Kategori: Umum

  • Pastikan Kesiapan Panitia, Pemkab Bima Gelar Rapat Koordinasi Event Nasional Teka Tambora

    Pastikan Kesiapan Panitia, Pemkab Bima Gelar Rapat Koordinasi Event Nasional Teka Tambora

    Kab bima-MP-Event Nasional bertajuk “Teka Tambora (Pendakian Gunung Tambora) mengangkat tema, “207 Tahun Tambora Menyapa Dunia”, akan digelar selama tiga hari mulai tanggal 27 sampai dengan 29 Mei 2022 di Jalur Pendakian Piong. Venue utama event akan dipusatkan di Obyek Wisata Mada Oi Tampuro, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima.

    Untuk memastikan kesiapan Panitia, Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Drs. H.M. Taufik HAK M.Si yang memimpin rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah tersebut Selasa (17/5) mengungkapkan kegiatan berskala nasional tersebut memiliki arti penting bagi pemerintah daerah dan seluruh pelaku dan komunitas wisata untuk di samping mempromosikan pariwisata skala Nasional, juga penting untuk mendongkrak PAD.

    Kesempatan Rakor tersebut dimanfaatkan juga oleh Sekda untuk melakukan pengecekan secara langsung kesiapan OPD terkait dalam memfasilitasi acara. Dihadapan peserta rapat dari OPD terkait, TNI/Polri, Camat Sanggar dan Tambora, Balai Taman Nasional Tambora, Geopark Tambora dan Komunitas Pesona Bima tersebut, Sekda mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Bima berkomitmen mendukung penuh keberhasilan penyelenggaraan semua agenda event yang digelar karena itu, dukungan semua pihak sangat diperlukan bagi suksesnya event nasional ini. Untuk mendukung secara penuh event tersebut agar sesuai target, maka promosi potensi pariwisata yang ada perlu terus ditingkatkan”. Jelas Sekda.

    Sebelumnya, Kepala Dina Pariwisata Kabupaten Bima Aries Munandar ST, MT melaporkan, rangkaian Event telah dimulai dengan melakukan Bimtek bagi pelaku wisata tanggal 16 Mei 2022 di Hotel Marina Inn Kota Bima yang turut dihadiri Wakil Bupati Bima dan wakil Bupati Dompu. Event utama berlangsung selama tanggal 27 sampai dengan 29 Mei 2022.

    Selama tiga hari, kegiatan yang berlangsung di Camping Ground Obyek Wisata Oi Tampuro Kecamatan Sanggar yaitu Educamp, Aksi Sadar Wisata, Workshop, Pentas Seni, Pameran Fotografi, Pameran Ekonomi Kreatif (Ekraf), Pelatihan Ekraf hingga Pemutaran Film. Panitia akan bersinergi dengan sejumlah komunitas mitra pemerntah daerah untuk terlibat aktif dalam event skala nasional ini dimana aspek keamanan dan keselamatan menjadi prioritas utama”. Tandasnya.(Prokim-MP)

  • Antisipasi Musim Kemarau, HBK PEDULI Genjot Suplai Air Bersih Gratis Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Lombok

    Antisipasi Musim Kemarau, HBK PEDULI Genjot Suplai Air Bersih Gratis Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Lombok

    MATARAM-MP-Yayasan HBK PEDULI kini memiliki tambahan amunisi baru untuk meningkatkan suplai kebutuhan air bersih gratis bagi warga yang terdampak kekeringan di seantero P. Lombok. Yayasan milik Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) ini bakal mengoperasikan tiga mobil tangki, dari yang sebelumnya hanya dua unit.

    “Alhamdulillah, armada tangki air milik Yayasan HBK PEDULI kini bertambah satu unit lagi. Dengan bertambahnya satu unit mobil tangki air ini, sudah barang tentu akan menambah kekuatan dua unit armada tangki air yang sudah dioperasikan sebelumnya,” kata HBK, Selasa ( 17/05/2022 ) .

    Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini mengatakan, tambahan satu unit kendaraan tangki air tersebut diperjuangkan langsung dirinya di gedung DPR RI melalui program CSR Bank Mandiri, salah satu bank milik Pemerintah. HBK pun memastikan, dengan tambahan satu unit mobil tangki air tersebut, program bantuan air bersih gratis bagi masyarakat yang berada di daerah-daerah yang mengalami bencana kekeringan di P. Lombok akan ditingkatkan.

    Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, ketiga armada tangki air tersebut masing-masing akan ditempatkan di Lombok Timur bagian selatan. Satu unit akan standby di Lombok Tengah bagian selatan. Sementara satu unit sisanya akan melayani kebutuhan air bersih bagi warga di Lombok Utara bagian tinur seperti daerah Bayan dll.

    “Minimal tiga kali dalam seminggu, yaitu hari Senin, Rabu, dan Jum’at, ketiga mobil tangki air tersebut akan berkeliling di wilayahnya masing-masing untuk memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan,” imbuh HBK.

    Tokoh kharismatik NTB ini memang baru saja melakukan penguatan dalam kepengurusan Yayasan HBK PEDULI di wilayahnya masing-masing. Liburan pasca Idul Fitri, HBK dan istri keliling di P. Lombok, menyatroni Tim-tim HBK PEDULI yang ada di delapan titik, untuk mendengarkan saran dan masukan, yang salah satunya adalah banyaknya permintaan bantuan air bersih ini. Dalam susunan kepengurusan Yayasan HBK PEDULI yang baru, HBK terjun langsung sebagai Ketua Yayasan dan Hj. Dian HBK sebagai Pembina Yayasan. Perubahan tersebut kata HBK, perlu dilakukan untuk lebih meningkatan efektivitas dan mobilitas kegiatan Yayasan HBK PEDULI ke depan. Sementara posisi Sekretaris Yayasan tetap dijabat Rannya Agustyra Kristiono.

