Blog

  • NTT, NTB dan DKI Jakarta Resmi Tuan Rumah PON XXII, Menpora Tegaskan Penyelenggaraan Efisien dan Berorientasi Prestasi

    NTT, NTB dan DKI Jakarta Resmi Tuan Rumah PON XXII, Menpora Tegaskan Penyelenggaraan Efisien dan Berorientasi Prestasi

    Jakarta-MP-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Provinsi DKI Jakarta resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028. Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga tentang Penetapan Tuan Rumah PON XXII Tahun 2028 serta surat pengantar terkait penyelenggaraan PON kepada para gubernur daerah penyelenggara di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
    Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menegaskan bahwa penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 harus dilaksanakan secara efisien dan transparan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan harus mengedepankan tata kelola yang baik serta berorientasi pada peningkatan prestasi olahraga nasional.

    “Saya berharap penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 dapat berjalan dengan baik. Seluruh aspek administrasi harus dilakukan secara transparan sehingga berbagai persoalan yang pernah terjadi pada penyelenggaraan sebelumnya tidak terulang kembali,” ujar Menpora.

    Menpora juga menekankan pentingnya mempertandingkan cabang-cabang olahraga prioritas yang menjadi bagian dari pembinaan prestasi nasional. Menurutnya, PON harus menjadi instrumen untuk mempersiapkan atlet menuju ajang internasional seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

    Menanggapi hal tersebut, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan kesiapan daerahnya dalam menyelenggarakan PON XXII Tahun 2028. Ia menjelaskan bahwa pembagian cabang olahraga antara NTB dan NTT akan disesuaikan dengan ketersediaan venue yang sudah dimiliki masing-masing daerah sehingga tidak memerlukan pembangunan fasilitas olahraga baru dalam skala besar.

    “Kami berkomitmen menyelenggarakan PON secara efisien dengan memanfaatkan venue yang sudah tersedia. Pembagian cabang olahraga akan disesuaikan dengan kesiapan infrastruktur masing-masing daerah sehingga penyelenggaraan dapat berjalan efektif,” ujarnya.

    Iqbal menambahkan bahwa NTB telah memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan berbagai event olahraga nasional dan internasional yang menjadi modal penting menuju PON 2028. Seperti Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS), MotoGP Mandalika, hingga Pocari Sweat Run.

    Selain kesiapan infrastruktur, NTB juga pun telah mempersiapkan dukungan sumber daya manusia, termasuk tenaga kesehatan olahraga yang tersertifikasi guna mendukung kelancaran penyelenggaraan event.

    Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan bahwa NTT siap berkolaborasi dengan NTB dan DKI Jakarta dalam menyukseskan penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028.

    Menurutnya, penyelenggaraan PON harus mampu menghadirkan tiga kesuksesan sekaligus, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses administrasi, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

    “Sama halnya dengan NTB, kami siap mendukung penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 sesuai dengan kesiapan venue yang tersedia. Kami juga mendukung penuh arahan Presiden Prabowo Subianto agar penyelenggaraan event olahraga dilakukan secara efisien. Kami pun berharap PON 2028 mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, sekaligus menjadi ajang untuk memperkenalkan potensi olahraga, potensi wisata serta talenta-talenta terbaik daerah kepada Indonesia bahkan dunia,” ujarnya

    Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa Jakarta siap memberikan dukungan penuh sebagai salah satu tuan rumah penyelenggara. Menurutnya, Jakarta memiliki infrastruktur olahraga yang sangat memadai untuk mendukung pelaksanaan berbagai cabang olahraga.

    “Kami memiliki fasilitas olahraga yang lengkap dan siap digunakan. Selain venue di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta juga memiliki berbagai fasilitas olahraga milik pemerintah daerah maupun swasta yang dapat dikolaborasikan untuk mendukung pelaksanaan PON 2028,” kata Pramono.

    Dalam kesempatan yang sama, Lalu Hadrian Irfani. Wakil Ketua Komisi X DPR RI menyampaikan apresiasi atas diterbitkannya SK penetapan tuan rumah PON XXII Tahun 2028. Ia menegaskan bahwa Komisi X DPR RI akan memberikan dukungan penuh terhadap proses persiapan dan penyelenggaraan PON.

    “Pemerintah telah memberikan kepercayaan penuh kepada daerah sebagai tuan rumah. Kami berharap seluruh persiapan dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya. Komisi X DPR RI akan terus mendukung dan membuka ruang diskusi apabila terdapat berbagai kendala yang perlu dikoordinasikan bersama,” ujarnya.

    Ia berharap penyelenggaraan PON 2028 mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang akan menjadi tulang punggung prestasi olahraga Indonesia di masa mendatang.

    Sementara itu, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI Taufik Hidayat menegaskan bahwa PON ke depan harus semakin berorientasi pada peningkatan prestasi olahraga nasional.

    “PON harus lebih spesifik mengedepankan prestasi. Ajang ini harus menjadi bagian dari sistem pembinaan olahraga nasional yang mampu menghasilkan atlet-atlet terbaik untuk menghadapi kompetisi internasional,” tegasnya.(Wirman)

  • Ini Kata Kadis Dikpora Kabupaten Bima dalam Penyusunan RKT, RKAS, Dan ARKS

    Ini Kata Kadis Dikpora Kabupaten Bima dalam Penyusunan RKT, RKAS, Dan ARKS

    Kab Bima-MP-Penyusunan dokumen perencanaan sekolah harus menjadi fondasi utama peningkatan mutu pendidikan, bukan sekadar kewajiban administrasi. Hal ini ditegaskan secara tegas oleh Kadis Dikpora, bapak Drs, Syahlul dalam pertemuan koordinasi dan pendampingan bagi kepala sekolah serta pengawas pendidikan dan operator se-kabupaten. di aula dinas dikpora pada hari Kamis tgl, 11-6-2026.

