Kategori: Umum

  • Pendataan Pegawai Bukan untuk Pengangkatan ASN

    Pendataan Pegawai Bukan untuk Pengangkatan ASN

    Kab bima-MP-Seperti daerah lainnya,Pemerintah kabupaten Bima saat ini tengah melakukan pendataan pegawai non ASN yang terdiri dari para tenaga penunjang utama (TPU) dan tenaga sukarela yang mengabdi di seluruh unit kerja di jajaran pemerintah daerah.

    Pendatan Tenaga Non ASN ini bukan untuk pengangkataan Tenaga Non ASN menjadi ASN, namun bertujuan untuk memetakan dan mengetahui jumlah tenaga non ASN yang mengabdi di lingkungan Pemerintah Daerah sesuai dengan ketentuan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI. Langkah ini merupakan tindak lanjut Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor: B/1917/M.SM.01.00/2022 Tanggal 30 September 2022 tentang Tindak Lanjut Pendataan Tenaga Non ASN Di Lingkungan Instansi Pemerintah.

    Pada tanggal 6 Oktober 2022 pemerintah daerah melalui surat nomor : 009.1/187/07.2/2022 mengumumkan sebanyak 8.390 daftar nama Pra-Finalisasi Pendataan Tenaga Non ASN di Lingkukgan Pemerintah Kabupaten Bima Tahun 2022. Pendataan tersebut dilakukan melalui Aplikasi BKN : https://pendataan-nonasn.bkn.go.id dan sudah memasuki tahap Pra Finalisasi.

    Bagi Tenaga Non ASN sesuai nama-nama pada lampiran pengumuman dan belum melakukan aduan, agar tetap masuk link dan mengisi data aduan melalui Link :https://helpdesk.bkn.go.id/nonasn. “Daftar nama-nama tenaga Non ASN yang tertera dalam pengumuman selanjutnya dilakukan uji publik. Langkah ini ditujukan untuk mendapatkan umpan balik masyarakat dan memastikan terciptanya transparansi serta menjamin akuntabilitas data.

    Pemerintah daerah membuka ruang bagi penyampaian koreksi maupun aduan uji publik terhadap daftar nama-nama Tenaga Non ASN yang diumumkan untuk disampaikan secara resmi melalui Badan, Dinas dan Kecamatan masing-masing kepada BKD dan DIKLAT Kabupaten Bima selama lima hari mulai tanggal 6 sampai dengan tanggal 10 Oktober 2022 dan diharapkan tetap melapor pada Aplikasi BKN melalui Link : https://helpdesk.bkn.go.id/nonasn.

    Perbaikan data terhadap koreksi maupun aduan uji publik dilakukan selama sepuluh hari mulai tanggal 11sampai dengan tanggal 20 Oktober 2022 melalui sistem aplikasi pendataan Tenaga Non ASN BKN.Informasi lebih lanjut akan diumumkan dan dapat dilihat melalui website : https://www.bkd.bimakab.go.id.
    Para TPU maupun tenaga sukarela yang melakukan pendataan dihimbau untuk memperhatikan dengan seksama ketentuan yang ada dan memastikan syarat tersebut dipenuhi agar tercakup dalam daftar pendataan.(Prokim-MP)

  • Wabup Dahlan Kunjungi Korban Kebakaran Desa Sari-Sape

    Wabup Dahlan Kunjungi Korban Kebakaran Desa Sari-Sape

    Kab bima-MP-Musibah Kebakaran yang terjadi di RT. 03/ RW.02 Dusun Diwu Lanco Desa Sari Kecamatan Sape Kab. Bima, Kamis dinihari (6/10) pukul 02.12 WITA yang mengakibatkan kerusakan tiga rumah dan dua korban jiwa menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan warga setempat.

    Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan HM.Noer Kamis (06/10) didampingi Camat Sape Muhammad Akbar SP, M.Si, para kabid dari Damkar Kabupaten Bima, meninjau lokasi kejadian sekaligus menyampaikan duka cita pemerintah daerah dan membawa bantuan tanggap darurat kepada keluarga korban kebakaran

    Wabup pada kesempatan peninjauan lokasi kebakaran menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan listrik. “Kepada seluruh masyarakat untuk memastikan kondisi listrik padam ketika meninggalkan rumah atau sedang tidak digunakan.” Himbau Dahlan.

    Musibah kebakaran yang terjadi dinihari tersebut mengakibatkan 1 unit rumah milik Agustion (52 tahun) yang merupakan sumber/titik awal terjadinya kebakaran dan hangus serta mengakibatkaneninggalnya dua orang anggota keluarga yaitu St. Martina Binti M. Said (istri) yang berprofesi sebagai guru dan Wardah (anak) murid SDN Inpres Sari.

    Selain menghanguskan rumah 20 tiang berukuran 9×17, kebakaran tersebut juga mengakibatkan kerugian berupa emas 23 gr, 2 unit kulkas,1 unit televisi,1 unit Laptop, perabotan dan barang-barang perabotan.

    Dua rumah lainnya milik A. Majid (56) dan Dahlan(59) mengalami kerusakan ringan. Belum bisa dipastikan penyebab kebakaran dan Tim Inafis Polres masih mengidentifikasi penyebab kebakaran.(Prokim-MP)

  • Bupati Bima Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas

    Bupati Bima Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas

    Mataram-MP-Keluarga berperan penting dalam menciptakan kehidupan yang harmonis, penuh kasih sayang, saling menghormati dan saling mengingatkan untuk tidak melakukan penyimpangan serta saling mendukung untuk melakukan tindak pidana korupsi amat diperlukan.

    Demikian salah satu poin penting Bimbingan Teknis (Bimtek) antikorupsi mewujudkan keluarga berintegritas yang dihelat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Kamis (06/10) di Ballroom Hotel Golden Palace Mataram.