    HBK menjelaskan, selain memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat P. Lombok yang mengalami bencana kekeringan, Tim-tim HBK PEDULI di lapangan, juga siap memberikan bantuan air bersih bila ada keluarga-keluarga yang mengalami musibah kematian, atau keluarga-keluarga yang akan menyelenggarakan syukuran pernikahan.

    “Bila membutuhkan bantuan air bersih dari HBK PEDULI, maka bisa meminta bantuan langsung kepada Tim-tim HBK PEDULI yang ada di wilayahnya masing-masing. In syaa Allah gratis, dan tidak ditarik biaya apa pun,” tandas HBK.

    *Program Unggulan HBK PEDULI*

    HBK menjelaskan, penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat yang bermukim di daerah-daerah yang rawan bencana kekeringan, dipastikan akan menjadi salah satu program unggulan yang akan terus ditingkatkan kualitas maupun kuantitasnya dalam melayani warga P. Lombok.

    Setiap tahun, jumlah warga yang terdampak kekeringan di P. Lombok memang tak pernah sedikit. Tahun lalu misalnya, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, sedikitnya 705 ribu warga terkena dampak kekeringan. Mereka kesulitan air bersih pada musim kemarau, yang sudah dimulai rata-rata pada akhir bulan Mei. Pemprov NTB pun memberlakukan status Siaga Darurat Kekeringan di empat Kabupaten/Kota di P. Lombok kecuali Kota Mataram. Status yang sama diberlakukan di seluruh Kabupaten/Kota di P. Sumbawa.

    Jika tak ada aral melintang, HBK menjelaskan, bahwa pada akhir tahun ini, armada tangki air HBK PEDULI akan bertambah satu unit lagi. Dan rencananya, tambahan satu unit mobil tangki air tersebut akan ditempatkan di Kab. Lombok Timur khusus untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat Gumi Patuh Karya yang bermukim di sisi timur Kabuapten dengan populasi terbesar di Prov. NTB tersebut.

    “Kabupaten Lombok Timur sangat luas wilayahnya dan tidak cukup hanya dilayani oleh satu unit mobil tangki air yang ada. Karena itu, in syaa Allah tambahan satu unit mobil tangki air di akhir tahun ini akan kami tambahkan” kata HBK.

    Seluruh biaya operasional armada tangki air yang memasok kebutuhan air bersih masyarakat di P. Lombok ini akan dibiayai sepenuhnya oleh Yayasan HBK PEDULI. Sementara untuk perawatan, pemeliharaan, dan pengawasanmasing2 armada tangki air ini, telah disepakati akan ditangani oleh anggota DPRD Prov. NTB dari Fraksi Partai Gerindra sesuai daerah pemilihan (Dapil)-nya masing-masing.

    “HBK PEDULI akan terus membangun semangat kegotong-royongan yang akhir-akhir ini mulai pudar dalam kehidupan kita sebagai bangsa. Dan terus terang saja, saya belajar banyak masalah kegotong-royongan ini dari LSM KASTA NTB di bawah kepemimpinan sahabat saya, Lalu Wing Haris,” imbuh HBK.

    Sementara itu, dari London, Inggris, Sekretaris HBK PEDULI, Rannya Agustyra Kristiono, yang tengah merampungkan pendidikannya di Negeri Ratu Elizabeth, menyampaikan do’a dan harapannya, agar kiprah HBK PEDULI bisa lebih baik, bisa lebih dirasakan, dan bisa lebih menyentuh masyarakat P. Lombok yang membutuhkan bantuan. Terlebih HBK PEDULI kini dipimpin langsung ayahnya.

    “Selamat bekerja ya Ayah. Semoga Ayah sehat terus dan mampu mendarma-baktikan diri Ayah untuk berbuat sebanyak-banyaknya kebaikan bagi masyarakat P. Lombok yang sama-sama kita cintai. Aku percaya, in syaa Allah, Ayah pasti bisa,” kata dara yang mulai menggandrungi dunia berpolitik memberi support penuh HBK, ayahandanya.(Tim-MP)

  • Bupati Bima Minta Calon Kades Berkompetisi Secara Sehat

    Bupati Bima Minta Calon Kades Berkompetisi Secara Sehat

    Kab bima-MP-Memasuki masa kampanye pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang akan digelar pada 57 desa, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE yang hadir dengan Wakil Bupati Drs.H.Dahlan M.Noer, Kadis PMD H. Putarman SE dan para pejabat teras lingkup Pemerintah Kabupaten Bima yang melakukan kunjungan kerja di kecamatan Langgudu Minggu (15/5) secara khusus memberikan arahan kepada 25 orang calon kepala desa yang berasal dari desa Karumbu, Kalodu, Waworada, Waduruka, Dumu dan Sarae Ruma di halaman kantor camat setempat.

    Dihadapan Camat, Muspika, para kepala desa dan panitia Pilkades, Bupati mengemukakan bahwa menjadi calon kepala desa merupakan sejarah dan menjadi kebanggaan bagi masing-masing calon. Oleh karena itu, para calon diharapkan dapat berkompetisi secara sehat pada pesta demokrasi Pilkada serentak mendatang”. Harapnya.

