Kategori: Umum

  • Wagub NTB Ummi Rohmi Imbau Santri Bisa Kampanyekan Cegah Pernikahan Dini

    Wagub NTB Ummi Rohmi Imbau Santri Bisa Kampanyekan Cegah Pernikahan Dini

    Lombok tengah-MP-Wakil Gubernur NTB Dr.Hj.Sitti Rohmi Djalilah, mengimbau santri Pondok Pesantren Nurul Mukhlisin NWDI untuk mulai mengkampanyekan “cegah nikah dini”. Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB juga meminta para santri untuk tidak melakukan pernikahan dini karena penting dilakukan untuk menghindari stunting dan resiko kematian ibu dan bayi.

    “Anak-anakku semua, hindari pernikahan dini, jangan sampai, baru lulus dari madrasah, kalian menikah, itu tidak baik untuk kesehatan kalian semua,” pesan Wagub saat menghadiri haul ke-14 Ponpes Nurul Mukhlisin NWDI Pringgarata, Lombok Tengah pada Ahad, 23 Januari 2022.

    Menuntut ilmu adalah wajib hukumnya. Oleh karena itu, Ummi Rohmi meminta santri untuk terus melanjutkan studinya.

    “Pemerintah telah menyiapkan banyak beasiswa, Ummi optimis, setiap niat yang baik, akan selalu dapat kemudahan dari Alloh SWT, untuk itu, tanamkan niat baik dari sekarang, untuk menimba ilmu setinggi mungkin,” ujar Wagub NTB.

    Provinsi NTB sendiri di tahun 2021 lalu telah memiliki Perda tentang Pencegahan dan Perkawinan Anak. Perda ini dibuat menyusul tingginya angka perkawinan anak di NTB.
    Perda tersebut merupakan upaya menekan laju pernikahan usia anak. Pada 5 tahun terakhir, angka pernikahan usia anak di NTB cukup tinggi.

    Untuk tahun 2020 saja, berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, perkawinan anak di bawah umur tingkat SMA/SMK sederajat mencapai 874 kasus.

    Turut hadir pada Kesempatan tersebut Ketua Umum PB NWDI Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi bersama istri Hj Erica Zainul Majdi beserta jajaran pimpinan ponpes dan tokoh masyarakat lainnya. (Diskominfotik-MP)

  • Kepala SMAN 3 Sape Kabupaten Bima Sosialisasi Program Sekolah  Kepada Orang Tua Siswa

    Kepala SMAN 3 Sape Kabupaten Bima Sosialisasi Program Sekolah Kepada Orang Tua Siswa

    Sape,kab bima-MP-Peran orang tua siswa sebagai patner guru dalam mendidik anak-anak tidak bisa dipisahkan.Bahkan orang tualah yang memiliki peran utama sesungguhnya dalam pendidikan.Sedangkan guru hanya sebagai fasilitator,pembimbing, orang tua kedua di sekolah. Namun,justru hanya sebagian kecil saja yang memahami hal tersebut.Orang tua justru menyerahkan sepenuhnya segala macam pendidikan baik intelektual,spiritual dan juga keterampilan pada guru disekolah.Maka kepala sekolah dan guru sman 3 sape melaksanakan dzikir dan doa bersama masyarakat desa kowo,buncu dalam rangka silaturrahmi dengan warga masyarakat yg dirangkaikan dengan.Sosialisasi program sekolah

    Untuk mengubah presepsi tersebut kepala sman 3 sape bapak,Abubakar,H,Paiman s.pd,
    menyelenggarakan pertemuan dan soalisasi bersama orang tua wali murid di desa yang ada wali muridnya.Selain dibuat kesepahaman dalam mendidik anak-anak juga dijabarkan kegiatan-kegiatan sekolah yang akan diselenggarakan,Seperti ada jam tambahan Sehingga orang tua mengetahui semua program sekolah.Dan orang tua juga bisa meminta informasi tentang kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dari segi manfaatnya bagi pendidikan anak-anaknya.

    Dengan demikian kata kepala sekolah bapak Abubakar, S, pd, agar guru dan orang tua dapat bersinergi dan mengembangkan komunikasi horizontal bersifat kekeluargaan dalam mendidik anak-anak.Apa yang dilakukan siswa disekolah perlu diketahui orang tua. Dan begitu juga sebaliknya lingkungan keluarga siswa perlu diketahui guru untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang bisa muncul dalam perjalanan pendidikan nantinya.Karna pendidikan itu butuh keteladanan.

