Group Discusion (FGD) di Kabupaten Tangerang ini, dan saya tertarik dengan sistem Home Schooling ini, tentu ini akan saya bahas kepada Bapak Menteri agar kita tindaklanjuti kembali.

    “Mudah-mudahan ini menjadi langkah yang baik untuk membangun dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tangerang” kata Juanda.

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Drs.H.Syaifullah, MM mengatakan, diselenggarakannya acara ini untuk mencari inovasi atau terobosan untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, karena Kabupaten Tangerang sendiri memiliki siswa Sekolah Dasar (SD) sebanyak 42.547 orang dengan 755 gedung sekolah dan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 21.820 orang dengan 84 gedung sekolah.

    “Kita harus menyongsong revolusi pendidikan dengan inovasi baru dan teknologi untuk mengikuti perkembangan jaman yang semakin maju ini” pungkasnya.(D.KT).

  • Bupati Bima Membuka Gebyar Paud Di Gedung Serbaguna Talabiu 2019

    Bupati Bima Membuka Gebyar Paud Di Gedung Serbaguna Talabiu 2019

    Talabiu.mp.Guru dan anak didik dari berbagai lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten bima mengikuti berbagai macam lomba  dalam rangka Gebyar PAUD 2019 di gedung serba guna talabiu kamis,28-11-2019.Selain anak PAUD, ratusan guru PAUD juga ikut menyemarakkan Gebyar PAUD tersebut dan Bupati bima,hj indah dhamayanti putri,SE.serta kepala dinas dikpora Kabid Paud,dan Kasi paud,camat woha dll.Karna  pentingnya PAUD dalam membentuk karakter anak. Apalagi pada kondisi zaman sekarang di mana teknologi telah banyak mengubah perilaku manusia terutama anak-anak.“Orang tua harus mempersiapkan pendidikan anaknya mulai saat masih di kandungan sampai usia masuk sekolah hingga sekolah,”.Maka bupati hj,indah dhamayanti putri SE.memberikan sambutan mengatakan bahwa,orang tua wajib hukumnya untuk merawat ,mengayomi,melindungi anak,serta memasukan anaknya ke jenjang Paud.Pemerintah kabupaten bima pun akan terus berupaya terus untuk memberikan fasilitas terhadap penyelenggara paud. Selain itu kita harapkan kepada para kepala desa  membantu alokasi dana desa digunakan untuk membantu pendidikan anak usia dini sesuai dengan kebutuhan, terutama terkait kebutuhan guru PAUD dan fasilitas pendidikan siswanya. Dengan fasilitas yang lengkap diharapkan anak lebih senang belajar di sekolah.maka pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengoreksi berbagai kebijakan yang berdampak pada nasib anak-anak di Kabupaten bima.“Untuk guru PAUD, bentuk anak didik supaya menjadi anak yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan karena anak PAUD akan lebih siap untuk mengikuti pembelajaran yang lebih tinggi sehingga dapat menciptakan SDM yang unggul,” terangnya.

  • Dinas Dikpora Kab Bima Melaksanakan Kegiatan Gerakan Seniman Masuk Sekolah Tahun 2019

    Dinas Dikpora Kab Bima Melaksanakan Kegiatan Gerakan Seniman Masuk Sekolah Tahun 2019

    Bolo.mp.Kegiatan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS)  yang di awali,dengan penampilan para siswa,siswi yang menampilkan,lukisan tangan kariya para siswa,siswi itu sendiri dan tarian tradisional.Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Bima yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bima Bidang SDM dan Kemasyarakatan H. M. Antonius, S.STP. Kegiatan ini dihadiri oleh Pejabat dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Bima, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kab. Bima dan Camat Bola. GSMS berlangsung di Paruga Na’e Sila KEc. Bolo pada hari Kamis 21 November 2019.
    Dalam kesempatan ini, H. M. Antonius berharap bahwa dengan adanya kegiatan Pameran dan Pentas Seni Hasil Pembelajaran Siswa dari kegiatan GSMS ini akan mampu menginspirasi para siswa agar kreatif dalam bidang seni dan budaya. Walaupun programnya dari pusat, dapat diteruskan dan ditumbuh kembangkan di daerah kita tercinta. Demi mendukung Program Literasi yang telah dicanangkan Pemkab Bima beberapa waktu lalu.
    Selain itu, bahwa kegiatan ini berjalan dengan baik dan terus diselenggarakan. Juga, terkhusus kepada Dinas Dikbudpora dan Dinas Pariwisata Kabupaten Bima bisa berkolaborasi program-programnya sehingga kegiatan seperti ini dapat disselenggarakan setiap tahun.
    Momen ini, menjadi sangat penting karena akan mendorong anak menggapai prestasi bukan saja di tingkat Provinsi melainkan juga di tingkat Nasional. Sehingga, kedepannya bisa menggali potensi seni dan Sastra daerah untuk perkembangan dan kemajuan Kabupaten Bima.(HP.00