    Bimtek yang mengundang sepuluh orang Bupati dan Walikota Se – NTB tersebut dihadiri Ketua KPK RI Komjen.Pol.(Purn.) Drs. Firli Bahuri, M.Si.Selain dilaksanakan secara tatap muka (offline) dengan penerapan protokol kesehatan ketat,Bimtek juga diisi dengan cara ceramah, diskusi dan team building Keluarga Berintegritas.

    Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri,SE di sela Bimbingan teknis tersebut mengungkapkan,kegiatan tersebut merupakan wahana pendidikan antikorupsi melalui pembinaan dan mengingatkan pentingnya peran keluarga dan orang-orang yang ada dalam lingkup keluarga guna membangun keluarga berintegritas tanpa korupsi.

    “Saya memberikan apresiasi atas strategi edukasi yang dilakukan KPK dalam penanaman nilai anti korupsi dan integritas untuk mencegah perilaku korupsi dari unit terkecil di lingkungan masyarakat, yakni keluarga.

    Tentu kita berharap kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan peningkatan kapabilitas terhadap nilai-nilai integritas (anti korupsi) melalui partisipasi aktif masyarakat untuk pemberantasan korupsi dimulai dari lingkungan keluarga. Terang Bupati.(Prokim-MP)

  • Upacara Hut TNI Ke 77 Berlangsung Khikmad

    Upacara Hut TNI Ke 77 Berlangsung Khikmad

    Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M. Sc., menghadiri Peringatan Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-77 bertempat di lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Mataram (5/10).

    Tak lupa Gubernur mengucapkan selamat HUT TNI ke-77 kepada seluruh jajarannya, upacara yang luar biasa.

    “Semoga TNI tetap berada dihati rakyat, dan TNI adalah kita semua,”pungkasnya.

    Sementara itu, dalam amanat Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, yang dibacakan Danrem 162 Wira Bhakti Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo S.Sos., M.M., sebagai inspektur upacara menyebutkan bahwa dalam beberapa hasil survey, salah satunya lembaga Indikator Politik Indonesia (IPI) yang dilakukan pada tanggal 24 Juni 2022, tingkat kepercayaan publik kepada TNI paling tinggi sebesar 93,2 persen.

    “Untuk itu, seluruh prajurit dan PNS TNI terus menjaga dan mempertahankan kepercayaan masyarakat tersebut dengan bertindak dan berucap sesuai dengan tugas pokok TNI,” ungkapnya.

    Selain itu, pemberian Satyalancana Kesetiaan oleh Presiden RI secara simbolis diberikan ke beberapa prajurit TNI. Hal ini diberikan sebagai tanda kehormatan yang telah berjasa luar biasa dan telah mengabdi selama 8, 16, 24 dan 32 tahun secara terus-menerus.

    Diakhir kegiatan, terdapat acara tambahan yang menampilkan atraksi menarik yang ditampilkan oleh TNI, diantaranya pertunjukan Drum Band dan aksi Karate.

    Turut hadir dalam upacara tersebut, diantaranya dari unsur Forkompinda provinsi NTB dan jajarannya. (diskominfotik-MP)

  • Bupati Bima Paparkan Potensi Lahan Sorghum kepada KSP Moeldoko

    Bupati Bima Paparkan Potensi Lahan Sorghum kepada KSP Moeldoko

    Kab bima-MP-Kunjungan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia Jenderal (Purn) Dr. Moeldoko,Senin-Selasa (03 – 04 Oktober 2022) di kabupaten Bima yang didampingi Ir. Arief Budhy Hardono (Staf Khusus KSP), Mustika Muhammad dan Wildanshah (Tenaga Ahli Muda Kedeputian IV) juga para Sespri dan Walpri diawali dengan pemaparan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE di R.M BBA Dorobelo terkait potensi dan luas lahan yang akan dikembangkan di Desa Sampungu Kecamatan Soromandi.

    Rencana pengengembangan Hak Guna Usaha (HGU) komoditi Sorghum di Desa Sampungu menjadi Pilot Project penanaman Sorgum seluas kurang lebih 200 Hektar”. Disamping itu terdapat lahan yang diusulkan untuk lokasi Tambak diluar lokasi Rencana HGU seluas 88 ha, berdasarkan hasil survey yang dilakukan tanggal 2 Oktober 2022.

    Akan tetapi mengingat Lahan tersebut termasuk lahan sawah yang dilindung (LSD), sehingga tidak dapat direkomendasikan untuk alih fungsi lahan”. Terang Bupati pada ekspose yang turut dihadiri Wakil Bupati Drs. H. Dahlan. M.Noer, Unsur FORKOPIMDA, Sekda Drs. H. M.Taufik HAK M.Si, Asisten II Setda Ir.Indra Jaya, Asisten I Pemkot Bima dan Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Bima.

    Dijelaskan Bupati,Desa Sampungu berada pada hamparan seluas 17.000 hektar termasuk lahan pertanian dan pemukiman di mana sebagian besar merupakan wilayah pegunungan dengan 12 hektar wilayah pemukiman

    Pertanian garapan lahan datar mencakup 2.800 hektar dengan komoditi utama padi dan jagung. potensi lahan garapan untuk pengembangan pertanian seluas 2.000 hektar dan sangat memungkinkan untuk pengembangan pertanian sorgum tahap pertama seluas 200 hektar melalui pola kemitraan antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Kabupaten Bima

    Setelah menyimak pemaparan Bupati, Jenderal Moeldoko yang didampingi Wabup Dahlan M. Noer, Kadis Pertanian dan Perkebunan beserta para pejabat terkait lainnya melakukan peninjauan lapangan lahan yang berada di desa Sampungu tersebut.(Prokim-MP)

  • Rannya : Dukungan dari Suporter dan Masyarakat adalah Modal Utama Lombok FC

    Rannya : Dukungan dari Suporter dan Masyarakat adalah Modal Utama Lombok FC

    MATARAM-MP-Lombok FC sukses keluar sebagai juara Grup A Zona P. Lombok seusai mengalahkan PS Hamzanwadi dengan skor 2-1 dalam laga yang bergulir di Stadion GOR 17 Desember, Turide, Kota Mataram, Jumat (23/9/2022) lalu.