    Selanjutnya keteladanan yang pertama dilihat oleh siswa adalah perilaku orang tua di rumah. Karna anak-anak adalah peniru yang handal.Jika orang tua tidak hati-hati maka secara tidak langsung akan membarikan dampak terhadap perkembangan anak didik.Inilah yang perlu disadari kedua belah pihak. Guru juga perlu mengetahui lingkungan sekitar dimana anak didiknya tinggal. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara bersolisasi di setiap desa yang ada wali murid sman 3 sape.
    Dengan demikian guru dan orang tua dapat berjalan bersama dan bekerjasama dalam mendidik anak-anak generasi penerus bangsa.”Ungkap kapsek bpk Abubakar,spd.(Yuli).

  • Kapolda Gelar Silaturahmi Perdana Dengan Sejumlah Unsur di Kabupaten Bima

    Kapolda Gelar Silaturahmi Perdana Dengan Sejumlah Unsur di Kabupaten Bima

    Kab bima-MP-Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto, Jum’at (21/01) melakukan silaturahmi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima, tokoh agama dan tokoh masyarakat se- Kabupaten Bima di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

    Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto beserta ketua Bhayangkari NTB Ny Irna Djoko didampingi para pejabat utama (PJU) Polda NTB yaitu Kombes Pol. Sutrisno (Dirintelkam), Kombes Pol. I.G.P. Ekawana (Dirreskrimsus), Kombes Pol. Kobul Ritongga S.I.K (Dirpolairud), Kombes Pol Awaj Hariono (Kabid Propam), dan AKBP. Bagus Nyoman Gedeb Junaedi (Koorspripim) dan para pengurus Bhayangkari NTB.

    Rombongan POLDA NTB disambut Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE bersama Ketua DPRD Kabupaten Bima dan Unsur Forkopimda. pada silaturahmi tersebut hadir pula Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah dan Kabag Lingkup Setda.

    Bupati dalam sambutan penerimaannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolda dan rombongan di “dana Mbojo” Kabupaten Bima yang merupakan daerah paling timur di Provinsi Nusa Tenggara Barat. “Mungkin Kapolda tidak banyak mendengar tentang Kabupaten Bima. tetapi Kami yakin dengan beliau sudah berada di tengah-tengah kita semua maka berbagai kabar yang mungkin dianggap masih kurang baik tentang daerah Bima akan terhapus dengan sendirinya. Kata Bupati.

    Pada kesempatan tersebut, Bupati menjelaskan di hadapan Kapolda bahwa masyarakat Bima sangat menjunjung tinggi nilai persaudaraan antara satu dengan yang lain. “Karena itu kami meyakini dan optimis, beragam dinamika yang dihadapi oleh masyarakat hari ini dan ke depannya akan mampu memberikan solusi terbaik.

    Kami juga meyakini, dibawah kepemimpinan Bapak Kapolda, NTB akan lebih mampu menciptakan Kamtibmas yang lebih baik dan banyak menorehkan prestasi membanggakan”. Imbuh Bupati.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto dalam arahannyan mengungkapkan, dengan dipilih menjadi Kapolda NTB semoga menjadi amanah dan bisa melaksanakan tanggung jawab yang diamanahkan. “saya bertekad dan berjanji, ini merupakan niat sebagai ladang ibadah dengan menjadikan situasi NTB secara keseluruhan aman dan kondusif”.

    Terkait koordinasi dengan pemerintah daerah, Kapolda menyampaikan, “Kepala daerah adalah panglima tertinggi yang menjaga sepenuh daerahnya, sedangkan TNI/Polri mendukung dan membantu panglima agar suatu daerah itu tetap baik. Kita harus rawat dengan baik dengan cara saling berkomunikasi agar pembangunan suatu daerah itu berjalan dengan baik”. Ungkap Irjen. Djoko.(Prokim-MP)

  • Pemprov NTB Siap Sukseskan World Halal Tourism Summit NTB 2022

    Pemprov NTB Siap Sukseskan World Halal Tourism Summit NTB 2022

    Mataram—MP-Pemerintah Provinsi NTB sangat siap untuk mendukung dan mensukseskan World Halal Tourism Summit (WHTS) 2022 yang akan diselenggarakan di Lombok, NTB, pada bulan November mendatang.

    Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc, saat menerima audiensi Dewan Pimpinan MUI terkait rencana Konferensi Wisata Halal Dunia, di ruang kerjanya Jumat (21/1).

    “Pemerintah akan terus menggaungkan dan mematangkan konsep wisata halal di NTB, mengingat NTB sebagai salah satu daerah yang concern akan hal itu,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Bang Zul, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa penerapan konsep wisata halal di NTB bertujuan untuk memudahkan layanan bagi wisatawan muslim saat berlibur di Lombok tanpa membatasi pergerakan wisata konvensional yang telah ada.

    Dengan kata lain, pemerintah tidak mewajibkan wisatawan-wisatawan yang datang ke Lombok untuk makan dan menginap di tempat-tempat tertentu. Hal itu tetap menjadi hak para wisatawan.