    Dalam arahannya,Kadis Dikpora,bapak,Drs,Syahrul menekankan bahwa Rencana Kerja Tahunan (RKT), Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), serta Analisis Rencana Kegiatan Sekolah (ARKS) adalah tiga dokumen yang saling berkaitan dan menentukan arah pengelolaan sekolah selama satu tahun ajaran.

    “Selama ini masih ada anggapan bahwa RKT, RKAS, dan ARKS cukup disusun sama seperti tahun sebelumnya atau hanya menyesuaikan angka saja. Ini harus diubah total,” ujar Kadis Dikpora.

    Ia menegaskan prinsip utama yang harus dipegang: “Setiap baris tulisan, setiap kegiatan, dan setiap rupiah anggaran yang tercantum dalam dokumen itu harus punya dasar yang jelas, yaitu data nyata di lapangan. Jangan merencanakan sesuatu hanya karena dianggap bagus,tapi karena memang dibutuhkan oleh sekolah dan siswa.”

    Menurutnya, data yang dimaksud meliputi kondisi sarana prasarana, kualifikasi guru, capaian hasil belajar, tingkat kehadiran siswa, hingga kondisi sosial ekonomi lingkungan sekitar. Dengan landasan ini, perencanaan menjadi objektif, terukur, dan mudah dipertanggungjawabkan.

    Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa dokumen ini menjadi dasar utama dalam penyaluran dan pengawasan penggunaan dana, termasuk dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). “Kalau perencanaannya rapi dan berbasis data, maka pengelolaan dana menjadi transparan, akuntabel, dan manfaatnya langsung terasa bagi peningkatan kualitas pembelajaran,” tambahnya.

    Selanjutnya,Kabid Dikdas,ibu husnul berpesan kepada seluruh pengelola sekolah

    “Buatlah RKT, RKAS, dan ARKS bukan untuk dinas atau pengawas saja, tapi untuk siswa. Kalau rencananya tepat berdasarkan data, maka dana akan tepat guna, pembelajaran meningkat, dan masa depan anak-anak Kabupaten Bima akan lebih baik”.

    Pendekatan berbasis data ini diharapkan menjadi budaya baru di seluruh satuan pendidikan dasar,sehingga perencanaan sekolah benar-benar menjadi kunci kemajuan pendidikan di Kabupaten Bima.(Yuli)

  • Darma Wanita Persatuan Kabupaten Bima Melaksanakan Pertemuan Rutin  Tahun 2026

    Darma Wanita Persatuan Kabupaten Bima Melaksanakan Pertemuan Rutin Tahun 2026

    Kab Bima-MP–Dalam rangka mempererat silaturahmi,menyamakan persepsi,dan menyusun program kerja yang bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat,Darma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bima menggelar pertemuan rutin bulanan.Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Bima pada hari Kamis tgl tgl, 11-6-2026,dan dihadiri oleh pengurus serta anggota DWP dari berbagai instansi lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

    Pertemuan dibuka secara resmi oleh Ketua DWP Kabupaten Bima,ibu adel linggi Ardi,yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kebersamaan dan peran aktif setiap anggota.“Pertemuan rutin ini bukan sekadar ajang berkumpul,melainkan wadah untuk saling berbagipengalaman,menyampaikan aspirasi, dan merencanakan kegiatan yang dapat memberikan manfaat nyata. Sebagai istri abdi negara,kita memiliki peran strategis dalam mendukung kinerja suami sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah,”ujarnya.

    Pertemuan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif mengenai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan organisasi dan cara meningkatkan partisipasi anggota. Berbagai masukan konstruktif disampaikan guna memperbaiki kinerja organisasi agar lebih responsif dan adaptasi terhadap kebutuhan zaman.

    Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama. Melalui pertemuan ini, diharapkan kekompakan dan semangat pengabdian di kalangan anggota DWP Kabupaten Bima semakin terjalin erat,sehingga dapat memberikan kontribusi positif yang lebih besar bagi kemajuan Kabupaten Bima.(Yuli)

  • Bimtek Digitalisasi Pembelajaran Melalui Pemanfaatan Chromebook Jenjang SMP Resmi Dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga

    Bimtek Digitalisasi Pembelajaran Melalui Pemanfaatan Chromebook Jenjang SMP Resmi Dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga

    Kab Bima-MP–Pemerintah kabupaten Bima melalui Dinas Pendidikan,Pemuda,dan Olahraga (Dikpora) secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran Melalui Pemanfaatan Chromebook bagi guru dan tenaga kependidikan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-kabupaten bima.Kegiatan yang berlangsung di Aula Dikpora kabupaten bima ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Dikpora,pada hari rabu tgl 10-6-2026,dalam rangka mempercepat transformasi pendidikan menuju pembelajaran yang lebih modern,efektif,dan berdaya saing.

    Kepala Dinas Dikpora,Drs,Syahrul menyampaikan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk mempersiapkan generasi muda di kabupaten bima menghadapi tantangan abad ke-21.

    “Saat ini,dunia bergerak sangat cepat. Siswa SMP berada di masa transisi yang krusial,di mana mereka mulai membentuk cara berpikir dan belajar. Melalui pemanfaatan teknologi yang tepat seperti Chromebook, kami ingin memastikan bahwa setiap guru memiliki bekal keterampilan untuk menyajikan pembelajaran yang tidak hanya berbasis buku,tetapi juga kaya akan wawasan dan keterampilan digital,”ujarnya.

    Kadis,bpk Syahrul juga menjelaskan bahwa Chromebook dipilih sebagai perangkat pendukung utama karena memiliki keunggulan yang sesuai dengan kebutuhan sekolah: ringan,mudah dioperasikan,aman dari ancaman siber,hemat daya,dan terintegrasi secara gratis dengan layanan pendidikan Google. Hal ini dinilai sangat mendukung efisiensi anggaran serta keamanan penggunaan di lingkungan sekolah.