  • Kepala SD Impres Kara Kerisis Adab Sama Wartawan

    Kepala SD Impres Kara Kerisis Adab Sama Wartawan



    Kara.mp. keadaan dunia pendidikan semakin mengkhawatirkan.Karna pendidikan yang seharusnya mampu menjadi tempat persemaian akademis sekaligus kemajuan peradaban dalam segala dimensinya, Hal ini membuat dunia pendidikan tercengang oleh ulah beberapa oknum,seperti bapak Abdul latif.S.Pd ini tidak patut di contoh,karna tidak punya rasa kepemimpinan,dan adab yang harus di ambil contoh oleh guru dan siswa.Dan perlu diketahui oleh kepala sekolah kalau wartawan itu adalah mitra,bukanlah musuh,tapi walau pun musuh jangan lah menunjukan sikap yang tidak punya tata krama dan tidak punya adab.maka kepala sekolah seperti ini harus di beri bimbingan dan di bina agar punya adab bukan keris adab supaya mengetahui kalau wartawan itu adalah mitra bukan lawan.Apalagi wartawan adalah pemanto,pengotrol dan pemuat berita tentang  baik,buruknya program pemerintah untuk di sajikan agar bisa diketahui oleh semau orang.                  

        Dan tak perna saya menduga masih ada kepala sekolah seperti bapak      kepala sd impres kara ini tidak punya adab sama sekali terhadap wartawan,tapi bukan yang jadi masalah wartawannya.Tapi sebagai pemimpin dan pemimbing anak,anak bangsa dimana letak tatakrama seorang kepala sekolah yang memberikan contoh terbaik kepada murid-muridnya untuk bisa diambil contoh.karna didalam dunia pendidikan itu,apa yang diterapkan oleh guru dan kepala sekokah itu lah yang diikuti ole murid.Hal ini hendaknya menjadi catatan bagi dunia pendidikan terutama pemerintah untuk mengevaluasi mengapa kekerasan muncul dalam dunia pendidikan, sebuah institusi yang mengajarkan ilmu, sumber-sumber asupan bagi hati dan pikiran ter utama buat siswa,siswi.

       Dan apabila pembinaan akhlak di dalam lingkungan keluarga kita kurang  di sekolahlah kita bisa belajar karna di sekolah adasebuah sistem yang ditempa dan dibangun untuk meningkatkan taraf berfikir manusia demi tercapainya tatanan masyarakat yang adil dan beradab, maka tidak sepantasnya di dalam kepemimpinan tidak punyak etika atau adab keutamaan moral, sesuatu yang telah diwajibkan sebagai naungan bagi setiap kepribadian manusia, telah tergerus oleh zaman dan kini tidak lagi diindahkan. Menjadi tanggung jawab bersama di semua elemen masyarakat di berbagai tingkatannya tatkala generasi yang diharapkan mampu mengubah peradaban dunia namun nyatanya tidak mampu sedikitpun menghormati gurunya dan kepala sekolah karna mereka mengambil contoh dari kepala sekolah itu sendiri.

    Pemerintah sebagai bagian dari elemen masyarakat yang bersentuhan langsung dengan regulasi, perlu adanya evaluasi untuk mengkaji ulang regulasi yang diterapkan pada pendidikan, agar dalam implementasinya mampu menekankan penanaman nilai-nilai moral bangsa, karena bagaimanapun adab atau akhlak memiliki kedudukan yang lebih tinggi daripada ilmu. Akhlak yang mulia nan indah akan senantiasa menciptakan rasa hormat kepada yang lebih tua laksana cahaya batin yang terpancar sebagai wujud kecintaannya kepada sang pahlawan tanpa tanda jasa. Jadi,kita harus menjadi sosok pribadi yang haus akan ilmu namun tetap mengedepankan nilai-nilai moral karena cerdas tanpa diimbangi adab hanya akan membawa perangkap dalam jurang kehancuran.Maka saya harapkan agar kepala sekolah seperti itu harus dibina.(Mp.003).