    “Karena mayoritas di NTB muslim, jadi konsep wisata halal ini tentunya akan memudahkan para wisatawan muslim, mulai dari makanan, tempat ibadah, hotel dan lain-lain, tapi juga tidak akan mematikan konsep wisata konvensional kita,” jelas Bang Zul.

    Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi NTB kian fokus dalam memperkuat penerapan konsep wisata halal guna mempersiapkan World Halal Tourism Summit pada bulan November 2022 mendatang.

    Sebagai informasi, pada tahun 2015 lalu, NTB berhasil meraih penghargaan sebagai World Best Halal Tourism Destination dan World Best Halal Honeymoon Destination dalam acara World Halal Travel Award 2015.

    Turut hadir mendampingi Gubernur NTB pada audiensi tersebut, yaitu Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB dan Kepala Biro Kesra Provinsi NTB. (Diskominfotikntb-MP)

  • Mi6 Menyakini Kaum Disabiliitas dan Indigo memiliki kemampuan Extra Ordinary diatas rata-rata dibalik sisi kelemahannya.

    Mi6 Menyakini Kaum Disabiliitas dan Indigo memiliki kemampuan Extra Ordinary diatas rata-rata dibalik sisi kelemahannya.

    Mataram-MP-Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 menyakini kaum disabilitas dan Indigo memiliki kekuatan extra ordinary yang tidak biasa. Dibalik keterbatasan fisik , Kaum Disabilitas pasti dikaruniai *kelebihan super* pada sisi lain untuk senjata mempertahankan hidupnya.

    Karunia Kekuatan Extra Ordinary Kaum Disabilitas dan Indigo yang tidak dimiliki oleh Manusia Normal ini merupakan konsekwensi logis dibalik kelemahan pada sisi lain.

    Untuk itu Mi6 mengusulkan perlu diadakan Pekan Khusus yang dihajatkan untuk Kaum Disabilitas Dan Indigo sebagai wahana untuk memanusiakan secara adil dan beradab.

    Demikian siaran pers Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 yang disampaikan ke media , Kamis ( 20/1/2022).

    Menurut Direktur Mi6 , Bambang Mei Finarwanto, SH dari berbagai kajian menyangkut penyandang disabilitas atau difabel ( different ability ) masih mengalami diskriminasi atau dianaktirikan tidak diperlakukan selayaknya orang normal.

    “Cara pandang masyarakat terhadap difabel cenderung bersifat karikatif yakni atas dasar belas kasihan,” kata Dir Mi6.

    Pria yang akrab disapa didu menegaskan dengan pendekatan seperti itu, sadar atau tidak makin memperkuat sterotype kaum difabel sebagai warga kelas dua yang tidak bisa diperlakukan sebagai manusia normal.

    “Padahal dibalik kekurangan fisik yang dimiliki, penyandang disabilitas memiliki banyak kelebihan untuk survive,” tambah didu.

    Selanjutnya didu menambahkan perlu ada perubahan cara pandang yang lebih egaliter dan adil terhadap penyandang disabilitas agar mereka bisa di explore kemampuan dan kapasitasnya secara menyeluruh.

    “Termasuk perlakuan stigma terhadap anak indigo perlu diubah yang selalu dikaitkan dengan hal-hal serba mistis,” ucap mantan Direktur Walhi NTB dua periode ini.

    Didu menambahkan padahal anak indigo tidak harus dikaitkan atau berhubungan dengan dunia supranatural. Ada sisi lain yang dimiliki anak indigo yang jarang diungkap ke publik.

    “Dengan kemampuannya bisa berkomunikasi dengan dimensi lain dan dapat melihat masa depan, anak indigo pasti memiliki kelebihan yang bisa dimanfaatkan lebih prroduktif untuk kemajuan,” tegas didu sembari menambahkan anak indigo rata2 memiliki kecerdasan / IQ yang tinggi dalam bidang akademis , memiliki kreativitas tinggi dan memiliki intuisi yang lebih kuat.

    Guna mengetahui lebih jauh sisi kelebihan exstra ordinary penyandang disabilitas dan indigo perlu dipikirkan agenda Pekan Khusus untuk mengekplore dan melihat beragam keunggulan yang dimiliki.

    “Pekan Penyandang Disabilitas dan Indigo harus dimaknai pula sebagai bentuk pengakuan dan dukungan publik terhadap individu yang dikaruniai kelebihan dibalik keterbatas fisik yang dimiliki,” ujar didu.