    Kemenangan itu membawa tim yang berasal dari Lombok Barat ini berhasil mengemas 19 poin dari tujuh pertandingan dengan enam kali menang dan satu kali imbang.

    Klub berjuluk Kijang Rinjani ini berhasil melaju ke babak delapan besar Liga 3 Asprov PSSI NTB melalui gol yang dicetak oleh Rigelken Geraldo Maniking pada menit ke-7 dan Yanuar Baihaqi pada menit ke-69.

    Pelatih Lombok FC, Jessie Mustamu menilai penampilan anak asuhnya masih harus terus dibenahi meski klub dengan julukan Kijang Rinjani ini mampu mengalahkan PS Hamzanwadi dan keluar sebagai juara Grup A Zona P. Lombok Liga 3 Asprov PSSI NTB ini.

    “Para pemain kerap melakukan kesalahan saat menguasai bola. Selain itu, mental para pemain juga harus dibenahi,” ujar mantan Kapten Tim PSIS Semarang ini, Jumat ( 30 September 2022 ).

    “Saya akan berupaya membenahi semuanya, agar bisa memberikan yang terbaik bagi tim Lombok FC,” tutur mantan pemain yang dulu berposisi sebagai gelandang ini.

    Adapun beberapa teknik bermain yang harus dibenahi, menurut Mustamu, di antaranya masalah finishing touch atau penyelesaian akhir, cara melewati pemain lawan, dan cara mengantisipasi bola.

    “Pada latihan Lombok FC menjelang babak 8 besar, kami akan lebih fokus finishing touch, agar tim ini terus lebih baik dan lebih baik lagi kedepannya,” paparnya.

    Rencananya, babak 8 besar Liga 3 NTB akan menggunakan sistem grup dan format single match. Artinya masing-masing tim akan menjalani tiga pertandingan untuk memperebutkan dua posisi teratas yang akan melaju ke babak semi final.

    Menanggapi calon lawan yang akan dihadapi pada babak 8 besar Liga 3 Zona NTB tersebut, Lombok FC tak mau gegabah dan menganggap remeh lawan, dan akan selalu mewaspadai kekuatan setiap tim.

    “Kami akan selalu antisipasi, dan bagi kami semua tim itu adalah lawan yang berat, terlebih ini sudah babak 8 besar,” kata Jessie Mustamu,

    *Harapan Chairman dan CEO Lombok FC*

    Atas keberhasilan melangkah ke babak 8 besar ini, Chairman Lombok FC H. Bambang Kristiono, SE (HBK) sangat mengapresiasi kerja keras para pemain, tim pelatih dan seluruh manajemen yang terlibat dalam pekerjaan ini. Ia berharap, Lombok FC bisa tampil lebih padu, lebih semangat, dan lebih trengginas lagi di pertandingan-pertandingan mendatangnya.

    “Alhamdulillah untuk segala hasil yang telah diraih Lombok FC. Terima kasih atas dedikasi dan kerja keras pemain, pelatih, dan manajemen yang ada. Namun jujur saya sampaikan, meskipun Lombok FC ini lolos ke 8 besar, tapi tim ini masih punya banyak PR yang harus diperbaiki. Hal ini kita percayakan sepenuhnya kepada tim pelatih untuk mengevaluasi dan memperbaikinya. Saya percaya bahwa tim ini mampu tampil lebih baik lagi,” kata lelaki yang akrab disapa HBK ini.

    HBK berharap kepada semua unsur yang berada di internal Lombok FC mulai dari tim pelatih, pemain dan manajemen, untuk punya mindset, visi, dan impian yang sama yaitu menjadikan Lombok FC ini sebagai tim Juara.

    “Mari kita sama-sama menanamkan tekad dan semangat di hati dan pikiran kira masing-masing bahwa Lombok FC adalah tim target yang akan selalu konsisten dalam menjaga performa terbaik. Harapan untuk menjadikan Lombok FC maju ke level Nasional, mewakili masyarakat sepakbola NTB adalah mimpi besar yang harus kita sukseskan. Asal menang saja, saya kira tidak cukup. Tetapi punya militansi, semangat tidak mengenal menyetah, dan konsep bermain yang cantik adalah modal dasarnya,” pesannya.

    Sementara itu CEO Lombok FC Rannya Agustyra Kristiono mengatakan bahwa tren positif yang terus diraih Lombok FC di babak penyisihan grup akan menjadi modal besar bagi tim asuhan Coach Jessie Mustamu ini untuk menatap babak-babak selanjutnya.

    Rannya juga mengucapkan terima kasih kepada grup supporter Babalo yang terus memberikan dukungan.

    “Kita akan ikhtiarkan, paling tidak ada 1.500 Babalo yang hadir langsung di lapangan untuk memeriahkan pertandingan 8 besar ini,” kata dara yang tengah menyelesaikan pendidikannya di Brunel University London ini.

    Dari kota London, tempat Ia menyelesaikan pendidikannya, Rannya terus memantau dan memberikan dukungan penuh kepada pemain, pelatih, dan manajemen Lombok FC untuk bekerja sesuai dengan harapan dan keinginannya.

    Selain itu, Rannya juga berharap agar Lombok FC mampu meraih kemenangan di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Terlebih lagi dengan adanya dukungan masyarakat pecinta sepakbola NTB yang menjadi penyemangat para pemain.

    “Perjalanan ini masih sangat panjang. Kami selalu mengharap dukungan warga dan masyarakat pecinta sepak bola NTB untuk prestasi dan hasil akhir Lombok FC,” ungkapnya.

    Untuk mengantisipasi perjalanan Lombok FC tembus ke Liga 3 Nasional, Lombok FC telah berhasil merekrut dan memperkuat skuadnya dengan tambahan dua pemain yang sebelumnya ikut berlaga di babak penyisihan, masing-masing Lalu Yogi, penjaga gawang dari Perselobar serta Krisna, gelandang serang dari PS. Hamzanwadi.