    “Kami ingin memastikan guru memahami cara memanfaatkannya secara maksimal. Bimtek ini menjadi jembatan agar teknologi benar-benar menjadi alat bantu yang meningkatkan kualitas pembelajaran,bukan sekadar pajangan,”tambahnya.

    Di akhir sambutan, beliau secara resmi menyatakan kegiatan Bimtek dibuka dan berharap hasilnya dapat diimplementasikan secara nyata di masing-masing sekolah.

    Bimtek ini diikuti oleh guru dan kepala sekolah Kegiatan ini diselenggarakan,Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan materi secara teori dan praktik yang disampaikan oleh narasumber berkompeten dari bapak Maman,S.Pd.MPd kasih di bidang dikdas di dinas dikpora.

    Ketua Panitia Pelaksana kabid dikdas,ibu husnul menyampaikan bahwa setelah mengikuti kegiatan ini, diharapkan setiap peserta dapat menjadi penggerak perubahan di sekolah masing-masing. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat ditularkan kepada rekan guru lainnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

    Dengan dibukanya secara resmi oleh Kepala Dinas Dikpora, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas. Melalui penguasaan teknologi seperti Chromebook, diharapkan siswa SMP di kabupaten bima tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga memiliki keterampilan hidup yang dibutuhkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan menghadapi masa depan.”Tuturnya.(Yuli)

  • Ketua KONI Provinsi NTB Resmi Lantik dr. H. Irfan Sebagai Ketua KONI Kabupaten Bima Periode 2026–2030

    Ketua KONI Provinsi NTB Resmi Lantik dr. H. Irfan Sebagai Ketua KONI Kabupaten Bima Periode 2026–2030

    Kab Bima–MP-Proses regenerasi dan kepemimpinan baru dunia olahraga di Kabupaten Bima secara resmi ditandai pada hari sabtu tgl,6-6-2026.Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Barat,bapak Mori Hanafi dari anggota DPR Ri dari partai Nasdem,memimpin langsung upacara pelantikan dan pengukuhan Ketua serta Pengurus KONI Kabupaten Bima masa bakti 2026–2030.Acara sakral ini berlangsung khidmat di Aula Kantor Bupati Bima, di hadapan para pemangku kepentingan olahraga dan pejabat daerah.

    Dalam agenda utama tersebut,dr. H. Irfan resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua KONI Kabupaten Bima yang baru.Pelantikan ini merupakan hasil dari Musyawarah Cabang (Muscab) KONI Kabupaten Bima yang telah berjalan demokratis,di mana Dr.H.Irfan mendapatkan mandat dan dukungan penuh dari seluruh Organisasi Cabang Olahraga (Orcab) se-Kabupaten Bima.

    Melalui serah terima bendera KONI dan pembacaan sumpah jabatan,Ketua KONI Provinsi NTB,bapak Mori Hanafi dari anggota DPR Ri NasDem,secara resmi menyerahkan amanah kepemimpinan.Dalam arahannya,beliau menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar serah terima jabatan, melainkan langkah strategis untuk memperkuat fondasi olahraga di tingkat kabupaten guna menghadapi berbagai agenda kejuaraan di masa depan.

    “Hari ini saya melantik saudara dr.H.Irfan dan jajaran pengurus sebagai pemegang estafet kepemimpinan olahraga di Bima.Saya percaya,sosok yang terpilih ini memiliki kapasitas,integritas,dan komitmen yang kuat untuk membawa perubahan positif.Tugas besar menanti,mulai dari pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih, hingga mempersiapkan kontingen andalan untuk PORDA NTB mendatang,” tegas Ketua KONI Provinsi, bapak Mori Hanafi, dari anggota DPR ri partai Nasdem.

    Mori Hanafi juga mengingatkan agar kepengurusan baru dapat membangun sinergi yang solid dengan pemerintah daerah, menjaga persatuan antar Orcab,serta bekerja secara profesional dan transparan.KONI Provinsi berjanji akan terus mendukung dan memfasilitasi setiap program unggulan yang dirancang oleh KONI Kabupaten Bima demi kemajuan prestasi olahraga Nusa Tenggara Barat secara umum.

    Sementara itu, setelah menerima pelantikan, Ketua KONI Kabupaten Bima yang baru,dr.H. Irfan, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada KONI Provinsi atas kepercayaan yang diberikan. Ia berjanji akan menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan segera menyusun program kerja konkret.

    “Terima kasih kepada Ketua KONI Provinsi bapak Mori Hanafi anggota DPR ri dari partai Nasdem yang telah berkenan hadir dan melantik kami secara langsung.Ini adalah kehormatan sekaligus tantangan besar bagi kami. Bersama seluruh pengurus dan Orcab, kami akan bekerja keras mewujudkan visi menjadikan Bima sebagai pusat pembibitan atlet berprestasi yang mampu bersaing hingga tingkat nasional,” ujar dr. H. Irfan.

    Selanjutnya sambutan Bupati Bima,Ady Mahyudi,Menyampaikan,bahwa Hari ini adalah hari yang bersejarah. Kita telah secara resmi mengukuhkan Bapak dr. H. Irfan sebagai Ketua KONI Kabupaten Bima yang baru, didampingi oleh jajaran pengurus yang merupakan pilihan terbaik dari proses demokrasi yang telah berjalan.

    Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Bima, saya mengucapkan SELAMAT kepada Bapak dr.H.Irfan dan seluruh rekan pengurus. Amanah yang Bapak/Ibu terima hari ini bukanlah jabatan untuk mencari kehormatan semata, melainkan sebuah tanggung jawab besar untuk mengurus nasib ribuan pemuda,atlet,dan pelatih yang menaruh harapan besar di pundak Bapak/Ibu.