    Terakhir didu mengatakan pemakaian kata ‘Pekan Khusus’ lebih humanis dari sisi tangkapan persepsi publik ketimbang memakai kata ‘Festival’

    “Kata Pekan lebih mengedepankan kelebihan kemampuan / skil yang dimiliki, sehingga publik dapat nilai lebih dan pencerahan. Sementara kata Festival lebih mengedepankan proses entertain semata hanya untuk kepentingan showbizz sesaat,” tukasnya.(Tim-MP)

  • Sambut MotoGP, Wagub NTB Dorong Percepatan Vaksinasi Booster

    Sambut MotoGP, Wagub NTB Dorong Percepatan Vaksinasi Booster

    Lombok Tengah-MP-Menyambut gelaran MotoGP Maret mendatang, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus berupaya mempercepat capaian vaksinasi dosis lanjutan (Booster), hal ini juga bertujuan untuk memperkuat tingkat kekebalan dan perlindungan masyarakat terhadap Covid-19,khususnya di wilayah Lombok Tengah yang menjadi pusat gelaran Event MotoGP.

    “Booster akan dimulai pada hari ini, kita akan melakukan percepatan dan juga khusus untuk Kabupaten Lombok Tengah dipercepat karena targetnya sebelum MotoGP yaitu 70% untuk booster,” pungkas Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmu Djalillah saat membuka Roadshow Vaksinasi Booster yang berlangsung di Rumah Sakit Internasional Mandalika, Loteng, Selasa (19/01).

    Vaksin Dosis Lanjutan (Booster) adalah vaksinasi Covid-19 yang diberikan setelah seseorang mendapatkan dosis lengkap (1 & 2) dengan tujuan untuk memperkuat tingkat kekebalan dan memperpanjang masa perlindungan.

    Ummi Rohmi mengatakan bahwa untuk melakukan vaksinasi booster maka harus memperhatikan berbagai aspek, yaitu vaksinasi pertama dan vaksinasi kedua harus mencapai 70% capaian, vaksinasi lansia dan vaksinasi anak.

    “Kita harus memperhatikan semua aspek,pertama vaksinasi secara keselurahan yang mana kita harus yakinkan betul vaksinasi pertama harus sudah lebih 70% dan vaksinasi kedua juga minimal sudah 70% harus tercapai.Vaksinasi untuk lansia harus diperhatikan, yakni vaksinasi 1 dan 2 harus tercapai, juga untuk vaksinasi anak,” jelas Ummi Rohmi.

    Selain itu, Ummi Rohmi juga mengapresiasi sinergitas dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah dengan Forkopimda yang sama-sama mewujudkan percepatan vaksinasi di Provinsi NTB.

    “Pemerintah daerah tidak bisa kerja sendiri, ada TNI dan Polri dibelakangnya untuk sama – sama mensukseskan percepatan vaksinasi di NTB, agar vaksinasi 1 dan 2 sebanyak 70%, vaksin lansia juga bisa 1 dan 2 70%, booster juga untuk Lombok tengah bisa terpenuhi sebelum MotoGP,” tutupnya.

    Turut mendampingi Wakil Gubernur, Beberapa Kepala Dinas Provinsi NTB, Lombok Tengah dan Forkopimda. (Diskominfotik-MP)

  • Bupati Bima: “Vaksinasi Penting Agar Kekebalan Anak Terjaga”

    Bupati Bima: “Vaksinasi Penting Agar Kekebalan Anak Terjaga”

    Kab bima-MP-Pencanangan Vaksinasi COVID-19 bagi Anak Usia 6 sampai dengan 11 Tahun yang dirangkaikan dengan Vaksinasi Covid-19 Ke-3 (booster) bagi warga lanjut usia (lansia) dan rentan tingkat Kabupaten Bima resmi dimulai Rabu (19/1) di SDN 1 Tente Kecamatan Woha oleh Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE

    “Dengan mulai aktifnya kegiatan belajar-mengajar (KBM) di sekolah secara tatap muka, maka peran guru dan orang tua akan pentingnya vaksinasi untuk para murid penting untuk digalakkan agar imunitas anak terjaga dan terhindar dari rantai penularan Virus Covid 19 di lingkungan sekolah”. Kata Bupati mengawali sambutannya saat melakukan peninjauan vaksinasi perdana di SDN 1 Tente-Woha tersebut.

    “Tugas kita semua memastikan kesiapan untuk melaksanakan vaksin,kemudian tugas orang tua dan para guru selain tugas utama dari tenaga kesehatan, agar mensosialisasikan dan memberikan informasi kepada anak-anak, dan masyarakat secara umum, melawan berita hoax terkait vaksin yang bisa mengakibatkan kurangnya keberanian masyarakat untuk melaksanakan vaksin.” Ujar Bupati yang hadir bersama Sekretaris Daerah kabupaten Bima Drs. H.M. Taufik HAK, M.Si,Staf Ahli,Asisten I, Inspektur, Kepala Dinas Kesehatan, KAlak BPBD dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait.