    “Kita akan berikan kesempatan kepada para pemain muda yang berasal dari P. Lombok untuk menjadi pemain Lombok FC,” tutup Rannya.

    *Pencetak Gol Penentu Kemenanganyang Curi Perhatian*

    Pemain penyerang asal Kab. Lobar, Yanwar Baehaki telah berhasil mencuri perhatian grup supporter BABALO (Barisan Batur Lombok) dan pecinta sepak bola NTB usai menjadi pencetak gol kemenangan Lombok FC dalam tiga laga akhir termasuk saat melawan PS Hamzanwadi dalam laga penyisihan Grup A Liga 3 NTB.

    Gol pemain kelahiran Desa Pesongoran, Kec. Kuripan Utara, Kab. Lobar ini pada menit ke 69 berhasil menjadi penentu untuk mengunci posisi Lombok FC sebagai juara Grup A.

    Yanwar Baehaki yang lahir pada 27 Januari 2001 silam, memiliki kecintaannya pada sepak bola sejak kecil dan mulai serius menekuni olahraga sejuta umat ini sejak sekolah menengah pertama (SMP).

    Untuk mengasah kemampuannya dalam bermain bola, remaja lulusan SDN 2 Kuripan Utara ini mengaku belajar di berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di P. Lombok. Selain itu, mantan pemain PS. Persak Kebumen ini juga pernah mengikuti training di Persija Elite Pro Academy U20 dan Football Insight Academy.
    Kemampuannya mengolah si kulit bundar pun semakin matang.

    Baehaki pernah memperkuat tim Pekan Olahraga Daerah Regional NTB dan berhasil meraih juara pertama. Tidak hanya itu, Ia kerap memperkuat tim nya dalam berbagai ajang sepak bola di NTB.

    Di P. Jawa, Ia pernah memperkuat PS. Persijap Jepara, PS. Persekap Pekalongan, dan menjadi striker andalan di PS. Persak Kebumen yang bermain di Liga 3 Nasional sebelum akhirnya memilih pulang kampung dan bergabung di Lombok FC.

    Bahkan saat bermain di PS Persekap Pekalongan, Baehaki mendapatkan perhatian warga Kab. Pekalongan lantaran produktivitas golnya di Liga 3 Jawa Tengah.
    Dan Baehaki masuk dalam jajaran 5 besar Top Skor Liga 3 Jawa Tengah.

    Putra asli Lombok Barat ini meyakini, bahwa setiap ajang pertandingan yang akan diikuti bersama rekan-rekannya dapat dijalaninya dengan baik apabila skuad memiliki team work yang solid.

    Ia juga percaya dengan pengalaman yang telah didapatnya selama berlaga di Liga 3 Prov. Jateng dan Liga 3 Nasional akan mampu membantu Lombok FC meraih target.

    “Kemarin di Jateng, saya mendapat banyak pengalaman tentang cara bermain sepak bola yang baik dan benar, kemudian disini (di Lombok FC), saya dapat polesan langsung Couch Jessie Mustamu, pelatih yang sudah memiliki nama besar di kancah sepak bola Nasional. Saya sangat bersyukur dan juga sangat bangga bisa menjadi bagian penting di tim Lombok FC ini,” lanjutnya.

    Sementara itu, Jessie Mustamu juga mengakui kemampuan Baehaki. Menurutnya karakter pemain jebolan Persija Elite Pro Academy u20 tersebut memiliki naluri finishing touch yang bisa menguntungkan tim.

    *Raih Juara Grup dengan Koleksi 6 Menang dan 1 Seri*

    Lombok FC lolos ke babak 8 besar sebagai juara Grup A dengan perolehan total 19 poin, dari total 7 pertandingan yang telah dijalani.

    Laga perdana Lombok FC dalam penyisihan grup A Liga 3 NTB, dibuka dengan kemenangan manis atas Infa FC. Pertandingan yang digelar di Stadion 17 Desember berakhir dengan skor 2-1.

    Dalam laga kedua, Lombok FC sukses mengalahkan Perselobar Lombok Barat yang merupakan juara bertahan Liga 3 NTB 2021, dengan skor 1-0.

    Berlanjut di laga berikutnya, duel bergengsi antara Lombok FC dan PS Mataram terjadi. Tim kebanggaan suporter Babalo itu harus puas dengan hasil imbang 0-0.

    Sinyal-sinyal kebangkitan mulai ditunjukkan Lombok FC di laga berikutnya. Empat laga terakhir fase penyisihan grup A, mereka berhasil mengamankan kemenangan.
    Pertama, Lombok FC sukses menumbangkan Bintang Ampenan dengan skor 5-1. Kedua, PSLT Lombok Tengah dilibas dengan skor 2-0.
    Ketiga, menang melawan PS Fatahillah dengan skor 1-0.
    Dan di laga terakhir, Lombok FC sukses mengalahkan PS Hamzanwadi dengan skor 2-1.

    *Jadwal Lombok FC di Babak Delapan Besar*

    Di babak 8 besar, Lombok FC masuk ke grup E bersama juara dari Grup A, Perselotim Lombok Timur serta 2 klub yang berasal dari P. Sumbawa yaitu Panser FC Sumbawa Barat, dan Persidom Dompu.

    Berikut jadwal pertandingan babak delapan besar Lombok FC yang akan berlangsung di Stadion 17 Desember, Turide, Kota Mataram.
    Selasa (4/10/2022)
    Lombok FC vs Persidom
    Pukul: 14.00 Wita
    Kamis (6/10/2022)
    Panser FC vs Lombok FC
    Pukul: 16.00 Wita
    Sabtu (8/10/2022)
    Lombok FC vs Perslotim
    Pukul: 14.00 Wita(Tim-MP)

  • Anggota DPR RI Rachmat Hidayat Salurkan Bantuan UMKM untuk Dua Kecamatan di Lombok Timur

    Anggota DPR RI Rachmat Hidayat Salurkan Bantuan UMKM untuk Dua Kecamatan di Lombok Timur

    LOMBOK TIMUR-MP-Anggota Komisi VIII DPR RI dapil Pulau Lombok H Rachmat Hidayat menyalurkan dana bantuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ke masyarakat di Pulau Lombok.