    Saya mengenal Bapak dr. H. Irfan sebagai sosok yang berintegritas, memiliki visi ke depan, dan sangat peduli terhadap kemajuan daerahnya. Oleh sebab itu, saya memiliki keyakinan yang kuat, bahwa di bawah kepemimpinan beliau, KONI Kabupaten Bima akan mampu,berprestasi,dan membawa nama daerah ini bersinar di kancah olahraga Nusa Tenggara Barat bahkan di tingkat Nasional.

    Bupati,Ady Mahyudi,Olahraga adalah salah satu pilar penting dalam pembangunan karakter bangsa. Melalui olahraga,kita membentuk generasi muda yang sehat,kuat, disiplin,jujur,dan memiliki jiwa sportivitas tinggi. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bima menempatkan pembinaan olahraga sebagai salah satu prioritas utama dalam program pembangunan daerah.

    Turut hadir menyaksikan momen ini adalah, Bupati Bima, Wakil Bupati Bima,Polres, Bima, diwakili kasad lantas,TNI,DPR,Ri Mori Hanafi,Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, anggota DPRD, tokoh olahraga, serta ratusan atlet dan pelatih yang berharap angin segar perubahan bagi dunia olahraga di tanah Mbojo. Dengan telah dilantiknya kepemimpinan baru ini, harapan besar tertumpu untuk mengangkat kembali pamor prestasi olahraga Kabupaten Bima ke tingkat yang lebih tinggi.(Yuli).

  • Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Segera Dibangun di Kabupaten  Bima

    Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Segera Dibangun di Kabupaten Bima

    Kab Bima-MP-Harapan baru bagi pemerataan pendidikan di Pulau Sumbawa mulai terwujud. Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat pertama di Pulau Sumbawa yang direncanakan berlokasi di Desa Pandai, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

    Program pendidikan berasrama yang digagas pemerintah pusat tersebut diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia di wilayah timur NTB.

    Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mendukung penuh pembangunan Sekolah Rakyat melalui penyediaan lahan yang dihibahkan khusus untuk program tersebut.

    Tanah ini dihibahkan oleh Pemerintah Provinsi NTB untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bima. Saat ini masih dilakukan kajian teknis untuk menentukan lokasi yang paling tepat,” ujar Gubernur Miq Iqbal usai mendampingi Menteri Pekerjaan Umum meninjau lokasi pembangunan, Jumat (30/5).

    Menurut Miq Iqbal, terdapat dua alternatif lahan yang sedang dikaji dengan luas masing-masing sekitar 13 hektare dan 18 hektare. Kedua lokasi dinilai cukup representatif untuk mendukung pengembangan kawasan pendidikan terpadu yang dirancang dalam konsep Sekolah Rakyat.

    Ia menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar menghadirkan bangunan pendidikan baru, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas generasi muda NTB.

    Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo yang meninjau langsung lokasi pembangunan menyampaikan bahwa kawasan yang disiapkan memiliki potensi besar karena didukung ketersediaan lahan yang luas.

    “Lahannya cukup luas dan sangat memungkinkan untuk dikembangkan. Saat ini kami sedang melihat lokasi yang paling siap untuk mendukung pembangunan,” katanya.

    Meski demikian, pemerintah masih harus menyelesaikan sejumlah tantangan teknis sebelum pembangunan dapat dimulai.

    Beberapa persoalan yang ditemukan antara lain akses jalan menuju lokasi yang masih terbatas, penataan alur sungai, penyesuaian jaringan listrik, hingga penataan sejumlah fasilitas di sekitar kawasan pembangunan.

    “Akses menuju lokasi masih menjadi tantangan. Karena itu seluruh aspek teknis harus dipastikan terlebih dahulu agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” jelas Dody.

    Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTB saat ini terus melakukan koordinasi dan kajian kelayakan untuk memastikan lokasi yang dipilih benar-benar siap mendukung operasional Sekolah Rakyat dalam jangka panjang.

    Hingga saat ini, Desa Pandai tetap menjadi lokasi prioritas dan paling berpeluang menjadi pusat pembangunan Sekolah Rakyat pertama di Pulau Sumbawa.

    Kehadiran Sekolah Rakyat tersebut diharapkan menjadi tonggak penting pemerataan pendidikan di NTB, sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak daerah untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan mampu menjadi jalan menuju masa depan yang lebih baik.(Diskominfotik-MP)

  • Evaluasi Program, TP. PKK Kabupaten Bima Helat Pertemuan Rutin

    Evaluasi Program, TP. PKK Kabupaten Bima Helat Pertemuan Rutin

    Kab Bima-MP-Sabtu (30/05/2026) jajaran Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima kembali menghelat pertemuan rutin yang mengundang para pengurus TP. PKK Kecamatan dan TP PKK Desa Se-Kabupaten Bima.

    Ketua TP PKK kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti Ady Mahyudi dalam arahannya pada pertemuan yang berlangsung di Aula Masjid Agung Kabupaten Bima tersebut, mengawalinua dengan menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idhul Adha 1447 Hijriah kepada para peserta rapat.

    Secara khusus, kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh Ketua TP PKK kabupaten Bima ini memberikan arahan terkait pengumpulan sumbangan pangan berupa telur pada tahun anggaran 2026 dari pengurus TP PKK kabupaten Bima untuk disalurkan dan membantu penanganan anak stunting, ibu hamil anemia KEK.

    Dirinya juga mengintruksikan kepada para pengurus untuk terlibat aktif mendukung Program Selasa Menyapa yang dijabarkan oleh pemerintah daerah dengan menggiatkan penanaman bibit pohon. “Saya minta para pengurus TP PKK Kecamatan dan desa mempersiapkan lubang untuk penanaman pohon buah yang akan dibagikan di lokasi kegiatan”. Harapnya.

    Ny. Murni Suciyanti pada kesempatan itu menginstruksikan Pengurus
    Sekretariat TP. PPK untuk meningkatkan langkah-langkah pembinaan kader dasawisma secara rutin setiap bulannya di desa. Masing-masing Pokja PKK juga pada setiap jenjang diinstruksikan untuk menjabarkan kegiatan sesuai Program kerja tahun 2026 yang telah disusun.