    Kepada para kontestan, Bupati mengungkapkan pentingnya kehadiran dalam memberikan arahan tersebut. “Bupati dan Wakil Bupati hadir untuk memberikan dukungan bagi para calon kepala desa dan mengingatkan para calon agar tidak melakukan kampanye hitam. Hal yang terpenting adalah mensosialisasikan dan menawarkan program kepada para pemilih serta meyakinkan mereka agar dapat memilih. Imbuh Bupati

    Sementara itu, Wakil Bupati Drs.H Dahlan M Noer yang juga memberikan arahan kepada para calon mengingatkan agar bersikap bijak dalam menyikapi setiap dinamika yang muncul selama tahapan Pilkada dan menegaskan netralitas Pimpinan daerah.

    “Bupati dan Wabup tidak memihak siapapun yang berkompetisi meskipun ada keluarga yang mengikuti Pilkades dan saya berharap, siapapun yang menang dapat membantu pemerintah daerah menuntaskan program pembangunan yang telah dicanangkan”. Ungkap Wabup Dahlan.

    Menutup arahannya, wakil Bupati mengharapkan dukungan semua pihak bagi suksesnya Pilkades. Keberhasilan penyelenggaraan Pilkades merupakan tanggung jawab semua pihak. Namun secara khusus kepada panitia yang telah diberikan mandat akan menjalankan tugas dengan baik, penuh tanggung jawab dan jika ada kekurangan, hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggaraan Pilkades berikutnya”. Tandas Dahlan.(Prokim-MP)

  • Politisi PDIP NTB,Ruslan Turmuzi dan Mi6 Lakukan Ekspedisi Mistis Cari Kerajaan Sasak Kuno

    Politisi PDIP NTB,Ruslan Turmuzi dan Mi6 Lakukan Ekspedisi Mistis Cari Kerajaan Sasak Kuno

    MATARAM-MP-Sejarah kebudayaan Sasak kuno di Lombok,Nusa Tenggara Barat,begitu banyak, namun sangat sedikit situs sejarah yang ditemukan hingga menjadi cagar budaya.

    Sering terdengar rencana untuk mencari situs purba peninggalan kerajaan Lombok kuno, namun hingga kini pekerjaan belum dimulai atau berhenti di tengah jalan.

    Hal tersebut menginisiasi Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 Mataram bersama Politisi PDIP NTB, Ruslan Turmuzi, melakukan proyek eksplorasi untuk menemukan situs bersejarah yang tersembunyi di tanah Lombok.

    Uniknya, ekplorasi situs kerajaan dan kebudayaan kuno akan melibatkan paranormal dan arkeolog. Paranormal akan membantu mencari lokasi situs bersejarah yang terkubur, dengan metode penerawangan yang melacak energi dari benda bersejarah secara non sains.

    “Paranormal akan membantu melacak keberadaan situs bersejarah yang tersembunyi menggunakan kemampuan metafisika,” kata Ruslan Turmuzi di Mataram, Senin, 16 Mei 2022.

    Cenayang akan dilibatkan mencari situs bersejarah kerajaan Sasak kuno dengan kemampuan metafisika. Dengan menggunakan kekuatan indera keenam, secara klenik para cenayang akan melacak keberadaan situs bersejarah tersebut, kemudian menginformasikan kepada arkeolog untuk proses penggalian.

    “Jadi sengaja kita libatkan paranormal untuk memberikan mereka ruang agar dapat berkontribusi terhadap perkembangan kebudayaan kita. Karena selama ini aktivitas paranormal selalu berkonotasi negatif,” ujar Ruslan yang juga menjadi Ketua Fraksi PDIP DPRD NTB.

    Paranormal sering kali dianggap sesuatu yang negatif dan aktivitas mereka bertentangan dengan agama. Padahal, tidak semua paranormal melakukan aktivitas negatif. Masa kini banyak paranormal yang membantu masyarakat melalui aktivitas non sains, seperti pengobatan tradisional, pengusiran setan dan lainnya.

    Sementara, Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, mengatakan eksplorasi lokasi bersejarah nantinya akan dimulai dari Lombok Tengah. Karena di sana banyak sekali cerita-cerita bersejarah, salah satunya legenda Putri Mandalika dengan Kerajaan Tonjang Beru yang melegenda.

    “Banyak kisah dan cerita yang bersentral di Lombok Tengah. Kita yakin di sana banyak situs kebudayaan masa lalu dari bangsa Sasak,” katanya.

    Dia mengatakan, sudah banyak sekali rencana eksplorasi keberadaan situs bersejarah di Lombok oleh negara, namun hingga kini belum berjalan atau belum serius berjalan.

    “Sehingga ini menjadi spirit kita bersama untuk melacak keberadaan situs bersejarah. Jika ditemukan, tentu menjadi penguat kepada generasi akan datang untuk lebih mengenal budaya Sasak,” katanya.

    Terobosan untuk mengkombinasikan ilmu sains dan non sains tersebut, untuk mengungkap kisah lama agar tidak hanya menjadi rumor di masyarakat dan hanya menjadi cerita rakyat semata.

    “Mi6 menyakini jejak situs masa lalu suku sasak beserta pranata dan hasil kebudayaan pasti bisa terkuak dan ditemukan,” ujar Didu sapaan akrabnya.

    *Ekspedisi Mistis*

    Ekspedisi misteri ini bertujuan untuk mengungkapkan kasus-kasus misterius di NTB yang tidak dapat terjawab oleh sains. Padahal, Sasak memiliki kebudayaan yang begitu beragam hingga diinginkan banyak pihak.

    Pada abad 14 eksistensi bangsa Sasak telah diakui dan tertulis dalam kitab Negarakertagama yang ditulis Empu Prapanca yang mengisahkan kekuasaan Kerajaan Majapahit. Dalam kitab tersebut tertulis “Lombok Sasak mirah adi” yang menyebut keinginan Majapahit terhadap bangsa Sasak.