    Dihadapan para Camat,Kepala Puskesmas dan Kepala UPT Dikbudpora Kecamatan Woha, Belo dan Palibelo,Muspika Kecamatan Woha,tim vaksinantor dan tenaga kesehatan tersebut,Hj. Indah Dhamayanti Putri menekankan,untuk para camat yang lain juga harus mengadakan kegiatan yang sama seperti hari ini dan insya Allah Bupati akan hadir langsung sekaligus memberikan pembinaan kepada jajaran ASN di tiap kecamatan.

    Bupati berharap desa lain juga melaksanakan kegiatan yang sama.”Hari ini diawali di desa Tente,selanjutnya saya berharap desa-desa yang lain agar terpantau oleh para Camat, Muspika kepala Puskesmas sehingga kita pastikan pemberian vaksin anak ini dapat berjalan merata di seluruh desa.”

    Pencanangan vaksinasi COVID-19 untuk lanjutan (booster) Lansia menggunakan vaksin Pfizer, Astrazaneca dan Moderna, sedangkan anak Usia 6-11 tahun tersebut menggunakan vaksin Coronavac yang dilakukan secara serentak yang diikuti 3 kecamatan itu menyediakan 500 dosis vaksin untuk anak-anak dan juga diprioritaskan bagi lansia dan masyarakat yang akan mengikuti Ibadah Haji.(Prokim-MP)

  • Ramai-Ramai Dukung “Super Mario”, Pembalap Indonesia jelang Moto3 2022

    Ramai-Ramai Dukung “Super Mario”, Pembalap Indonesia jelang Moto3 2022

    Mandalika-MP-Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M. Si menyaksikan dan mendukung secara langsung latihan Pembalap Honda Team Asia asal Indonesia,” Super” Mario Suryo Aji di sirkuit Mandalika, Rabu (19/1).

    Sekda NTB turut mendampingi Gubernur Jawa Timur (Jatim), Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si yang juga hadir langsung memberikan dukungan kepada pembalap muda Moto3GP Indonesia asal jawa timur tersebut.

    “Kunjungan Gubernur Jatim adalah wujud dukungan untuk Mario yang akan mengikuti 21 seri Moto3GP di 16 negara, termasuk di Indonesia, tepatnya di sirkuit Mandalika,” kata Miq Gite sapaan Sekda saat dilokasi.

    Sehingga, saat seri di Mandalika, Mario sebagai tuan rumah kebanggaan Indonesia, ingin mengetahui kondisi lapangan dan merajai seri Mandalika Lombok Tengah NTB.

    Sekda juga menyampaikan kesiapan sirkuit Mandalika dan daerah penyangga, saat ini terus berpacu dengan sisa waktu, menggesa semua fasilitas dan sarana prasarana, menyambut perhelatan MotoGP.

    “Di dukung oleh Kementerian PUPR dan kementerian lembaga lainnya,”jelas mantan Karo Humas Setda Prov. NTB itu.

    Begitupun, kesiapan untuk menyambut penonton yang mencapai angka 100.000 kursi. Baik untuk penonton luar negeri maupun dalam negeri.

    “Dari situ, kita ingin mendapatkan angka kunjunganya dan nilai ekonomisnya, untuk daerah kita,”tambah pria yang pernah menjabat kepala DPMPTS NTB.

    Sementara itu, Gubernur Jatim, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke NTB mengaku, salah satu agendanya ingin memberikan dukungan langsung kepada Mario yang sedang berlatih di sirkuit kebanggaan Indonesia.

    Sebagai putra kelahiran Magetan, Jawa Timur, Mario menjadi kebanggaan warga Jatim dan bahkan Indonesia. Maka Ia wajib didukung bersama.

    “Mario tidak sendiri, kami tetap bersama Mario bahkan seluruh masyarakat Indonesia mendukungnya,”kata mantan Menteri Sosial ini.

    Khofifah juga menyampaikan telah berdiskusi dengan Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah mengenai kerjasama. Seperti peran UMKM dan produknya yang akan menjadi oleh-oleh di Mandalika.

    “Bahkan saya sudah 3 kali bertemu pak Gubernur Zul, membicarakan potensi yang dimiliki kedua daerah seperti marcindaes, produk UMKM dan lainnta,”terang mantan anggota DPR RI ini.

    Perempuan lulusan Univ. Airlangga Surabaya yang hobi olahraga Hoki ini juga memuji keindahan dan eksotik sirkuit Mandalika dan keelokan alam disekitarnya. Sirkuit bertaraf internasional kebangga bangsa Indonesia.

    Senada dengan pembalap muda Moto3GP Indonesia, Mario Suryo Aji mengatakan sirkuit ini bagus dan memiliki viuw yang indah. Bukit yang hijau dan pantai yang memiliki pasir putih yang bersih.

    “Jadi ketika orang menonton, tidak akan bosan ke Mandalika,”jelas remaja yang masih duduk di SMA 1 Magetan ini.