    Bantuan disalurkan di dua kecamatan di Lombok Timur. Lokasi pertama disalurkan di Dusun Batu Mora Timur, Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur sebanyak 40 pelaku UMKM.

    Sementara lokasi kedua bertempat di Dusun Serumbung, Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur sebanyak 48 pelaku UMKM.

    Bantuan UMKM tersebut disalurkan oleh Ketua DPC PDIP Lombok Timur Ahmad Sukro dan Wakil Ketua II DPC PDIP Lombok Timur Bidang Kaderisasi dan Ideologi Ahmad Amrullah pada Rabu, (28/9/2022).

    Dalam sambutannya, Ketua DPC PDIP Lombok Timur Ahmad Sukro menyampaikan salam takzim anggota DPR RI Rachmat Hidayat kepada seluruh masyarakat yang hadir.

    Bantuan tunai tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian H Rachmat Hidayat kepada masyarakat pelaku UMKM.
    “Salam hormat, beliau (Rachmat Hidayat, red) tidak bisa hadir karena masih di Jakarta. Kami mewakili beliau menyampaikan apa yang menjadi keinginan Bapak / Ibu. Alhamdulillah beliau mampu menunaikannya,” kata Ahmad Sukro.

    Pihaknya berpesan agar pelaku penerima manfaat bantuan dana UMKM dapat memanfaatkan uluran tangan tersebut dengan baik untuk membantu kepentingan usaha dan kehidupan sehari-hari.

    Ahmad Sukro menegaskan bahwa kegiatan tersebut akan menjadi silaturrahim pertama dengan masyarakat. Pihaknya berkomitmen untuk terus hadir menjawab persoalan di tengah masyarakat.

    “Ini silaturrahmi kita yang pertama. Ke depan, apa yang bisa kita perjuangkan untuk kemashalahatan akan menjadi bagian dari komunikasi kita secara berkelanjutan,” tegas Ahmad Sukro.

    Senada dengan Ahmad Sukro, Wakil Ketua II DPC PDIP Lombok Timur Bidang Kaderisasi dan Ideologi Ahmad Amrullah berharap masyarakat pelaku UMKM dapat solid dan berkomitmen melihat siapa saja yang telah berbuat dan membantu masyarakat.

    Bantuan UMKM tersebut, kata Amrullah merupakan wujud sinergi dan kepedulian terhadap pembangunan ekonomi kerakyatan, yang harus dilakukan bersama-sama.

    “Jika UMKM maju, maka perekonomian daerah pun akan ikut maju. Akibatnya, akan menumbuhkan masyarakat, baik dari ekonomi, kesehatan, maupun sektor lainnya,” jelasnya.

    Masyarakat pelaku UMKM, kata Amrullah telah menghadapi masa sulit selama dua tahun pandemi. Pemerintah, melalui H Rachmat Hidayat berusaha hadir memberikan bantuan penguatan modal.

    “Dimasa pandemi Covid-19 yang telah 2 tahun lebih melanda kita, banyak para pelaku UMKM yang terkena imbas sehingga banyak yang mengalami kemunduran, bahkan ada yang tutup, karena itu, H Rachmat Hidayat memberikan bantuan modal kepada masyarakat di Lombok Timur agar dapat survive,” ujarnya.

    Ahmad Amrullah ingin bantuan ini tidak dapat disalahgunakan oleh penerima untuk tujuan lain.

    “Kami menyadari, para pelaku UMKM ini untuk dapat terus bertahan banyak yang terkendala dengan modal, karena itu kita hadir untuk memenuhi hal tersebut. Kami selaku perpanjangan dari H Rachmat Hidayat mempunya tanggung jawab untuj menyampaikan aspirasi masyarakan untuk ditunaikan,” tukasnya.

    Lebih lanjut, Amrullah menuturkan bahwa, bantuan yang diberikan dalam rangka menjaga keberlangsungan roda-roda perekonomian yang ada di Lombok Timur.

    Karena itu, H Rachmat Hidayat ingin membantu secara masif para pelaku ekonomi mikro maupun menengah bagi tumbuh kembang dan semangat pelaku usaha.

    Di lokasi kedua yakni di Desa Pemongkong, Amrullah secara khusus menyampaikan kepada masyarakat bahwa H Rachmat Hidayat merupakan wakil seluruh masyarakat Lombok.

    “Beliau menempatkan diri sebagai wakil masyarakat seluruhnya. Kita dibina, tolong kita tunjukkan juga konsistensi kita terhadap beliau,” bebernya.

    Ketua Pemuda Desa Montong Baan Muhammad Putrajab menyampaikan apresiasi dan terima kasih tak terhingga kepada Anggota Komisi VIII DPR RI H Rachmat Hidayat yang telah mendengarkan aspirasi masyarakat.

    Pihaknya berkomitmen untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan anggota DPR RI kelahiran Lombok Timur.

    “Atas nama masyarakat, kami menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada H Rachmat Hidayat atas bantuan yang telah diberikan kepada pelaku UMKM,” katanya.

    Pihaknya berharap dapat terus membangun komunikasi yang intens dengan H Rachmat Hidayat.(Tim-MP)

  • Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik, Pemprov NTB – Kantor Bahasa Gelar Pembinaan

    Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik, Pemprov NTB – Kantor Bahasa Gelar Pembinaan

    Mataram-MP-Pemerintahan Provinsi NTB bekerja sama dengan Kantor Bahasa NTB menyelenggarakan pembinaan lembaga dalam rangka Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik dan Dokumen Lembaga di Provinsi NTB. “Kegiatan ini adalah ikhtiar agar penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik dapat terselenggara dengan baik” jelas Sekretaris Daerah Provinsi NTB Drs. H.Lalu Gita Ariadi, M. SI yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Infrastruktur dan Pembangunan H. Ruslan Abdul Gani, SH, MH saat membuka acara di Gedung Graha Bhakti, Selasa (27/9).