    Lombok dalam bahasa Kawi berarti lurus atau jujur. Mirah artinya permata dan adi artinya baik.

    Dalam naskah Doyan Neda yang ditulis berbahasa Sasak juga memuat kisah Dewi Anjani yang dipercaya sebagai pengusaha Gunung Rinjani, menulis tentang sejarah berdirinya Sasak. Dalam naskah kuno tersebut memuat perjalanan Dewi Anjani bersama patih Songan, lalu kemudian memberikan nama Sasak.

    Masih dalam naskah yang sama, Nabi Adam menyebutkan Pulau Lombok menjadi induk semua bumi, dan Dewi Anjani menjadi raja dari seluruh jin di dunia.

    Namun banyaknya naskah kuno yang menyebut beragamnya kebudayaan Sasak, tidak selurus dengan banyaknya situs bersejarah yang ditemukan. Itu menjadi spirit bagi Mi6 dan Ruslan Turmuzi untuk berikhtiar melakukan ‘ekspedisi mistis’ menemukan jejak dan situs kebudayaan kuno Sasak dengan melibatkan paranormal dan arkeolog.

    “Kolaborasi antara sains dan non sains ini tentunya akan menjadi warna baru atau terobosan. Peran paranormal tidak bisa disepelekan dengan kemampuan metafisiknya,” kata Didu.

    Untuk itu, dalam waktu dekat ini proyek ekspedisi mistis tersebut akan dimulai. Paranormal yang dilibatkan berasal dari Lombok Tengah yang memiliki pengalaman yang baik soal menemukan benda pusaka atau benda gaib lainnya. Setelah ditemukan, maka arkeolog yang telah disiapkan akan melakukan penggalian untuk menemukan situs bersejarah di Lombok.(Tim-MP)

  • Camat Langgudu Masuki Masa Purna Tugas, Bupati IDP Sampaikan Terima Kasih

    Camat Langgudu Masuki Masa Purna Tugas, Bupati IDP Sampaikan Terima Kasih

    Kab bima-MP-“Hari ini saya pamit setelah mengabdi sebagai abdi negara selama 30 tahun”. Ungkap Camat Langgudu Syamsudin S.Sos yang memasuki masa purna tugas Bulan Mei 2022 pada acara Pelepasan Purna tugas yang dirangkaikan dengan Sykuran dan arisan Forum Camat (Forcam) Se-Kabupaten Bima Minggu (15/5) di Halaman kantor Camat Langgudu.

    Syamsudin mengungkapkan bahwa dirinya bersyukur dapat melaksanakan tugas dalam membangun daerah hingga memasuki usia pensiun. Namun demikian meskipun memasuki masa purna tugas dirinya menyatakan tetap terpanggil untuk membangun wilayah Langgudu

    Pada pertemuan yang dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil VI, Kadis PMD H. Putarman SE, seluruh camat, Sekcam, Muspika, para Ketua TP. PKK Kecamatan, para kepala desa, pelaksana tugas kepala desa dan para calon kepala desa Se-Kecamatan Langgudu tersebut, dirinya mengharapkan agar 25 orang calon kepala desa yang akan mengikuti Pilkades berjuang dengan baik. Menurutnya, mengikuti kompetisi Pilkades adalah salah satu cara demokratis membangun desa

    Bupati Bima dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pengabdian Samsudin S.Sos yang memimpin Kecamatan Langgudu selama kurang lebih delapan bulan dengan kinerja yang cukup baik. Camat telah mengakhiri tugas dengan paripurna dan semua Camat hadir pada acara pepelasan paripurna sebagai wujud rasa hormat atas pengabdian Camat Langgudu”. Ungkap Bupati.

    Acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dari Bupati Bima kepada camat purna tugas yang didampingi Ketua TP. PKK kecamatan Langgudu serta penarikan lot arisan.(Prokim-MP)

  • Latsitarda ke-42,Gubernur NTB:Semoga Berikan Pengalaman Tak Terlupa

    Latsitarda ke-42,Gubernur NTB:Semoga Berikan Pengalaman Tak Terlupa

    Mataram-MP-Terpilihnya Provinsi NTB sebagai pusat Latihan Integritas Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda) Ke-42 tahun 2022, diharapkan mampu memberikan pengalaman hidup yang tidak akan terlupakan kepada seluruh peserta Latsitarda.

    Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat memberikan sambutan dalam acara ramah tamah dan silaturahmi Panglima TNI Republik Indonesia dengan tokoh agama dan tokoh maysarakat Provinsi NTB yang berlangsung di Lapangan Bharadaksa Polda NTB, Jum’at (13/05).

    “Kami dari NTB merasa sangat tersanjung telah dipilih sebagai daerah yang menjadi tuan rumah dari adik-adik kami yang akan menimba satu pengalaman hidup yang semoga tidak akan dilupakan selama mereka berkarir dan menempuh kehidupan selanjutnya,” tutur Bang Zul.

    Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan,bahwa Latsitarda sebagai momentum yang tidak akan terlupakan.

    “Kami berterima kasih atas kesedian bapak ibu yang bersedia menerima adik-adik kami,yang nantinya 20 atau 30 tahun kemudian akan berdiri diposisi kami, masih teringat dahulu ketika kami Latsitarda juga sampai sekarang tidak terlupa,” pungkasnya.

    Kegiatan Latsitarda Nusantara ke-42 diikuti oleh 287 Taruna Akmil, 106 Taruna AAL,108 Taruna AAU, 246 Taruna Akpol dan 100 Praja IPDN.

    Ia juga mengungkapkan, beberapa tugas yang akan dilakukan diantaranya memperbaiki rumah iabdah, perbaiki jalan, perbaiki sekolah dan lain sebagainya.

