Mataram-MP–Di tengah riuh sorak penonton dan semangat juang atlet yang berlaga di ajang Cabang Olahraga (Cabor) 2026, ada sosok-sosok yang bekerja tenang namun tak kenal lelah di pinggir lapangan. Mereka adalah tim medis Kabupaten Bima yang kini menjadi sorotan karena dedikasi luar biasanya: selalu siaga kapan saja, tak pernah berhenti membantu seluruh cabang olahraga yang bertanding.
Dikenal dengan nama kelompoknya Al Aud, tim ini terdiri dari dokter spesialis olahraga, perawat, fisioterapis, ahli gizi, dan tenaga kesehatan pendukung yang disiapkan secara khusus oleh Pemerintah Kabupaten Bima. Sejak hari pertama persiapan hingga hari-hari pertandingan berlangsung,mereka hadir.
Hadir di Setiap Titik Pertandingan
Tugas mereka tidak ringan. Dengan jumlah cabang olahraga yang banyak dan tersebar di beberapa lokasi pertandingan,tim medis harus membagi tugas dengan rapi. Mulai dari lapangan sepak bola,gelanggang bulu tangkis,hingga arena olahraga bela diri dll tim Al Aud selalu siap dengan perlengkapan lengkap.
Saat atlet terjatuh, mengalami kram, cedera ringan, hingga kelelahan mendadak, mereka adalah orang pertama yang berlari memberikan pertolongan. Dengan sigap mereka merawat luka, memijat bagian yang tegang, memberikan minuman penambah energi,hingga menenangkan atlet yang panik. Tak jarang mereka harus bergerak cepat di bawah terik matahari, atau berdiri berjam-jam hanya untuk memantau kondisi atlet yang sedang bertanding.
Melayani dengan Hati Tanpa Mengenal Lelah
Apa yang membuat tim ini begitu istimewa? Bukan hanya keahlian medis yang mumpuni, melainkan kesungguhan hati dalam melayani. Saat jam istirahat tiba, seringkali mereka tetap bertugas karena ada atlet yang membutuhkan perawatan tambahan. Saat pertandingan usai, mereka masih sibuk memeriksa kondisi kesehatan peserta, membersihkan peralatan, dan mempersiapkan perlengkapan untuk hari esok.
“Kami tidak memandang dari mana atlet berasal, atau cabang olahraga apa yang mereka mainkan. Tugas kami satu: menjaga mereka tetap sehat dan aman saat berlaga. Lelah itu pasti ada, tapi melihat mereka kembali bisa berlaga dengan semangat, rasa lelah itu hilang begitu saja,” ujar salah satu perwakilan tim medis ibu Dian dengan senyum tulus.
Sekertaris koni,bapak Ishaka dan panitia cabor cabang olahraga dan para atlet pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya.”Kami merasa sangat aman dan tenang tahu ada tim medis Bima yang selalu siap membantu. Mereka benar-benar tidak pernah mengeluh, selalu ada saat kami butuh,” ujar salah satu pelatih cabor yaitu bapak,M,Tibiyan
Garda Terdepan Kesuksesan Ajang Olahraga
Kehadiran tim medis yang tangguh adalah salah satu kunci kelancaran ajang Cabor 2026. Tanpa mereka, resiko gangguan kesehatan yang lebih serius bisa saja terjadi, dan semangat olahraga yang sehat bisa terganggu. Tim Al Aud membuktikan bahwa di balik kemenangan dan pertandingan yang seru, ada kerja keras orang-orang yang memastikan setiap peserta bisa berlaga dengan selamat.
Mereka bukan hanya penolong saat sakit atau cedera,melainkan pendukung semangat juang para atlet.Dengan kesigapan dan ketulusan yang tak pernah putus,tim medis Kabupaten Bima telah membuktikan diri sebagai pelayan terbaik: selalu siaga,selalu ada, dan tak pernah berhenti membantu seluruh cabang olahraga demi kesuksesan bersama.
Semoga semangat pengabdian tim ini terus menjadi contoh bagi kita semua,dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Bima di kancah olahraga Nusa Tenggara Barat.(Yuli).
Metropembaharuancq Tajam dan Terpercaya