    Menutup arahannya di hadapan pengurus TP PKK tingkat Kabupaten, tingkat kecamatan dan tingkat desa, dirinya mendorong pentingnya peningkatan partisipasi dan peran aktif seluruh pengurus bagi keberhasilan pelaksanaan 10 Program PKK di tengah masyarakat.

    Petugas pengisi acara bulan ini adalah Pengurus TP. PKK Kecamatan Parado dan Pokja 3 TP. PKK Kabupaten Bima yang melaksanakan praktek make-up untuk acara sehari-hari dan acara ditutup dengan arisan pengurus. (Prokim-MP)

  • PERSEBI BIMA GOES TO NASIONAL: Melangkah Tegas Menuju Liga 4 Nasional

    PERSEBI BIMA GOES TO NASIONAL: Melangkah Tegas Menuju Liga 4 Nasional

    KabBima-MP-Sebuah kabar gembira sekaligus sejarah baru terukir di dunia sepak bola Nusa Tenggara Barat. Persebi Kabupaten Bima resmi mengumumkan langkah besarnya untuk melaju ke kancah Liga 4 Nasional.Dengan semangat juang yang tak tergoyahkan dan persiapan yang matang,tim kebanggaan masyarakat Bima ini bersiap membawa nama daerah bertanding di panggung tertinggi kompetisi sepak bola tingkat amatir nasional, membawa semboyan “PERSEBI BIMA GOES TO NASIONAL” sebagai komitmen utama mereka.

    Acara pelepasan yang berlangsung meriah di kediaman ketua persibi pada hari rabu tgl, 27-5-2026,dihadiri oleh jajaran manajemen,staf pelatih,para pemain, perwakilan pemerintah daerah, Kapolres,Dandim,Ketua DPRD Kabupaten Bima, serta ratusan suporter setia yang tak henti memberikan dukungan.Manajemen Persebi menegaskan bahwa capaian ini bukanlah hasil yang didapat secara kebetulan,melainkan buah dari kerja keras bertahun-tahun, pembinaan berkelanjutan,dan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bima.

    “PERSEBI BIMA GOES TO NASIONAL bukan sekadar kalimat penyemangat,melainkan tujuan besar yang telah kami rencanakan dan perjuangkan bersama. Melaju ke Liga 4 Nasional adalah langkah pembuktian bahwa sepak bola di Kabupaten Bima memiliki kualitas,memiliki talenta,dan memiliki daya saing yang setara dengan tim-tim besar dari berbagai penjuru Indonesia.Kami datang ke panggung nasional untuk berlaga, belajar, dan yang paling utama adalah mengangkat tinggi nama harum Kabupaten Bima di kancah sepak bola tanah air,” ujar Ketua Persebi,Dae Yandi, diwakili oleh Wagub ntb dengan penuh kebanggaan.

    Perjalanan menuju Liga 4 Nasional ini ditempuh Persebi melalui perjuangan keras di ajang kompetisi regional dan zona Nusa Tenggara Barat. Penampilan konsisten, strategi permainan yang disiplin, serta semangat pantang menyerah menjadi kunci keberhasilan tim ini meraih tiket lolos ke tingkat nasional. Selama proses kualifikasi, Persebi mampu membuktikan diri sebagai salah satu tim terkuat di wilayahnya dengan menampilkan permainan yang rapi, solid, dan mengandalkan kekompakan tim serta bakat-bakat lokal unggulan yang telah ditempa dengan baik.

    Menghadapi kompetisi Liga 4 Nasional yang tingkat persaingannya jauh lebih ketat dan melibatkan tim-tim terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia, manajemen dan tim pelatih Persebi telah menyusun program persiapan khusus yang lebih intensif.Fokus utama saat ini adalah pemantapan fisik pemain,penajaman taktik menghadapi berbagai gaya permainan lawan,serta memperkuat mental bertanding para pemain agar tidak gugup saat berhadapan dengan tim-tim besar dari pulau lain.

    Pelatih Persebi Pak samsyudin menyatakan keyakinannya penuh terhadap skuad yang dimilikinya. “Kami sadar tantangan di Liga 4 Nasional akan jauh lebih berat. Lawan-lawan yang kami hadapi memiliki kualitas yang sangat baik dan sejarah panjang. Namun,saya yakin para pemain kami memiliki kualitas yang tidak kalah hebat. Mereka memiliki karakter juang khas masyarakat Bima yang tangguh dan tidak mudah menyerah. Kami akan bekerja sekeras mungkin agar setiap pertandingan bisa kami jalani dengan hasil yang membanggakan,” tegasnya

    Langkah Persebi menuju Liga 4 Nasional ini juga mendapat sambutan sangat positif dari Pemerintah Kabupaten Bima. Pemerintah menilai kehadiran Persebi di kancah nasional adalah sarana promosi luar biasa bagi daerah, sekaligus bukti nyata keberhasilan pembinaan olahraga akar rumput. Dukungan moril dan fasilitas terus dipastikan tersedia agar tim dapat berfokus sepenuhnya pada persiapan dan penampilan di lapangan hijau.

    Di sisi lain, antusiasme suporter Persebi yang dikenal dengan julukan Laskar Sangkakala terus memuncak. Media sosial dan lingkungan masyarakat ramai dipenuhi ucapan selamat dan doa dukungan. Banyak suporter yang berjanji akan tetap setia mendukung tim kebanggaannya, bahkan bersiap untuk menyaksikan langsung aksi Persebi di lokasi pertandingan di luar pulau seperti saat ini yang akan di laksanakan di Jawa Barat,(Purwakarta)demi memberikan semangat langsung dari pinggir lapangan.