    “Ini akan sangat membekas dan kita juga dulu berkerja seperti itu, jalan jauh dan sebagainya. Karena semakin sulit dan menantang maka akan semakin mendalam memorinya,” tutur Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa. (Diskominfotik-MP)

  • Raih WTP Ketujuh, Bupati IDP Didaulat Berikan Sambutan

    Raih WTP Ketujuh, Bupati IDP Didaulat Berikan Sambutan

    Kab bima-MP-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Atas laporan keuangan Pemerintah kabupaten Bima pada acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2021 yang dihadiri para Kepala Daerah, Ketua DPRD, Inspektur dan Kepala BPKAD Se-NTB Jumat (13/5) di Ruang Auditorium Lantai III Gedung BPK Perwakilan NTB.

    Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE atas nama Kepala Daerah Lombok Tengah, Lombok Timur dan kabupaten Sumbawa dalam sambutannya menyampaikan, “mewakili seluruh pimpinan daerah yang hadir, berkah Bulan Syawal, Sepuluh kabupaten/ kota, Alhamdulillah pada hari ini telah menerima predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Ungkap Bupati mengawali sambutannya.

    Terkait apa yang telah dicapai, “Pemerintah Daerah tidak boleh terlena dengan predikat WTP yang telah diraih, tapi bagaimana tindak lanjut serta perbaikan ke depan yang perlu terus ditekankan kepada Sekretaris Daerah, kepala OPD hingga seluruh staf. Oleh karena itu, ke kedepan tugas kita bersama di masing-masing kabupaten/kota adalah memperbaiki sistem yang ada, para Inspektur agar segera berkoordinasi dengan Dinas dan instansi terkait untuk menindak lanjuti catatan yang diberikan Tim Pemeriksa”. Tegas Bupati

    “Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat telah berkenan melakukan audit terhadap laporan keuangan pemerintah daerah melalui pemeriksaan an yang dilaksanakan mulai tanggal 9 Februari sampai dengan 28 Februari 2022 yang dilanjutkan dengan pemeriksaan terinci atau substantif yang dilaksanakan mulai tanggal 16 Maret sampai dengan tanggal 14 April 2022. Kami menyampaikan permohonan maaf jika selama periode berinteraksi antara BPK dengan jajaran tersua hal-hal yang kurang berkenan. Masukan yang diberikan oleh Tim BPK akan menjadi tempaan untuk bekerja lebih baik bagi tata kelola keuangan yang lebih baik”. Tandasnya.

    Dikatakan Bupati Bima, “sebagian besar Bupati dan Walikota di NTB telah menjabat dua periode, tentu saja penting untuk meninggalkan jejak kinerja yang baik,juga meninggalkan semangat untuk terus meningkatkan kinerja kepada seluruh jajaran yang dipimpin. Berkaitan dengan pemeriksaan tersebut kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala masukan, koreksi dan langkah-langkah perbaikan selama proses pemeriksaan tersebut. Menindaklanjuti rekomendasi BPK Pemerintah Kabupaten Bima telah menyusun rencana aksi yang dalam implementasinya diharapkan bimbingan dan arahan dari Badan Pemeriksa Keuangan agar tindak lanjut hasil audit dapat diselesaikan tepat waktu”. Imbuh Bupati.

    Sebelumnya,Kepala BPK Perwakilan Provinsi NTB,Ade Iwan Ruswana,SE.,MM.,Ak., CA., CSFA dihadapan Bupati Bima, Lombok Tengah, Lombok Timur dan Sumbawa mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan tahun 2021 keempat daerah meraih predikat WTP.

    “Tim BPK sudah melakukan proses audit di seluruh kabupaten/kota, melakukan penelusuran, prosedur audit, wawancara,penelusuran dokumen dan legalitasnya di semua Pemerintah daerah.Dengan waktu yang terbatas tentu saja tidak memungkinkan melakukan pemeriksaan di semua OPD secara menyeluruh.namun demikian, dari tahun ke tahun,harus ada perbaikan.Dengan meraih WTP, membutuhkan komitmen dan kerja nyata jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan daerah”. Harap Ade.(Prokim-MP)

  • Irup Hardiknas, Wabup H.Dahlan Bacakan Amanat Mendikbudristek

    Irup Hardiknas, Wabup H.Dahlan Bacakan Amanat Mendikbudristek

    Kab bima-MP-Tahun ini,Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional tingkat Kabupaten Bima berlangsung secara serentak pada 18 kecamatan yang ada.

    Wakil Bupati Bima Drs.H.Dahlan M.Noer yang bertindak selaku Inspektur Upacara Hardiknas di Kecamatan Bolo Jumat (13/5) yang dipusatkan di Lapangan Kara Bolo membacakan Sambutan Mendikbudristek RI.

    Wabup yang membacakan amanat Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Repuiblik Indonesia Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A mengatakan, selama dua tahun terakhir, banyak sekali tantangan yang harus kita hadapi bersama, yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Bahkan, kita mungkin tidak pernah membayangkan bahwa kita semua dapat mengatasinya.

    Dihadapan,Camat Bolo Dra.Hj Arabiah,Sekretaris Camat, MUSPIKA,Kepala UPT Dinas, Kepala Sekolah, Kades, BPD, Para Koordinator Wilayah dan Pengawas, Ketua Organisasi Profesi Guru dan para Pendidik dan Tenaga Kependidikan Se-Kecamatan Bolo Wabup yang didampingi Kadis Dikbudpora Zunaidin S.Sos MM, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan A. Salam Gani M.Pd dan Kadis Dukcapil Salahudin SH M.Si mengatakan, “Hari ini adalah bukti bahwa kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan, lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba. Kita tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan.

