Kab bima-MP-Sejumlah kontraktor di Kabupaten bima ntb mengeluhkan harga semen di pasaran tiba-tiba melonjak dari Rp 60 ribu menjadi Rp 73 sampai 75 ribu/perzak.
“Semen tiba-tiba melonjak dalam sepekan terakhir, ketika proyek akan dikerjakan kontraktor setelah ditenderkan pemerintah, “kata Din salah seorang kontraktor di , hari ini.
Ia mengatakan, harga semen yang dijual pedagang di kota bima dan kabupaten bima, tiba-tiba melonjak dari harga sekitar 60 ribu per zak menjadi Rp 73 sampai 75 ribu per zak tanpa alasan yang jelas dari pedagang dipasaran yang menjualnya. Ia mengeluhkan kondisi tersebut karena akan membuat para kontraktor yang membutuhkan semen untuk proyek pembangunan fisik seperti sarana sekolah dan bangunan kesehatan dll akan merugi.
“Jelas kami akan rugi kalau seperti ini karena harga penawaran kami dalam setiap rencana anggaran biaya (RAB) proyek harga semen tidak seperti yang ada di pasaran saat ini penawaran kami sangat rendah dari itu,”katanya.
Ia mengaku kaget dengan kondisi itu karena terancam merugi akibat pekerjaan proyeknya tidak akan mendapat untung sehingga dirinya meminta pemerintah menormalkan harga semen dipasaran itu.
“Kami khawatir jangan-jangan pedagang mencari untung pada musim pekerjaan proyek tahun ini, kalau seperti ini pedagang harus diawasi pemerintah jangan sampai merugikan masyarakat seperti kontraktor seperti ini,”katanya.
Menurut dia, pemerintah harus turun memantau harga semen di pasaran dan menindak pedagang yang mempermainkan harga, agar para kontraktor yang mengerjakan proyek pemerintah di kabupaten bima dan kota bima tidak mengalami kerugian.
“Selain harganya melonjak, semen di kota bima dan kabupaten bima juga mengalami kelangkaan, ini juga harus dipantau pemerintah,”katanya.
Senada dikatakan, Awon ia berharap pemerintah menormalkan harga semen di kota dan kabupaten bima jangan sampai proyek di kota dan kabupaten bima banyak tidak rampung dikerjakan kontraktornya karena mereka kekurangan dana pekerjaan proyek.
“Pemerintah harus menormalkan harga semen di kota dan kabupaten bima dari pada proyek pekerjaan kontraktor banyak yang tidak selesai nantinya karena kekurangan dana untuk penyelesaian pekerjaannya akibat kenaikan harga semen dipasaran ini,”katanya.(Yuli)
Metropembaharuancq.com