Kampanye Germas Tingkat Kecamatan Monta Kabupaten Bima
Monta kab bima-MP-Pelaksanaan kampanye aksi “Germas” (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) untuk Tingkat Kecamatan monta dilaksanakan di Puskesmas monta pada hari kamis tgl 2-2-2023.
Dihadiri oleh bupati bima,Hj,indah dhamayanti putri, SE.OPD,Dan Muspika kecamatan monta Ibu PKK Kecamatan perwakilan organisasi kepala puskesmas serta seluruh Staf Puskesmas.
Tujuan kampanye ini adalah mensosialisasikan Germas kepada masyarakat,dan mengadvokasi para pengambil kebijakan di tingkat kecamatan,untuk mendukung pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.
Sekertaris dinas kesehatan yang di sapa papi afif mengajak masyarakat Kecamatan monta untuk bersama-sama menerapkan Germas sebagai budaya kita agar sehat, bugar,produktif dan terhindar dari penyakit dengan melaksanakan :
1. Melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari,
2. mengkonsumsi sayur dan buah setiap hari,
3. Memeriksa kesehatan secara rutin dan berkala,
4.Tidak merokok,
5.Tidak mengkonsumsi alkohol,
6. Membersihkan lingkungan dan,
7. Menggunakan jamban sehat.
Jenis kegiatan periode kali ini Germas fokus pada kegiatan, melakukan aktifitas fisik, konsumsi buah dan sayur, serta memeriksa kesehatan secara berkala
Tujuan Germas adalah agar masyarakat berprilaku sehat sehingga berdampak pada kesehatan terjaga,produktif,lingkungan bersih.
Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri,SE dalam sambutannya dihadapan para petugas kesehatan, para perangkat desa, kader Posyandu kembali mengajak seluruh elemen masyarakat kecamatan monta untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi dan melakukan olahraga secara teratur.
Pada kampanye Germas tersebut, Bupati juga menghimbau agar semua elemen masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, mengkonsumsi secara rutin buah-buahan dan sayuran serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Hal ini penting dilakukan agar kita bisa tetap menjaga kesehatan”.kata Bupati.
Setelah acara senam sehat bersama kemudian para peserta melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis yang pada kesempatan tersebut diikuti 300 peserta dan pemeriksaannya dilakukan oleh 10 orang tenaga medis.(Yuli).
.