    Ditengah hantaman ombak yang sangat besar kita terus melautkan kapal besar bernama Merdeka Belajar, yang ditahun ketiga ini telah mengarungi pulau-pulau di seluruh Indonesia.

    Kurikulum merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. Kini kurikulum merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti bahwa ratusan ribu anak indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan”.Tandasnya.(Prokim-MP)

  • Kabupaten Bima,Rakor Pengawasan Intern,Tekankan Penggunaan Produk Dalam Negeri

    Kabupaten Bima,Rakor Pengawasan Intern,Tekankan Penggunaan Produk Dalam Negeri

    Kab bima-MP-Rapat Koordinasi Pengawasan Intern (Rakorwasin) Keuangan dan Pembangunan Tingkat Provinsi NTB dilanjutkan dengan Penandatanganan Komitmen Bersama Kamis (12/5) di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB yang diikuti seluruh Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah serta Inspektur se – Provinsi NTB.

    Deputi Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTB Bidang Perekonomian dan Kemaritiman Salamat Simanulang, AK. MBA dalam pemaparannya menekankan pentingnya pemerintah daerah mengutamakan pengadaan barang dan jasa untuk mengoptimal penggunaan produk dalam negeri. “Upaya ini perlu dilakukan untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi. karena itu harus mempermudah penerbitan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk UMKM lokal”. Terangnya.

    Dari aspek regulasi maka perlu memberikan sanksi pemotongan DAK bagi pemda yang tidak menggunakan produk dalam negeri dimana paling sedikit 40 persen menggunakan produk dalam negeri. Untuk mengoptimalkan langkah ini salah satu kuncinya adalah kolaborasi antara APIP dan BPKP dalam mengawasi pengadaan barang dan jasa di pemerintah daerah. Imbuh Salamat.

    Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE pada kesempatan tersebut menegaskan komitmen pemerintah kabupaten Bima untuk menindak lanjuti arahan dan kebijakan pemerintah pusat dalam pengadaan barang dan jasa lingkup pemerintah daerah.

    “Sesuai arahan Presiden, Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah akan segera ditindak lanjuti,baik dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah sesuai Permendagri Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan RKPD,yang mengamanatkan peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dalam barang ekspor dan juga dalam P3DN”.

    Disamping mengoptimalkan penyusunan e-catalog untuk konten lokal dan UMKM juga pengisian Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), penggunaan e-purchasing dan e-kontrak dalam aplikasi LKPP. Ungkap Bupati.

    Dalam Rakor tersebut juga digelar Diskusi Panel yang dipandu Inspektur Provinsi Nusa Tenggara Barat yang menampilkan beberapa naarasumber yaitu Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTB yang dilanmutkan dengan Penandatanganan Komitmen Bersama dan Rencana Aksi Kolaborasi Pengawasan Percepatan P3DN dan belanja produk dalam negeri produk Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Koperasi antara BPKP dan APIP Se-Nusa Tenggara Barat.(Prokim-MP)

  • Sambut Bulan Bakti Bung Karno 1 Juni 2022,  Rachmat Hidayat tanam Pohon Buah di Masjid

    Sambut Bulan Bakti Bung Karno 1 Juni 2022, Rachmat Hidayat tanam Pohon Buah di Masjid

    LOMBOK TENGAH-MP-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan NTB memelopori gerakan mengubah mindset masyarakat Bumi Gora dalam ikhtiar memakmurkan masjid. Menyeimbangkan hubungan dengan Sang Khalik, Hablum Minallah dan hubungan muamalah dengan sesama, Hablum Minannas.
    —————–

    GERAKAN memakmurkan masjid tersebut dimulai PDIP NTB dari Lombok Tengah, dengan penanaman pohon buah produktif di halaman Masjid Al Ikhlas, Dusun Gampung, Desa Kawo, Kecamatan Pujut, kemarin (11/5). Dipimpin langsung Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H Rachmat Hidayat, penanaman pohon buah produktif tersebut selanjutnya akan meluas dengan menyasar masjid di seluruh NTB.

    “Kami ingin menggugah masyarakat untuk mengubah mindset tentang konsep memakmurkan masjid. Selain mentradisikan umat memperbanyak shaf salat di masjid, kami juga mengajak umat menjadikan lingkungan masjid menjadi indah, sejuk, dan produktif,” kata Rachmat.

    Anggota Komisi VIII DPR RI ini mengemukakan, gerakan menanam pohon buah produktif di halaman masjid tersebut sebagai sebuah ikhtiar untuk tetap menyeimbangkan hubungan manusia dengan Sang Pencipta atau Hablum Minallah, dan hubungan manusia dengan sesamanya atau Hablum Minannas.

    Memakmurkan masjid dalam konteks Hablum Minannas yaitu bagaimana menjaga masjid menjadi tempat yang indah, sejuk, dan produktif di tengah penurunan kualitas lingkungan hidup. Dalam hal ini, menanam pohon buah produktif di pekarangan masjid kata Rachmat, adalah cara terbaik.

    “Manakala masjid menjadi indah dan sejuk, akan memikat masyarakat untuk lebih sering mengunjungi masjid dan memperbanyak shaf salat berjamaah. Dengan begitu, Hablum Minallah kita tetap terjaga,” imbuh tokoh kharismatik Bumi Gora ini.

    Momentum dimulainya “tradisi baru” memakmurkan masjid yang diinisiasi PDIP di Bumi Gora ini, bersamaan dengan perayaan Bulan Bakti Bung Karno bulan Juni 2022 yang menandai lahirnya Pancasila, yang merupakan falsafah dan juga Dasar Negara.