    Dengan bekal pengalaman,persiapan matang, dan doa restu segenap masyarakat Kabupaten Bima,Persebi kini berdiri tegak di ambang panggung nasional. Mereka membawa mimpi besar: menjadikan nama Bima dikenal dan dihormati melalui sepak bola, serta menorehkan prestasi gemilang di Liga 4 Nasional.

    Selamat melangkah Persebi Bima!Bawa semangat Nusa Tenggara Barat,bawa kebanggaan Kabupaten Bima,dan berikan penampilan terbaik di panggung nasional. PERSEBI BIMA GOES TO NASIONAL-Maju,Jaya, dan Harumkan Nama Daerah.(Yuli).

  • Wagub NTB Tinjau Lokasi Kebakaran di Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima

    Wagub NTB Tinjau Lokasi Kebakaran di Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima

    Kab Bima-MP-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB),bersama rombongan resmi melakukan kunjungan langsung ke Desa Lido, Kecamatan Belo,Kabupaten Bima,guna meninjau lokasi kebakaran yang melanda permukiman warga pada Selasa,26 Mei 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat dampak bencana secara langsung,memberikan dukungan moral, serta memastikan penanganan pasca-kebakaran berjalan dengan cepat dan tepat sasaran.

    Sesampainya di lokasi,Wakil Gubernur dan rombongan disambut oleh pejabat daerah setempat,antara lain Camat Belo,perangkat desa,serta unsur kepolisian dan unsur TNI yang telah berada di lokasi untuk membantu pengamanan dan penanganan awal.Di tengah sisa-sisa bangunan yang hangus terbakar, Wagub berkeliling menyapa warga yang menjadi korban bencana, mendengarkan keluhan,serta mengetahui kebutuhan mendesak yang saat ini mereka perlukan.

    Dalam keterangannya di lokasi kejadian, Wagub Umi Dinda menyampaikan rasa duka cita dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa warga Desa Lido.“Saya hadir di sini mewakili Pemerintah Provinsi NTB untuk menyampaikan keprihatinan yang sangat mendalam. Kami turut merasakan kesedihan dan beban yang sedang Bapak/Ibu sekalian rasakan saat ini. Kehilangan tempat tinggal dan barang berharga tentu sangat berat, namun saya berharap masyarakat tetap tabah dan bersemangat untuk bangkit kembali,” ujar Wagub Umi Dinda.

    Wagub,Umi Dinda juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB akan berkoordinasi erat dengan Pemerintah Kabupaten Bima untuk menyalurkan bantuan yang diperlukan.Dan pemerintah akan memprioritaskan pemulihan sarana dasar serta dukungan untuk pembangunan kembali rumah-rumah warga yang rusak.“Pemerintah tidak akan tinggal diam.Kami akan pastikan bantuan sosial segera cair dan sampai ke tangan yang berhak. Selain bantuan darurat, kami juga akan mendukung upaya pemulihan agar warga bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak secepatnya,” ambahnya.

    Selain itu, Wagub Umi Dinda juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, mengingat cuaca yang sedang cenderung kering dan panas. Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama agar kedepannya risiko bencana serupa dapat diminimalisir.

    Sementara itu, salah satu perwakilan warga Desa Lido ibu Rahma mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kehadiran langsung Wakil Gubernur NTB Umi Dinda di tengah masyarakat. Kehadiran tersebut dinilai memberikan kekuatan moral dan harapan baru bagi warga yang sedang tertimpa musibah.

    Hingga saat ini,tim gabungan masih melakukan pembersihan lokasi dan pendataan lebih lanjut mengenai jumlah kerusakan serta kebutuhan mendesak warga.Pemerintah juga mengimbau masyarakat sekitar maupun pihak lain yang ingin membantu dapat menyalurkan bantuan melalui posko induk penanganan bencana yang telah disiapkan pemerintah daerah setempat agar penyaluran bantuan lebih terorganisir dan tepat sasaran.(Yuli)

  • Pelepasan dan Perpisahan Siswa-Siswi Kelas XII SMA Negeri 2 Monta: Meninggalkan Jejak, Jemput Masa Depan, Melangkah Maju Untuk Mencapai Cita-Cita

    Pelepasan dan Perpisahan Siswa-Siswi Kelas XII SMA Negeri 2 Monta: Meninggalkan Jejak, Jemput Masa Depan, Melangkah Maju Untuk Mencapai Cita-Cita

    Monta,kab Bima-MP–Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti halaman SMA Negeri 2 Monta pada hari sabtu,tgl,23-5-2026.Sekolah ini menggelar acara istimewa pelepasan dan perpisahan bagi seluruh siswa-siswi kelas XII,momen yang menjadi penutup perjalanan panjang pendidikan menengah dan sekaligus gerbang pembuka menuju babak baru kehidupan.Mengusung tema“Meninggalkan Jejak,Jemput Masa Depan,Melangkah Maju Untuk Mencapai Cita-Cita”,acara ini menjadi wadah perayaan atas kerja keras,persahabatan,dan dedikasi yang telah terjalin selama tiga tahun terakhir.

    Acara dimulai dengan prosesi masuk siswa-siswi kelas XII, berjalan dengan tegap dan berwibawa mengenakan seragam kebesaran sekolah. Di hadapan guru, staf sekolah, orang tua, serta adik-adik kelas yang hadir, mereka tampak bangga namun terselip rasa sedih karena akan berpisah dari tempat yang telah menjadi rumah kedua bagi mereka. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Monta, diwakili oleh wakasek, bapak,RIDWAN,S,Pd,Gr,menyampaikan rasa bangga dan terima kasih yang mendalam.