    Mario juga mengakui akan berusaha tampil maksimal pada seri Moto3. Terus fokus untuk berlatih. Sehingga dapat keluar sebagai juara mengharumkan nama Indonesia dikancah dunia. (Diskominfotik-MP)

  • Gubernur NTB: Ramah Investasi, Kepentingan Masyarakat Tetap Utama

    Gubernur NTB: Ramah Investasi, Kepentingan Masyarakat Tetap Utama

    Mataram-MP-Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, menyampaikan bahwa untuk menyelesaikan dan menduduki persoalan tanah di Sembalun, harus ditempuh dengan cara dan upaya yang baik. Karena investasi tetap dibutuhkan, namun dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.

    “Kepentingan masyarakat lebih utama, namun tetap memperhatikan aturan dan sistem hukum yang ada,”kata Doktor Zul sapaan Gubernur, pada rapat pemaparan bussines plan PT. Sembalun Kusuma Emas (SKE) dan PT. Agrindo Nusantara, menindaklanjuti pertemuan kelompok masyarakat sembalun berkaitan dengan Hak Guna Usaha (HGU) PT. SKE, Selasa, (18/1/2022) di Ruang Rapat Utama, kantor Gubernur NTB.

    Dikatakan Gubernur, jajarannya bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah mengkaji dengan berbagai aspek hukum. Sehingga harapan besarnya, pihak perusahaan dapat membangun sinergi dan Kerjasama, untuk memaksimalkan partisipasi masyarakat setempat.

    “Sehingga, pihak perusahaan dapat memberikan keputusan, apa yang dapat dikerjasamakan bersama masyarakat,”ujar doktor ekonomi industri tersebut.

    Dikatakan Gubernur, bahwa sebelum pertemuan saat ini, telah digelar pertemuan dengan masyarakat bersama BPN dan berbagai pihak beberapa minggu yang lalu, untuk menduduki persoalan tanah di Sembalun. Langkan dan upaya ini dilakukan karena dipandang merupakan cara-cara yang baik.

    Sedangkan berkaitan dengan HGU, Gubernur mengaku memiliki sikap dan konsen yang sama dengan Presiden, Menteri dan Bupati, bahwa tidak boleh tersandra atas nama HGU, mengusai lahan dan terlantar sehingga masyarakat tidak memperoleh manfaatnya.

    Sementara itu, Bupati Lombok Timur Drs. H. M. Sukiman Azmy, mengatakan bahwa, pada prinsipnya pemerintah menginginkan persoalan ini, dapat diselesaikan dengan baik. Masyarakat medapatkan haknya dan perusaan juga tetap berinvestasi sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang ada.

    “Namun pemerintah kabupaten Lombok Timur, memberikan ruang bila masih ada masyarakat yang ingin memperjuangkan haknya,”kata Bupati.

    Selain itu, Bupati juga meminta agar lahan yang memiliki HGU yang sekian lama tidak digarap agar dikembalikan kepada masyarakat sesuai dengan regulasi dan aturan yang ada. Ia juga berharap tim satgas memperhatikan hal seperti ini, agar dikemudian hari tidak ada persoalan lagi terkait hal ini.

    “Lahan dapat digarap dan dimanfaatkan oleh masyarakat, berproduksi dengan baik, sehingga bermanfaatlah milik Lotim ini, untuk mensejahterakan masyarakat,” harapnya.

    Berdasarkan data, bahwa total lahan pada area yang dibicarakan seluas 555,56Ha. Adapun rinciannya, PT. Sampoerna Agro (Agrindo Nusantara) memiliki lahan seluas 232, 04 Ha, PT. Sembalun Kusuma Emas (SKE) seluas 150,48 Ha. Sedangkan tanah yang akan redribusi ke masyarakat seluas 120,00 Ha dan tanah milik masyarakat sekitar Kawasan tersebut seluas 53,04 Ha.

    Hadir pada pertemuan tersebut, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kadis Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMPD Dukcapil) NTB, perwakilan Polda, Danrem, jajaran Pemda Lombok Timur, Tokoh Masyarakat, Agama Sembalun dan perwakilan masyarakat Sembalun. (Diskominfotik-MP)

  • Bupati Bima Roadshow ke Sejumlah Satker Kementerian PUPR

    Bupati Bima Roadshow ke Sejumlah Satker Kementerian PUPR

    Kab bima-MP-Untuk mendorong percepatan penanganan sejumlah infrastruktur,baik jalan, jembatan,DAM dan daerah aliran sungai (DAS) yang berada di wilayah Kabupaten Bima,Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Drs.H.M.Taufik HAK M.Si, Kepala Bappeda kabupaten Bima Suwandi ST., MT dan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Taufik ST,. MT, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, Penelitian dan Pengembangan (Bidang P4) Bappeda, Kabid Perencanaan Ekonomi Bappeda dan Kabid Pengairan Dinas PUPR Senin (17/01) melakukan Safari (roadshow) ke sejumlah Satuan Kerja (Satker) terkait lingkup Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Wilayah kerja Provinsi NTB dan Bappeda NTB

    Pada kunjungan ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara Dr. Ir. Hendra Ahyadi. ST,. MT, Bupati dan jajaran melakukan pembahasan dengan Kepala BWS Nusa Tenggara Hendra Ahyadi. Pemkab Bima dan BWS sepakat melakukan percepatan penanganan Pascabencana Banjir dimana kegiatan normalisasi dan perkuatan tebing-tebing alur sungai DAS Parado akan menjadi prioritas”. Terang Bupati.