    Dia menekankan, menanam pohon buah produktif di lingkungan dan pekarangan masjid, menjadi bagian misi PDIP secara kemanusiaan untuk saling membesarkan dan menggugah kesadaran warga agar makin mencintai dan mengkonsumsi buah-buahan lokal yang kaya kandungan nutrisi dan vitamin.

    “Dengan makin meluasnya masyarakat mengkonsumsikan buah lokal, ini adalah wujud kita saling menghidupi dan saling menyejahterakan,” imbuhnya.

    Cara baru memakmurkan masjid ini pun disambut antusias oleh masyarakat. Masyarakat menyemut selepas Salat Ashar berjamaah, menunggu kehadiran Rachmat dan rombongan. Antara lain Rachmat didampingi Anggota DPRD NTB H Ruslan Turmuzi, dan Anggota DPRD Lombok Tengah Suhaimi, yang juga Ketua DPC PDIP Lombok Tengah.

    Di lokasi penanaman pohon tersebut, hadir pula Rektor Universitas Mataram Prof Bambang Hari Kusumo yang didampingi Prof Sukartono, pakar ilmu tanah dari Universitas Mataram yang merupakan warga asli desa setempat. Hadir pula Camat Pujut Lalu Sungkul, dan juga para kepala desa di Kecamatan Pujut.

    Selain menanam pohon buah produktif di pekarangan masjid, Rachmat juga membagikan bibit buah lokal kepada masyarakat yang hadir untuk juga ditanam di pekarangan rumah mereka. Bibit buah tersebut terdiri dari bibit manggis dan bibit rambutan. Turut dibagikan pula kepada masyarakat yang hadir, buah-buahan lokal yang segar untuk bisa dikonsumsi dengan anggota keluarga di rumah.

    Rachmat mengatakan, apa yang dilakukan tersebut sebagai bentuk menjalankan sila kedua dari Pancasila. Kemanusiaan yang adil dan beradab.

    “Bung Karno mengajarkan bahwa Pancasila tidak terlepas dari hubungan kita dengansesama dan alam semesta,” kata Anggota DPR RI tiga periode ini.

    “Kondisi alam kita diramalkan ke depan suhu panas bisa mencapai 50 derajat karena hutan kita banyak yang sudah rusak. Padahal Bung Karno mengajarkan dilestarikan hutan. Oleh karena itu saya membawa bibit buah,” katanya melanjutkan.

    *Lokomotif Utama*

    Rachmat menegaskan, masjid harus menjadi lokomotif utama dalam melakukan gerakan tanam bibit pohon buah dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Masyarakat juga diminta menyeimbangkannya dengan rajin menaman bibit pohon di pekarangan rumah mereka.

    “Jika masyarakat mulai rajin menanam bibit buah lokal di pekarangan maupun di sepanjang lingkungan, kelak hasil buah lokal itu dapat dikelola dan dimanfaatkan secara kolektif maupun untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dan vitamin rumah tangga,” imbuhnya.

    Jika masyarakat sudah memiliki buah lokal di lingkungan mereka, maka masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk sekadar membeli buah-buahan. Seperti halnya masyarakat Desa Kawo, yang saat ini mesti membeli buah harus menempuh jarak yang jauh dari perkampungan mereka.

    Setelah penanaman pohon buah produktif tersebut, nantinya PDIP NTB juga akan menanam pohon kurma di pekarangan masjid. Satu masjid akan ditanami dua buah pohon kurma. Saat ini, bibit kurma tersebut sedang dalam proses pemesanan di salah satu daerah budidaya bibir kurma di Pulau Jawa.

    Pada kesempatan tersebut pula, Rachmat berjanji akan memberikan bantuan senilai Rp 200 juta untuk pembangunan Masjid Al-Ikhlas. Selain itu, akses jalan tanah yang berlubang dan bergelombang menuju dusun tersebut, akan diperjuangkan untuk menjadi lebih layak sehingga memudahkan akses masyarakat.

    Aminah, salah seorang warga tak henti mengucap syukur atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat setempat. Tak henti dia mengembangkan senyum manakala dirinya menerima bantuan bibit manggis dari Rachmat Hidayat.

    Beberapa warga juga mengaku, bibit tanaman tersebut mungkin buahnya tidak akan dinikmati oleh mereka karena tak ada yang tahu umur setiap orang sampai kapan. Namun, mereka haqqulyakin, bahwa bibit tanaman tersebut kelak, manakala akan berbuah, akan dinikmati oleh anak dan cucu mereka.

    “Anak-anak dan cucu saya nanti yang akan berjamaah memanjat pohon manggis ini kalau sudah berbuah,” kata seorang warga yang sudah sepuh dengan logal Sasak yang kental. Dia begitu girang. Senyumnya tiada henti mengembang.

    Sementara itu, Rektor Universitas Mataram Prof Bambang Hari Kusomo mendapat kesempatan untuk menyosialisasi program Universitas Mataram di hadapan masyarakat yang hadir.

    Prof Bambang menjelaskan, Unram memiliki program mencari calon mahasiswa dari keluarga tidak mampu namun pintar untuk menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran. Nantinya calon mahasiswa tersebut akan dibebaskan dari kewajiban membayar uang pendaftaran dan SPP selama menempuh pendidikan di Unram.

    Selain itu, mahasiswa tersebut akan dicarikan beasiswa untuk memenuhi kebutuhan belajar mereka.(Tim-MP)

  • Wabup Dahlan: “Pimpinan OPD Harus Tanggap”

    Wabup Dahlan: “Pimpinan OPD Harus Tanggap”

    Kab bima-MP-Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Program Pembangunan Tahun 2022 yang berlangsung Rabu (11/50 di Ruang Rapat utama Kantor Bupati Bima. Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer didampingi Sekretaris Daerah Drs. H.M. taufik HAK, M.Si dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Indra Jaya.