    “Tema yang kita angkat hari ini memiliki makna yang sangat dalam,” ujar RIDWAN “Meninggalkan Jejak berarti kalian semua telah meninggalkan kenangan,prestasi,dan nama baik yang akan terus dikenang oleh sekolah ini. Mulai dari keberhasilan akademik, keaktifan dalam organisasi, hingga sikap sopan santun yang kalian tunjukkan sehari-hari,semuanya adalah jejak kebaikan yang akan menjadi teladan bagi generasi selanjutnya.Jemput Masa Depan adalah pesan agar kalian tidak berhenti berjuang,melainkan berani menyongsong peluang baru dengan penuh keyakinan.Dan Melangkah Maju Untuk Mencapai Cita-Cita adalah semangat agar kalian terus bergerak, tidak mudah menyerah,dan selalu berusaha mewujudkan apa yang telah kalian impikan.”

    RIDWAN,juga berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater, tetap rendah hati,dan mengamalkan ilmu yang telah didapatkan demi kemajuan diri sendiri,keluarga,masyarakat,dan bangsa Indonesia.“Keberhasilan kalian adalah kebanggaan kami.Ingatlah,pintu SMA Negeri 2 Monta akan selalu terbuka lebar untuk kalian kapan saja,”tambahnya.

    Selanjutnya sambutan Ketua Komite SMA Negeri 2 Monta,bapak Arif kusnadhi,S, Pd,mewakili seluruh pengurus menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kepala Sekolah, Bapak/Ibu Guru, dan seluruh staf atas dedikasi dan kerja keras dalam mendidik dan membimbing putra-putri kita.Ketua komite berkomitmen untuk terus menjadi mitra sejajar bagi sekolah, mendukung setiap program pendidikan,serta menjembatani aspirasi orang tua dan masyarakat demi kemajuan sekolah ini.

    Kepada para siswa, kami berharap kalian terus semangat belajar,menjaga nama baik sekolah,dan berprestasi,baik di bidang akademik maupun non-akademik.Masa depan ada di tangan kalian,dan kami akan selalu mendukung langkah kalian menuju kesuksesan.

    Kami juga mengajak seluruh orang tua dan masyarakat untuk terus bersinergi,menjaga hubungan baik dengan sekolah,dan sama-sama mengawasi perkembangan anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berguna bagi nusa dan bangsa.

    Dilanjutkan Perwakilan dari guru oleh bapak,Ajrin,S,Pd, Gr,juga menyampaikan pesan perpisahan yang menyentuh hati.Mereka menceritakan perjalanan perkembangan siswa dari awal masuk sebagai siswa baru,yang masih canggung dan polos,hingga tumbuh menjadi pribadi yang dewasa,cerdas,dan berkarakter.Bagi para pendidik,melepas siswa bukanlah perpisahan yang memutuskan hubungan,melainkan melepaskan burung-burung muda agar terbang tinggi menuju langit kesuksesan masing-masing.

    Perpisahan ini bukanlah akhir dari segalanya,melainkan awal dari petualangan baru yang lebih luas.SMA Negeri 2 Monta telah melepas putra-putri terbaiknya, sebanyak,198 di gabung dengan Non reguler, berharap mereka akan menjadi orang-orang yang berguna,berintegritas,dan mampu memberikan dampak positif di mana pun mereka berada.Selamat berjuang,lulusan angkatan 2026! Teruslah melangkah maju, wujudkan cita-cita,dan buatlah jejak kebanggaan di setiap tempat yang kalian tuju.

    Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan seni dan budaya,persembahan dari adik-adik kelas sebagai tanda cinta dan dukungan.Sebuah prosesi simbolis penyerahan kenang-kenangan dan penandatanganan prasasti menjadi bukti abadi keberadaan angkatan ini dalam sejarah SMA Negeri 2 Monta.Tak ketinggalan,doa bersama dipanjatkan,memohon keselamatan, kemudahan,dan keberkahan bagi langkah-langkah mereka ke depan.(Yuli).

  • Himbauan Pol PP Kepada Seluruh Pedagang di Pinggir Pantai: Dilarang Membangun Tempat Jualan Bersifat Permanen

    Himbauan Pol PP Kepada Seluruh Pedagang di Pinggir Pantai: Dilarang Membangun Tempat Jualan Bersifat Permanen

    Kab Bima–MP-Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten bima,turun menyampaikan himbauan tegas kepada seluruh pedagang yang beraktivitas dan membuka usaha di sepanjang kawasan pinggir pantai. Dalam kegiatan penertiban dan pembinaan yang dilakukan sore hari jumat pada tgl, 22-5-2026, pihak Pol PP secara khusus mengingatkan satu poin penting: dilarang keras mendirikan atau membangun tempat jualan yang bersifat permanen maupun semi-permanen di sepanjang garis pantai dan ruang terbuka umum.

    Langkah ini diambil mengingat semakin banyaknya bangunan atau lapak dagangan yang mulai didirikan secara menetap, menggunakan atap seng, atau kerangka kayu besar tertanam. Hal ini dinilai melanggar ketentuan yang berlaku terkait pemanfaatan ruang publik, garis sepanjang pantai, serta peraturan daerah tentang bangunan dan lingkungan. Pemanfaatan ruang di pinggir pantai sejatinya hanya diperbolehkan untuk kegiatan usaha bersifat sementara dan dapat dipindahkan sewaktu-waktu,bukan untuk kepemilikan atau penguasaan lahan secara tetap.

    Kabid IDHAM KHALIK,SE,dan kasi penertiban MUHAMMAD MAMAN S.sos,yang memimpin kegiatan tersebut menjelaskan bahwa larangan ini bukan tanpa alasan. Kawasan pinggir pantai merupakan wilayah strategis yang berfungsi sebagai penyangga lingkungan, jalur evakuasi bencana, serta ruang terbuka publik yang harus tetap bebas, luas, dan dapat dinikmati oleh seluruh warga maupun wisatawan tanpa terhalang bangunan. Apabila dibiarkan, pembangunan permanen akan mempersempit akses, merusak keindahan pemandangan, menghalangi akses jalan air, serta berisiko tinggi saat terjadi pasang air laut, banjir rob, atau bencana alam lainnya.

