Kopi Bareng Selasa Menyapa Tahun Kedua: Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wabup dr. Irfan Hadir Hangat di Desa Teke dan Desa Ragi, Kecamatan Palibelo

Kab Bima, PALIBELO-MP-Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti pertemuan rutin “Kopi Bareng Selasa Menyapa”tahun kedua penyelenggaraannya di Desa Teke dan Desa Ragi,Kecamatan Palibelo,Kabupaten Bima,pada hari rabu sore tgl,19-sampai tgl 20,Kehadiran Bupati Bima,Ady Mahyudi,dan Wakil Bupati,dr. H. Irfan,membuat pertemuan kali ini terasa lebih istimewa-kedua pimpinan daerah itu duduk setara bersama warga, menikmati secangkir kopi hangat, bertukar cerita,serta mendengarkan langsung aspirasi masyarakat tanpa sekat.

Kegiatan yang digelar secara santai namun penuh makna ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah Kabupaten Bima untuk selalu hadir di tengah masyarakat, mendengar keluh kesah,dan berbagi harapan secara langsung.Tidak ada meja tinggi, tidak ada protokol yang kaku; Bupati, Wabup,juga OPD,Ketua PKK,ketua GOW aparatur desa,tokoh masyarakat,petani,pemuda,hingga ibu rumah tangga duduk berdampingan dalam suasana yang hangat dan akrab.

Dalam sambutannya,Bupati,Ady Mahyudi menyampaikan rasa syukur dan bangga karena kegiatan sederhana namun bermakna hingga tahun kedua.”Kopi yang kita minum sederhana,tapi nilainya luar biasa.Di sini kita untuk saling mendengar,saling memahami,dan membangun persaudaraan yang erat.Selama kita tetap satu hati dan selalu berkomunikasi dengan baik,tidak ada tantangan yang tidak bisa kita hadapi bersama,” ujar Bupati disambut antusiasme warga. Ia juga menegaskan bahwa program Selasa Menyapa akan terus dilanjutkan dan diperkuat agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa.

Sementara itu,Wakil Bupati dr.H.Irfan mengapresiasi antusiasme dan semangat warga Desa Teke dan Desa Ragi menyambut hangat kedatangan pemerintah daerah.”Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat bukan hanya soal obat dan fasilitas,tetapi juga kebersamaan, kerukunan, dan kepedulian antar sesama. Semangat yang saya lihat hari ini di Desa Teke dan Desa Ragi adalah kekayaan terbesar kita. Tetaplah bersatu, tetaplah saling peduli, karena dari sinilah kemajuan desa kita bermula,” tutur Wabup.

Pada kesempatan itu, warga juga menyampaikan berbagai harapan dan kendala yang dihadapi, mulai dari perbaikan jalan lingkungan, pengembangan potensi pertanian, hingga fasilitas umum. Bupati dan Wabup mendengarkan satu per satu dengan saksama, serta setiap masukan akan dicatat dan ditindaklanjuti oleh instansi terkait.

Memasuki tahun kedua,Selasa Menyapa di Kecamatan Palibelo—khususnya di Desa Teke dan Desa Ragi-kini bukan sekadar pertemuan.Ia telah menjadi simbol jembatan yang kokoh antara pemerintah dan masyarakat,tempat di mana harapan didengar,aspirasi dihargai,dan persatuan terus diperkuat. Semoga semangat kebersamaan ini terus berkobar,dan langkah Selasa Menyapa terus membawa kebaikan bagi seluruh warga Kabupaten Bima dengan berbagai ragam program dan bantuan yang di berikan seperti dandan, wajan,sembako, dll.(Yuli)

Check Also

Berjalan Bersama, Mengisi Kemerdekaan: ASN, Guru, Bahayangkari dan Ibu Persit Ikut Gerak Jalan Santai HUT RI Ke-81 Kecamatan Woha

Kab Bima,Woha-MP–Semangat merah putih membara di sepanjang jalan Kecamatan Woha saat peringatan Hari Ulang Tahun …