    Di hadapan para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala perangkat daerah dan Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah, Wabup menekankan pentingnya pimpinan unit kerja tanggap terhadap aspirasi terkait pelayanan publik. “Pimpinan OPD harus responsif terhadap aspirasi dan tuntutan masyarakat. Hal ini penting mengingat tulang punggung keberhasilan Dinda – dahlan dalam menjabarkan visi dan misi pemerintahan adalah kepala perangkat daerah.” Kata Wabup.

    Pada Rapat yang dipandu Sekretaris Daerah Drs.H M.Taufik HAK M.Si tersebut, “memasuki triwulan kedua penjabaran APBD, Wabup minta Kepala OPD mencermati penyusunan kontrak dengan pihak ke tiga, apa kendala dan bagaimana solusinya supaya jangan sampai ada penumpukan kegiatan di akhir tahun karena visi Bima RAMAH itu adalah pemerataan pembangunan yang berkualitas. Olah karena itu lanjut Wabup, koordinasi menjadi kunci dalam menyatukan persepsi untuk akselerasi dalam mengatasi dengan cepat hambatan yang ada”.

    Wabup juga menyorot adanya dinamika yang muncul dalam pembangunan infrastruktur. “Pembangunan infrastruktur pemerintah juga harus memperhatikan status lahan yang menjadi lokasi pembangunan, jangan sampai terjadi sengketa di kemudian hari. Artinya, status lahan harus jelas dulu sebelum pembangunan infrastruktur dilakukan “. Tegas Wabup.

    Masih terkait aspek infrastruktur, Dahlan kembali menegaskan, infrastruktur pelayanan dasar harus benar-benar diperhatikan, karena terkait langsung dengan program lainnya. Contohnya, capaian sanitasi dan air bersih akan sulit diwujudkan kalau Bidang Cipta Karya tidak bekerja maksimal mewujudkannya “. Kata Wabup.

    Usai arahan, dilanjutkan dengan pemaparan masing-masing OPD terkait capaian triwulan I dan kendala yang dihadapi.(Prokim-MP)

  • Kabupaten Bima,Penanganan Kebakaran Desa Renda Masuki Masa Pemulihan

    Kabupaten Bima,Penanganan Kebakaran Desa Renda Masuki Masa Pemulihan

    Kab bima-MP-Setelah masa tanggap darurat selama tujuh hari, Bupati Bima melalui surat keputusan nomor : 188.45/ 209 /07.4/2022 tanggal 7 Mei 2022 telah menetapkan Status Transisi Darurat Ke Pemulihan selama sembilan puluh hari terhitung mulai tanggal 7 Mei sampai dengan 4 Agustus 2022

    Mengacu kepada hasil pendataan, Kebakaran yang terjadi 30 April 2022 lalu menyebabkan kerusakan 62 unit perumahan dengan 49 unit rusak berat, 7 unit rusak sedang dan 6 unit rusak ringan dan tidak ada fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan dan fasilitas Peribadatan yang mengalami kerusakan. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima M. Chandra Kusuma AP Rabu (11/5) menjelaskan, “perkiraan nilai kerusakan mencapai Rp 8,3 milyar dan perkiraan nilai kerugian sebesar Rp 1,18 milyar. Sehingga total perkiraan nilai kerusakan dan kerugian mencapai Rp 9,49 milyar sementara dampak lainnya sedang dalam proses pendataan”. Jelas Chandra.

    “Pemerintah Daerah juga melalui sejumlah instansi terkait telah melakukan pendataan bantuan logistik/tunai yang masuk dan keluar di Posko Tanggap Darurat, Pendistribusian air bersih, Pendistribusian bantuan logistik untuk korban terdampak, Melakukan kegiatan gotong royong pembongkaran dan pembersihan lokasi terdampak, Mensosialisasikan penggunaan ompor gas LPG yang baik dan benar.

    “Pada tahap transisi ini, sebanyak 91 personil gabungan yang berasal dari BPBD, Dinsos/Tagana, Pemdes Renda, TNI, Satpol PP, PMI dilibatkan. Bantuan Peralatan 1 unit mobil tangki air dari PMI, 2 unit mobil tangki air BPBD dan 1 unit mobil tangki air”.

    Selain dukungan personil, bantuan uang tunai juga disampaikan kepada korban kebakaran antara lain dari alumni SMP Tente AK 88, Alumni SMA Woha AK 91 Rp. 2,5 Juta, Relawan Masjid Kalampa Peduli Rp.1.7 juta, Komunitas Futsal Mbojo Rp. 850 ribu, ACT Rp. 2 juta, H. L. Suhaimy Ismy (Anggota DPD) Rp. 5 juta, SMA 1 Belo Rp. 5 juta, Karang Taruna Desa Bugis, Kec. Sape 1,9 juta sehingga total uang tunai Rp.121,4 juta.

    Terkait bantuan logistik, nasi bungkus, mie instan, sembako dan kelengkapan kebersihan serta paket sandang terus diberikan. Disamping itu, pakaian dan perlengkapan dapur seperti kompor gas, selang dan regulator.
    Selasa (10/5) Wakil Bupati Bima Drs. H.Dahlan M Noer menyerahkan bantuan kompor gas kepada warga terdampak. Dihadapan warga, Wabup Dahlan memberikan arahan agar para penerima bantuan untuk memanfaatkannya dengan baik dan berhati-hati serta tidak meninggalkan dapur sebelum selesai memasak atau mematikan kompor gas.(Prokim-MP)