    Sementara itu Kepala Pusat pembinaan lembaga dan Sastra Dr. M. Abdul Khak, M. Hum menyampaikan bahwa sejak ditetapkan dalam UUD 1945, Bahasa negara adalah bahasa Indonesia. Sehingga harus digunakan dalam setiap penyelenggaraan negara. “Termasuk di ruang-ruang publik, seperti bandara bahasa Indonesia harus ada.. Sehingga jika tidak ada, yang patut disalahkan adalah penyelenggara negara di tempat itu” terang Abdul Khak.

    Pada Kesempatan yang sama,Dr. Puji retno hardiningtyas,M.Hum, Kepala kantor bahasa Provinsi NTB mengajak agar seluruh perangkat daerah dan pemda yang hadir dapat bergandengan tangan,agar mampu menertibkan penggunaan bahasa di ruang publik.”Pemda perlu bangga dan mengutamakan bahasa negara, yakni bahasa Indonesia di ruang publik.Penggunaan bahasa Indonesia sebagai pemersatu belum tertib, kami berharap pemda mampu menjaga kelestarian bahasa daerah..” imbau Puji.

    “Utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah dan kuasai bahasa asing..” tutup Kepala Kantor Bahasa NTB.

    Pada kesempatan tersebut turut dilaksanakan Penandatangan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan Kemendikbud-Ristekdikti terkait pendampingan pembinaan lembaga bahasa dalam rangka pengutamaan bahasa negara di Ruang Publik dan Dokumen Lembaga.

    Peserta kegiatan dihadiri oleh semua Organisasi Perangkat Daerah dari Provinsi, Kabupaten/Kota Nusa Tenggara Barat.(Diskominfo-MP)

  • Sosialisasi Potensi Wisata NTB, HIMALO Gelar Kampanye Wisata di Bundaran HI

    Sosialisasi Potensi Wisata NTB, HIMALO Gelar Kampanye Wisata di Bundaran HI

    Jakarta-MP-Puluhan warga lombok diaspora sejabodetabek ikuti kampanye wisata di bundaran hotel indonesia jakarta pusat, 25 september 2022.

    Kampanye wisata itu didasari semangat berkontribusi membangun NTB, kata Ketua Umum Himpunan Masyarakat Lombok (HIMALO) Karman BM kepada media.

    “Kami warga lombok di rantauan ini ingin berkontribusi dalam mentriger aktifitas ekonomi di kampung kami,NTB.Melalui event kampanye ini salah satu caranya” kata pemuda yang ditunjuk mimpin HIMALO 28 agustus lalu.

    “Melalui event ini, kami bermaksud ikut mengenalkan dan mensosialisasikan kembali potensi wisata di pulau lombok dan sumbawa.Seperti pantai,gunung dan sebagainya.Kita punya wisata bawah laut di Gili bagi yang hooby diving,punya gunung rinjani dan gambora bagi yang senang hiking, dan ada lomba motor internasional di mandalika dan lain sebagainya”tambah karman.

    Di tempat yang sama ketua panitia Lalu Suherman menyampaikan kegiatan ini merupakan inisiatif himalo, namun demikian tetap dapat dukungan dan pemprov NTB.

    “Kami akan lakukan acara seperti ini akan kami lakukan lagi beberapa waktu ke depan. Akan sering insya Alloh”tutup Lalu Herman.

    Kampanye Wisata bertajuk “Ayo datang ke Lombok Sumbawa (NTB)”itu diikuti oleh puluhan masyarakat lombok di jabodetabek. Tampak hadir juga ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) NTB Taufik Hidayat,Mantan Bupati Lombok Utara TGH. Najmul Akhyar dan mantan sekjen PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sabolah Al Kalamby.

    Acara dirangkai dengan jalan santai sepanjang jalan MH Tamrin-Bundaran HI,dan dimeriahkan dengan Gong musik lombok Gendang Beleq.(Wirman-MP)

  • Mi6 prediksi Pilkada NTB 2024 akan diwarnai fenomena kemunculan Vote Getter dari Kalangan Milenial dan Generasi Z Multi Talenta

    Mi6 prediksi Pilkada NTB 2024 akan diwarnai fenomena kemunculan Vote Getter dari Kalangan Milenial dan Generasi Z Multi Talenta

    Mataram-MP-Lembaga Kajian Sosial Politik Mi6 memprediksi Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) serentak di NTB,27 November 2024 akan diwarnai fenomena kemunculan *vote getter dari kalangan milenial dan generasi Z Multi Talenta* dalam menyemarakan gelaran konstestasi lima tahunan tersebut.Hal ini dipicu seiring meningkatnya kesadaran politik masyarakat,khususnya kaum muda/ milenial dan generasi Z dalam mengawal dan mengawasi konstestasi Pilkada.

    “Kalangan milenial dan Generasi Z yg multi talenta akan menjadi trans setter ( kiblat baru ) dalam mendulum perolehan pundi suara konstestan Pilkada NTB lewat konten kreatif dan operasi teritorial lainnya,” Kata Direktur Mi6,Bambang Mei Finarwanto,SH kepada Media melalui siaran pers,sabtu 24 september 2024.

    Lelaki yang akrab disapa didu ini mengatakan peningkatan partisipasi pemilih di NTB, khususnya dari kalangan pemilih pemula/ milenial dan generasi Z dari total 3.753.096 jumlah Pemilih di seluruh Kabupaten/kota di NTB mencerminkan keberhasilan edukasi civic education (pendidikan civic ) oleh stakeholder di NTB dalam mempromosikan pendidikan politik yang benar di masyarakat.

