Kab Bima-MP-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bima Tahun 2027 secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy. Acara yang digelar di Aula mesjid Agung dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan DPRD, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan di lingkungan pemerintahan dan masyarakat umum.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah untuk tahun mendatang, dengan tetap berpegang pada visi dan misi Pemerintah Kabupaten Bima periode 2025-2029, yaitu “Mewujudkan Bima Bermartabat yang Berkemajuan,Makmur,Tangguh dan Berkelanjutan”.
Dalam sambutannya, dr. H. Irfan Zubaidy menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar rutinitas administrasi, melainkan wadah strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kemampuan fiskal daerah serta prioritas pembangunan nasional dan provinsi.
“Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini harus menjadi ajang untuk menyusun program yang benar-benar solutif, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Wakil Bupati.
Ia juga menyoroti beberapa tantangan yang harus dihadapi,termasuk dinamika ekonomi dan keterbatasan anggaran. Oleh karena itu, ia menginstruksikan agar seluruh perangkat daerah bekerja lebih cerdas,efisien,dan berorientasi pada hasil yang nyata.
Prioritas Pembangunan Tahun 2027,ada beberapa sektor yang menjadi fokus utama dalam perencanaan tahun 2027 antara lain:
1. Peningkatan Kualitas SDM: Pemerintah akan terus memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi utama kemajuan daerah.
2. Percepatan Penurunan Kemiskinan: Upaya konkret dilakukan untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
3. Ketahanan Pangan: Memastikan ketersediaan pangan yang stabil dan mendukung petani serta pelaku sektor agraris.
4. Infrastruktur dan Konektivitas: Melanjutkan pembangunan jalan, irigasi, air bersih, dan sanitasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.
5. Tata Kelola Pemerintahan: Mewujudkan birokrasi yang bersih, efektif, dan melayani.
Wakil Bupati mengajak seluruh pihak yang hadir untuk berdiskusi secara terbuka, mengesampingkan ego sektoral,dan mengutamakan kepentingan bersama.Ia berharap seluruh usulan kegiatan yang telah dikumpulkan mulai dari tingkat desa dan kecamatan dapat ditampung dan diakomodasi sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran.
“Mari kita bangun Bima ini bersama-sama. Suksesnya pembangunan daerah adalah tanggung jawab kita bersama,bukan hanya tugas pemerintah semata,” tambahnya.(Yuli).
Metropembaharuancq Tajam dan Terpercaya