    Kegiatan prioritas lainnya yang dibahas kata Bupati IDP adalah pembangunan Jembatan Lewamori dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTB Anton Soekamto. ST, MT. Pembangunan Jembatan ini memiliki arti penting dalam mendukung percepatan dan denyut nadi ekonomi, karena pembangunan Jembatan Lewamori dan fungsinya tidak saja memperpendek jarak namun bisa pengembangan kawasan baru dalam rangka mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitarnya”. Terang Bupati.

    Bupati IDP pada kesempatan tersebut diterima oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTB Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang RI, Sri Rejeki, S.P.,M.T. Pada pertemuan tersebut kata Bupati, BPPW NTB akan segera melakukan perbaikan ulang bentuk atap Mushola Prasarana dan Sarana Utilitas Umum (PSU) Rumah Relokasi Tambe, segera merencanakan model/Manajemen pengelolaan PSU rumah Relokasi. Di sisi lain, Pemerintah Daerah melengkapi dokumen pendukung terhadap usulan yang sudah ada dalam Sistem Informasi Pemrograman dan Penganggaran (SIPPa) seperti usulan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Drainase Perkotaan dan penanganan area kumuh”. Kata Bupati.

    Demikian Juga dalam rangka koordinasi dan sinkroinsasi Program dengan Sekretaris Bappeda Provinsi NTB (Dr. Mahjulan, SP, MP) yang bersumber Pendanaan APBD Provinsi, APBN dan Sumber Lainnya dalam percepatan Pembangunan di Wilayah Kabupaten Bima, Bupati Bima yang diwakili oleh Setda Kabupaten Bima

    Senada dengan Bupati, Sekda H.M Taufik HAK juga menambahkan sesuai kesepakatan dengan pihak BPPW,pembangunan atap mushola menggunakan desain model kubah pada bagian tengah bangunan dan penyelesaian pekerjaan tersebut paling lambat diselesaikan pada bulan Februari 2022″.(Prokim-MP)

  • Media Lokal NTB Siap Kolaborasi Sukseskan MotoGP 2022

    Media Lokal NTB Siap Kolaborasi Sukseskan MotoGP 2022

    Mataram-MP-Keberadaan dan peran media lokal diharapkan menjadi bagian dalam penyebaran informasi baik perhelatan motoGP dan WSBK tahun 2022 ini.

    “Kami optimis peran media akan lebih banyak dan perhelatan MotoGP dan WSBK akan lebih baik kedepan,”kata Kepala Biro Perum LKBN Antara Nusa Tenggara Barat Riza Fahriza, pada acara NTB Bicara, dengan tema Media Lokal dalam Perhelatan MotoGP, secara live yang disiarkan oleh TVRI NTB, Senin (17/1/2022) di Studio II , jalan Majapahit Mataram.

    Apalagi lanjutnya, peran media lokal dinilai begitu antusias dan siap berkolaborasi mempublikasikan event Internasional WSBK dan MotoGP.

    Dijelaskannya bahwa Perum LKBN Antara yang ditunjuk untuk oleh Dorna Sport melalui MGPA sebagai Nasional Pers Official, yang menerima dan mengumpulkan pendaftaran media dengan persyaratan yang diberikan.

    Oleh sebab itu, walaupun, Dorna sudah memiliki aturan dan sistem dengan standar internasional tentang peliputan langsung di area kawasan sirkuit. Namun, ia mendorong media lokal untuk memenuhi persyaratan yang telah ditentukan berdasarkan standarnya, agar dapat diberikan akses kemudahan liputan diarea sirkuit.

    Selain itu, menurut Riza bahwa persoalan liputan, bukan hanya pemberitaan didalam kawasan sirkuit saja, namun dapat juga melakukan peliputan tentang geliat ekonomi dan keragaman budaya dan keindahan alam Mandalika.

    Sementara itu, Ketua KPID NTB Ajeng Rosalinda Motimori, SE., mengatakan dalam mendorong penguatan kapasitas media, dalam kontribusinya pada perhelatan MotoGP, terus dilakukan.

    “Termasuk akses media untuk lebih mudah dalam peliputan,”kata Ajeng

    Dalam artian, media maupun lembaga penyiaran seperti radio lokal dapat mengabarkan berita versi lokal untuk masyarakat NTB. Karena hal ini penting, mengingat hak masyarakat untuk mengakses informasi.