    “Untuk sekedar ilustrasi, sejumlah survey menunjukkan pemilih pemula/milenial dan generasi Z dengan rentang usia 17-37 tahun diprediksi menjadi kelompok pemilih terbesar di pemilu 2024.Ini artinya posisi tawar milenial dan generasi Z cukup signifikan dalam mempengaruhi persepsi pemilih,” tandas didu.

    Didu kemudian mengutip data KPU untuk Pemilu 2019,jumlah pemilih muda mencapai 70-80 juta juwa dari 193 juta pemilih.Ini artinya 35 % – 40 % pemilih muda/milenial mempunyai kekuatan besar dalam mempengaruhi jumlah perolehan suara para konstestan.

    “Maka tak heran,dalam Pilkada serentak di NTB 2024 mendatang, anak muda/ milenial kreatif banyak terlibat dalam strategi kampanye dengan menggunakan berbagai platform media sosial seperti facebook, instalgram, tik tok dan sejenisnya dalam memback up paslon yang di endors,” ujar pria mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB ini.

    *Kombinasi Vote Getter Milenial dan Generasi Lama*

    Didu menggarisbawahi keterlibatan milenial dan generasi Z di Pilkada NTB akan menjadi tantangan tersendiri bagi *vote getter generasi lama* yang masih mengandalkan daya tawar politik patron klien karena semata-mata kekuatan status sosial dan citra baik yang dimilikinya.

    “Seiring dengan perkembangan jaman dan tehnologi 4.0 tentu terjadi pergeseran cara pandang dan persepsi votters dalam meraih dukungan suara dengan *metode konvensional* yakni mengandalkan vote getter dari sisi ketokohan. Untuk Pilkada 2024 perlu dikombinasikan dengan memanfaatkan sentuhan tehnologi informasi yang akrab dengan kaum milenial dan generasi Z,” ulas didu.

    Didu melanjutkan kekuatan karakter berpolitik milenial dan generasi Z umumnya lebih mengedepankan pada faktor *moral hazard* yakni mereka lebih mempercayai insting hitam putih dalam menilai paslontidak semata-mata Kepentingan Politik atau interest lainnya.

    “Disinilah letak pertarungan image sesungguhan antara vote getter milenial/ generasi Z vs Vote Getter lama dlm mendulum perolehan suara yang berbeda ceruknya,” imbuhnya.

    *Sejarah Baru Politik Etis Pilkada NTB 2024*

    Didu menambahkan dalam Perspektif Politik, Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) serentak di NTB 2024 akan menjadi Sejarah Baru Politik Etis Kepala Daerah di NTB dalam memunculkan kepemimpinan yang demokratis dan egaliter. Hal ini terkait suasana psykologis dan ekspektasi Paslon Pilkada 2024 yang berbeda dibanding Pilkada era sebelumnya.

    “Pilkada serentak 2024 secara substansi dan tata aturan masih sama dengan pilkada sebelumnya, Tapi secara Politik, ada hal yang berbeda yakni adanya Plt/Penjabat Kepala Daerah di NTB. Keberadaan Plt/Penjabat yang menggantikan sejumlah Kepala Daerah di NTB yang telah telah Purna Tugas menimbulkan harapan baru terciptanya Pilkada yang jurdil dan Transparan,” katanya

    Terkait Politik Etis,didu menjelaskan Plt/Penjabat Kepala Daerah di NTB tentu ingin dikenang sebagai wasit yang baik dan netral dalam mengawal proses konstestasi Pilkada NTB agar legitimasi politiknya tidak terciderai.

    “Dalam konteks ini,Kebijakan Politik Etis para Plt/Penjabat di NTB yang tidak memihak perlu diimbangi dengan menempatlan pejabat bawahannya ( baca : bila diperlukan ) yang *Right man on the Right Place* merupakan Harapan Publik agar kontestasi Pilkada NTB 2024 berjalan fair dan tidak ada asumsi minor,” Pungkasnya.(Tim-MP)

  • Bupati Bima: “Taman Panda Harus Bersih Dari Sampah”

    Bupati Bima: “Taman Panda Harus Bersih Dari Sampah”

    Kab bima-MP-Jangan membuang sampah di sembarang tempat dan pastikan kawasan pesisir pantai Taman Panda bersih dari sampah-sampah’.

    Demikian pesan Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri,SE Jumat (23/9) usai mengikuti kegiatan Senam Sehat Bersama Wakil Bupati Drs.H Dahlan M Noer, para pejabat eselon II, Eselon III, Eselon IV, jabatan fungsional lingkup dan staf OPD lingkup Kabupaten Bima beserta elemen organisasi lembaga swadaya masyarakat dalam memperingati World Clean Up Day, Aksi Bersih-bersih Sampah Se-dunia yang dipusatkan di Taman Panda.

    Dalam kegiatan yang merupakan kemitraan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bima dengan lembaga peduli lingkungan tersebut, mengangkat tema Bersatu Untuk Indonesia Bersih Mendukung Bima RAMAH tersebut, Bupati menginstruksikan Camat Palibelo dan Kepala Desa Panda untuk lebih mengoptimalkan pengawasan kebersihan kegiatan pedagang dan usaha kecil yang beroperasi di kawasan pesisir Pantai Panda.

    Dalam waktu satu bulan ke depan akan dilakukan evaluasi penataan kawasan oleh para pedagang dan Camar beserta Kades agar mengeluarkan himbauan untuk memastikan agar sampah makanan dan plastik yang tidak bisa terurai ditangani dengan baik”. Ungkap Bupati.