    “Kami mengerti kebutuhan Bapak dan Ibu sekalian untuk berusaha dan mencari nafkah. Namun, mohon dipahami bahwa lahan di pinggir pantai ini bukan lahan pribadi, melainkan aset daerah yang diperuntukkan bagi kepentingan umum. Membangun tempat jualan secara menetap berarti menguasai ruang yang bukan milik kita, dan hal itu jelas melanggar aturan. Tempat usaha hanya boleh berupa gerobak, meja, atau tenda sederhana yang mudah dibongkar pasang dan dipindahkan,” tegas petugas saat berdialog langsung dengan para pedagang.

    Selain aspek hukum dan tata ruang, pembangunan permanen di pinggir pantai juga dikhawatirkan akan merusak ekosistem pesisir dan keindahan alam yang menjadi daya tarik utama.Jika pantai tertutup bangunan-bangunan,citra kawasan pantai akan menurun,pengunjung enggan datang,dan justru akan merugikan para pedagang itu sendiri.

    Pol PP mengimbau agar seluruh pelaku usaha segera memeriksa kembali tempat usahanya. Bagi yang sudah terlanjur membangun bangunan menetap, diharapkan segera melakukan pembongkaran secara sukarela dan mengubahnya menjadi bentuk yang bersifat sementara. Pihaknya menegaskan bahwa langkah ini dilakukan dalam rangka pembinaan, bukan untuk menindak secara sepihak. Namun, jika himbauan ini tidak diindahkan dan masih ditemukan pembangunan permanen di kemudian hari, maka pihak berwenang terpaksa akan melakukan penindakan tegas sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.

    Para pedagang yang disapa seperti ibu Rahma menyimak penjelasan tersebut dengan saksama. Banyak dari mereka mengaku belum sepenuhnya paham mengenai aturan bentuk bangunan yang diperbolehkan. Setelah mendapatkan penjelasan rinci dari petugas, sebagian besar pedagang menyatakan kesiapannya untuk menyesuaikan tempat usaha agar sesuai ketentuan, demi kelestarian lingkungan dan kelancaran usaha bersama.

    “Kami baru tahu kalau tidak boleh pakai bangunan keras. Terima kasih sudah diingatkan. Kami akan sesuaikan lapak kami supaya tidak melanggar aturan dan tetap aman untuk semua,” ujar salah satu pedagang yang sudah berdagang di lokasi tersebut selama 1 tahun.

    Kabid IDHAM KHALIK,SE,dan kasi penertiban MUHAMMAD MAMAN S.sos,Pol PP Kabupaten Bima menegaskan bahwa pengawasan terkait pembangunan di kawasan pesisir akan semakin diperketat ke depannya. Ia berharap kesadaran dan kepatuhan dari para pedagang menjadi kunci utama agar kawasan pantai tetap terjaga keindahannya, tertib, aman, dan tetap menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. Kerja sama semua pihak sangat diharapkan agar aturan ini dapat berjalan baik demi kenyamanan dan kebaikan bersama.(Yuli)

  • Walikota Bima, TNI, dan Polri Padukan Tenaga dalam Gerakan Jumat Bersih

    Walikota Bima, TNI, dan Polri Padukan Tenaga dalam Gerakan Jumat Bersih

    Bima-MP-Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Bima bersama jajaran TNI dan Polri. Pada Jumat pagi tgl 22-5- 2026.suasana tampak berbeda di sejumlah jalan utama di depan pantai laaa wata Kota Bima. Walikota Bima turun langsung ke lapangan didampingi oleh TNI dan polres setempat untuk berpartisipasi aktif dalam “Jumat Bersih”.

    Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 Wita ini berlangsung dengan penuh semangat dan kekompakan. Menggunakan seragam masing-masing namun memiliki tujuan yang sama, para peserta bekerja bahu-membahu membersihkan sampah-sampah yang berserakan, memotong rumput liar, serta menyapu debu dan kotoran yang menumpuk di pinggir jalan dan pinggiran laut. Walikota Bima terlihat turut serta langsung memegang sapu dan alat pembersih, memberi contoh nyata bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya tugas dinas terkait saja.

    Dalam sambutannya di sela-sela kegiatan, Walikota Bima,H. A. Rahman H. Abidin, S.E. menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Bersih ini bukan sekadar rutinitas membersihkan lingkungan, melainkan bentuk nyata sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. “Kebersihan lingkungan adalah cerminan dari kualitas hidup dan kedisiplinan warga. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Bima untuk peduli dan memiliki rasa memiliki terhadap lingkungan tempat kita tinggal. Sinergi dengan TNI dan Polri sangat berharga, karena selain menjaga keamanan dan ketertiban, keduanya juga selalu siap mendukung pembangunan daerah, termasuk dalam hal menciptakan lingkungan yang sehat dan asri,” ujar Walikota Bima.H.A.Rahman H. Abidin,S.E.,

    Sementara itu, perwakilan dari TNI dan Polri menyambut baik kegiatan ini.Mereka menegaskan bahwa kehadiran aparat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini adalah wujud pengabdian kepada masyarakat. Sinergitas yang terjalin erat diharapkan dapat memperkuat hubungan emosional antara aparat dan warga masyarakat, serta menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan bersih di Kota Bima.

    Kegiatan Jumat Bersih kali ini juga mengundang antusiasme warga sekitar. Banyak warga yang melihat kegiatan tersebut kemudian ikut serta keluar dari rumahnya untuk membantu membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Hal ini menunjukkan bahwa inisiatif yang digagas oleh pemerintah daerah bersama TNI dan Polri ini mampu memberikan pengaruh positif dan membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat.

    Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan kesadaran menjaga kebersihan tidak hanya muncul pada saat kegiatan rutin berlangsung, tetapi menjadi budaya dan kebiasaan sehari-hari seluruh warga Kota Bima. Lingkungan yang bersih, tertata, dan sehat akan menjadi modal utama dalam meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan hidup masyarakat Kota Bima ke depannya.(Yuli).