    “Misalnya masyarakat terpencil, yang belum bisa menonton langsung, dapat tahu tentang berita tersebut dengan bahasa yang mereka pahami, seperti bahasa daerah kita,”jelas mantan komisioner KI ini.

    Ia berharap pihak MotoGP memberikan peluang kepada media lokal untuk mengikuti dan memenuhi syarat agar mendapat kemudahan dalam akses peliputan.

    “Namun KPID sudah memfasilitasi LP berdialog dengan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dan Kadis Kominfotik dalam upaya itu,” tutup wanita kelahiran Dompu itu.

    Kadis Diskominfotik Dr. Najamuddin Amy, S. Sos., MM., menyampaikan media lokal dirasa sangat siap untuk berkolaborasi mensukseskan pelaksanaan WSBK dan MotoGP. “Karena masing-masing media lokal memiliki segmen dalam pemberitaan tentang event Internasional MotoGP di Sirkuit Mandalika,”kata Doktor Najm.

    Sehingga multiplier effect dari perhelatan ini baik dari sisi kebangkitan pariwisata, geliat ekonomi, UMKM, Kuliner, promosi seni budaya, adat istiadat dapat terpublikasi kepada publik.

    “Tidak hanya terpaku pada arena balapan atau sirkuit,”jelas mantan Karo Humas Setda Prov. NTB tersebut.

    Selain itu, dijelaskan alumni ITS Surabaya ini, bahwa pihaknya bersama Kementerian Kominfo RI dan ITDC terus berkoordinasi dan mendorong peran media dan kemudahan akses didalam peliputan dan berbagai aktivitas yang berhubungan dengan perhelatan MotoGP.

    Doktor Najm berharap, ada ruang agar Dinas Kominfotik dapat mengkoordinir peran media lokal dan Antara mengkoordinir peran media nasional. Sehingga media lokal dapat secara maksimal untuk mempublikasikan event ini. (Diskominfotik-MP)

  • Kick Off Vaksin Booster, Pemprov NTB Kejar Target Vaksinasi

    Kick Off Vaksin Booster, Pemprov NTB Kejar Target Vaksinasi

    Mataram—MP-Pemerintah Provinsi NTB melalui Asisten I Setda Provinsi NTB, Baiq Eva Nurcahyaningsih, M.Si menegaskan bahwa strategi untuk mengejar target vaksinasi di NTB harus dimatangkan guna melancarkan Kick Off Vaksin Booster di NTB.

    Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri Rapat Persiapan Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Lanjutan (Booster) Provinsi NTB secara virtual, Senin (17/01).

    “Strategi persiapan vaksinasi booster di NTB harus benar-benar dimatangkan, karena kita juga harus mengejar target vaksinasi dosis II, 70% di akhir Februari dan 80% di bulan Maret,” kata Bunda Eva, sapaan akrabnya.

    Selain mengenai strategi persiapan, Bunda Eva, sapaannya juga mengingatkan seluruh peserta rapat agar terus mengkoordinasikan stok ketersediaan vaksin serta upaya sosialisasi terkait pentingnya vaksin booster untuk masyarakat.

    “Stok ketersediaan vaksin juga harus kita perhatikan, dan sosialisasi mengenai pentingnya booster harus terus dilakukan, mengingat vaksinasi dosis II yang belum 100%, sehingga acara Kick Off Vaksin Booster nanti bisa jadi penjaring untuk kejar target vaksinasi dosis II,” jelasnya.

    Program Vaksinasi Booster merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memaksimalkan lanjutan dari vaksinasi primer untuk mengembalikan imunitas dan proteksi klinis yang menurun.

    Selain itu, munculnya varian-varian covid-19 yang baru, seperti Omicron juga menyebabkan masyarakat harus mampu beradaptasi untuk hidup di masa pandemi demi kesehatan jangka panjang.

    Oleh sebab itu, Bunda Eva berharap agar seluruh pihak dapat membantu mensukseskan dan mendukung program tersebut untuk memotivasi masyarakat melakukan vaksin booster.

    “Kita berharap semua pihak dapat mendukung program ini agar masyarakat termotivasi untuk melakukan vaksin booster,” tutup Bunda Eva.

    Vaksinasi Booster sendiri telah dilaksanakan Kementerian Kesehatan RI sejak Agustus 2021. Kini, akhirnya Kick Off Vaksin Booster di NTB akan mulai dilaksanakan pada 19 Januari 2022 mendatang.

    Turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut, yaitu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Kabid Propam Polda NTB, Direktur RSUD Provinsi NTB, Direktur RS Mandalika, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Lombok Tengah dan para stakeholders terkait. (Diskominfotikntb-MP)