    Kepada seluruh elemen, Bupati juga menghimbau agar bersama-sama menjaga keasrian Taman panda dan kawasan pesisir Teluk Bima.(Prokim-MP)

  • Opini : Jangan Biarkan Desa Begitu-begitu Saja

    Opini : Jangan Biarkan Desa Begitu-begitu Saja

    Oleh:Nuraini SPD

    Desa berasal dari kata dalam bahasa sangsekerta yang berarti tanah tumpah darah. Sementara menurut defenisi universal, desa adalah kumpulan dari beberapa pemukiman atau rural area. Istilah Desa di Indonesia merujuk kepada pembagian wilayah administrative yang berada di bawah kecamatan yang di pimpin oleh seorang Kepala Desa.Desa merupakan kehidupan asal bagi mereka yang lahir dan menetap di suatu wilayah, mereka tidak bisa menolak kepada Tuhan mengapa ia di lahirkan di situ sebagai laki-laki ataupun perempuan karena itu merupakan kodrat atau keadaan subjetifiti atau dengan kata lain mata sudah menatap.

    Tanpa tahu mengapa ia dilahirkan di suatu kampung yang indah akan sumber daya alam dan potensinya untuk meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat sekitaran desa itu, dalam perjalanan hidup bernegara yang merupakan kesatuan daripada desa yang dalamnya terdapat suku-suku, agama-agama dan ras (SARA) adalah suatu indentitas sebuah Negara yang plural dalam Negara Indonesia disebut dengan istilah Nation State.

    Dalam Negara yang menganut sistem demokrasi dan kewenangan istemewa yang diberikan pemerintah pusat ke daerah hingga Desa saat adalah suatu kenikmatan buah reformasi yang kita cicipi bersama sampai hari ini yang tidak lepas oleh perjuangan mereka yang terlibat seperti kata Antonio gramsi yang disebutnya intelektual organik.

    Hingga lahir suatu perkembagan atas konsepsi adanya otonomi daerah dari sentralistik ke desentralistik masuklah juga ke desa atas upanya pikiran manusia-manusia reformasi untuk memandirikan desa yang otonom lahir pulalah lembaga Badan Permusyawaratan Desa atau di sebut BPD dan Badan Usaha Milik Desa ( BUMDES) dengan suatu nutrisi atau asupan langsung dari induknya.

    Jangan biarkan desa begiu-begitu saja juga pilihan asupan dari kehidupan penulis dalam melihat dan merespon secara seksama beberapa desa yang sudah diberikan ruang fasilitas, wewenang seluas-luasnya oleh induk organ yang disebut Negara dan juga tentunya atas restu tuannya Rakyat atau masyarakat setempat, namun tak tahu diri dan tak tahu malu sudah diberikan amanah dari warga dan penduduknya untuk mengurus Desa tak mampu melakukan banyak hal.

    Semestinya dengan ruang dan amanah itu adalah suatu kepercayaan besar dari Negara dan Masyarakat Desa agar apa yang menjadi semua cita peradaban yakni kesejahteraan, kedamaian dan ketentraman dari tempat kita tinggal teratur sedimikian rupa dengan dukungan yang memadai termasuk keberhasilan atas usaha membangun sumber daya manusia dan Sumber daya alam.

    Tak sedikit Desa hanya bangga membangun Cor atau Rabat Beton di atas batu kerikil dan di atas lahan warga yang diberikan secara sukarela oleh pemiliknya dengan tujuan dapat dipakai bersama dengan jangka panjang namun fakta lapangan ban motor dan mobil belum bosan melintasi jalan yang katanya rabat beton berubah menjadi pasir yang berhamburan di tengah dan pinggiran jalan.

    Lalu kepada siapa kita mengadu ? atas apa yang menjadi keinginan bersama yang hari ini berubah menjadi kekurangan kinerja desa dan perangkatnya, ‘masyarakat awam menjawab; siapa lagi kalau bukan di badan permusyawaratan desa (BPD), Pemuda bertanya; ‘Apakah BPD juga tidak terlibat memberikan kesepakatan melalui representasi stempel yang siap melaksanakan tugas legalitas formalnya mewakili masyarakat atas apa yang akan dikerjakan oleh, sebut saja pengurus Desa.

    Badan Usaha Milik Desa yang disingkat BUMDES setiap tahunnya mengajukan proposal untuk tujuan meningkatkan perekonomian Desa khususnya masyarakat tak begitu memberikan perubahan yang signifikan pada level perputaran ekonomi di Desa. Ini bukan kesalahan konsep BUMDES sebab banyak Desa di belahan nusantara yang sukses menjalankan BUMDESnya, sebut saja ini kekurangan ide dan gagasan belum lagi faktor kemalasan atas ketidakpercayaan diri sebagai pengurus BUMDES untuk mengelolah hasil proposal itu.

    Banyak diantara pemegang wewenang di Desa begitu santai dan terlebih lagi tidak mau mengambil usaha maksimal untuk sebuah perubahan, barangkali banyak faktor yang setia menjadi alasan salah satunya masyarakat dan pemerintahan desa. Bahkan tidak sedikit di antara manusia-manusia yang katanya demokratis pada saat yang sama masih belum memposisikan hak dan kewajiban hidup bermasyarakatnya sebagai sesuatu yang harus dituntut atau dalam hal lain penyelenggara pemerintahan memberikan kepada mereka apa layak sesuai dengan proporsi, kemampuan dan potensi desa. Mengapa banyak diantara kelompok masyarakat yang ketika ada suatu hal yang berubah di desa mereka beranggapan atau paradigma yang terbangun apapun yang berubah disuatu daerah atau wilayah itu merupakan hadiah yang tak perlu di minta apalagi dituntut oleh masyarakat.

    Elemen terpenting dalam wilayah desa adalah pemuda atau generasi yang akan menjadi stapet penerus baik sebagai pemimpin seperti pemimpin bagi dirinya, keluarga dan masyarakatnya kelak adalah salah satu yang paling penting di antara banyak hal yang juga penting untuk menjadi perhatian intensif sebagai pemangku kebijakan atau tokoh yang berada di Desa tersebut dikarenakan sehebat apapun suatu konsep pembagunan baik dari sisi sumber daya alam ataupun sumber daya manusia jika tidak ada kemampuan pemangku kebijakan untuk mengolah atau senergi kepada elemen yang ada, maka akan sulit desa akan mengalami perkembangan dan kemajuan.